Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Kunjungan Bima


__ADS_3

"Jadi begini rasa nya," batin Iqbaal setelah melakukan nya dengan Alya.


Alya masih mengatur nafas nya dengan benar, permainan Iqbaal semakin menggila saja. Biasa nya tidak sampai satu jam Iqbaal sudah menumpahkan benih nya tapi kali ini jauh berbeda. Satu setengah jam bermain Iqbaal baru menyudahi aksi nya.


"Kamu benar-benar gila," ucap Alya.


"Maaf aku seperti baru pertama kali melakukan nya, kamu luar biasa sayang," kata Iqbaal.


"Dan sekarang aku baru benar-benar percaya jika kamu istri ku." Iqbaal menarik Alya dan langsung memeluk nya.


Sementara itu Bima dan Sofia berkunjung ke rumah Iqbaal untuk menjenguk nya. Mereka berdua membawa Reno yang sudah sangat merindukan daddy nya itu.


Azka masuk ke dalam kamar Iqbaal untuk memberitahu Iqbaal jika Reno sudah sampai.


"Iya yah aku akan keluar," ucap Iqbaal.


"Jangan lama-lama, tunggu dulu kau habis berbuat apa," tanya Azka.


"kau tau sendiri yah, aku sudah mempunyai istri," jawab Iqbaal.


"Oh begitu ya sudah cepat lah mempunyai anak lagi," ucap Azka dan pergi meninggalkan ruangan itu.


"Aku mandi dulu, kamu juga mau mandi tidak," tanya Iqbaal.

__ADS_1


"Jelas tubuh ku sudah berkeringat begini, ayo bantu aku ke kamar mandi," jawab Alya.


Setelah bersiap-siap Iqbaal langsung keluar dari kamar nya untuk bertemu dengan Bima dan yang lainnya.


"Daddy," teriak Reno dan langsung berlari memeluk Iqbaal.


"Daddy siapa lagi ini," batin Iqbaal.


"Dia Reno anak angkat mu, dan kamu sangat menyayangi nya, berpura-pura lah untuk mengingat nya, jika tidak kamu akan menyakiti perasaan nya," bisik Alya.


"Iya sayang, anak daddy semakin tampan saja," ucap Iqbaal sambil menggendong Reno.


"Daddy Reno ingin bersama daddy, tidak mau ikut ayah," rengek Reno.


"Sudah malam ini kamu tidur dengan daddy, besok kita akan pulang bagaimana," tanya Bima yang membuat Reno kembali tersenyum.


"Iya yah, Reno mau," ucap nya yang sangat senang.


"Bagaimana kondisi mu bal," tanya Bima.


"Tunggu dulu aku tidak tau nama mu siapa, dan kau siapa ku."


"Maksud mu," tanya Bima sambil mengerutkan dahi nya.

__ADS_1


"Iqbaal lupa ingatan Bima, setelah bangun dari koma nya Iqbaal tidak mengingat apapun," ujar Azka.


"Ow jadi begitu, tapi kenapa kau ingat pada Reno," tanya Bima.


"Alya membisikkan pada ku, Alya takut jika aku tidak mengingat nya hati Reno akan tersakiti," jawab Iqbaal.


"Iqbaal aku minta maaf atas nama Chika, karena Chika kau jadi seperti ini," ucap Bima.


"Chika yang membuat ku kecelakaan, kata ayah Chika gila dan sudah tidak akan bisa menganggu aku lagi."


"Bagus lah, walaupun dia ibu dari Reno tetap saja itu adalah Karma yang tepat untuk nya," ucap Bima.


Alya dan Sofia sedang berada di dalam kamar, walaupun baru beberapa kali bertemu mereka berdua sudah cukup Akrab.


"Hmmm apa kamu sudah hamil," tanya Alya.


"Sudah Alya, bagaimana dengan mu."


"Bagaimana aku bisa hamil, suami ku baru saja sembuh dari sakit nya," ucap Alya.


"Maaf Alya, aku yakin pasti sebentar lagi kamu akan hamil," kata Sofia.


Notes; novel ini akan segera berakhir untuk cerita Reno dan Kayla masih Author pikirkan jalan ceritanya.

__ADS_1


__ADS_2