Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Reno sayang Annisa


__ADS_3

Reno berkonsultasi pada dokter tentang Annisa, ia akan membawa Annisa pulang jika dokter sudah mengizinkan nya, kalau tidak ia tida akan membawa Annisa pulang meskipun sedari tadi Annisa sudah meminta untuk pulang.


"Kak kenapa kakak ipar selalu memakai topi," tanya Zikri.


"Ada satu lain hal yang membuat kakak harus memakai topi, apa kakak jelek jika memakai topi," tanya Annisa.


"Tidak jelek, kalau jelek mana mungkin kak Reno sampai bucin seperti itu. Selera kak Reno memang bagus. Kami hanya penasaran saja, kenapa kakak selalu memakai topi," jawab Aziel.


"Iya jelas bagus, tidak seperti mu," kata Reno yang datang dari belakang.


"Ikut campur saja. Bagaimana apa kakak ipar boleh pulang?"


"Kau sudah boleh pulang, tapi tidak boleh kemana-mana dalam satu hari ini," kata Reno.


"Ya kita tidak jadi jalan-jalan," ucap Zikri.


"Mas aku tidak papa, kita jalan-jalan saja ya. Kasihan mereka," kata Annisa.


"Annisa diam lah, jangan pikirkan orang lain. Pikirkan saja diri mu," ucap Reno.


"Tidak papa kak, kami tidak papa," ujar Zikri.


"Kakak tenang saja, Zikri akan bersama ku. Kami bisa pergi berdua, dan kakak bisa berduaan dengan kak Reno." Aziel memberikan solusi terbaik untuk semua orang. Termasuk Reno yang dapat tersenyum dengan puas.


"Annisa kau suka gaya di atas kan, nanti kita coba ya," bisik Reno.


"Lebih baik aku ikut jalan-jalan," batin Annisa yang sudah tau nasib nya setelah ini.


Hari ini mereka berempat berpisah. Reno dan Annisa kembali ke apartemen sedangkan Aziel dan Zikri jalan-jalan mengelilingi kota ini. Tak lupa Reno memberikan satu satu kartu nya untuk mereka berdua, ia tidak mungkin membiarkan kedua adik nya hanya jalan-jalan tanpa membeli sesuatu.


"Hati-hati kak, nanti malam kamu akan kembali," kata Zikri.


"Iya jangan terlalu malam, Aziel jaga Zikri dengan baik," ucap Reno.


Sesampainya di apartemen Annisa langsung di bawa masuk ke dalam kamar. Pikiran Annisa sudah kemana-mana saat Reno membawa nya masuk ke dalam kamar. Ia pasrah jika Reno melakukan hal itu dengan diri nya.


"Kamu mau makan sayang," tanya Reno.


"Aku ingin makan buah," jawab Annisa.

__ADS_1


"Tunggu sebentar, aku yang akan mengambilkan buah untuk mu," kata Reno.


"Sayang dia memanggil ku sayang, ahkkkk aku sangat senang," ucap Annisa.


Reno mengambil buah-buahan di dalam kulkas. Ia mengupas dan memotong beberapa buah lalu meletakan nya di ke atas piring. Reno mengerutkan dahi nya ia teringat jika diri nya tadi memanggil Annisa sayang.


"Aduh dimana otak ku, kenapa aku memanggil nya sayang," batin Reno.


"Tapi sudah lah, aku memang sayang padanya, jadi tidak ada yang salah," kata Reno.


Reno kembali masuk ke dalam kamar sambil membawa buah-buahan yang ia potong tadi. Annisa meletakan Handphone nya saat Reno berjalan masuk. Ia sangat senang melihat Reno yang sangat perhatian pada nya.


"Makan lah," ucap Reno sambil memberikan piring yang berisi potongan buah pada Annisa.


"Aku makan sendiri," tanya Annisa.


"Tentu tidak, aku mau pipis dulu," jawab Reno.


Saat Reno pergi Annisa memfoto potongan buah itu, ia membuat history instagram karena terlalu senang dengan sikap manis suaminya. Dari tempat yang jauh Kayla melihat itu, lagi dan lagi perasaan nya terasa aneh saat melihat kedekatan Annisa dan Reno. Padahal sudah ada David yang sangat sempurna di mata nya.


"Sayang, kamu mau makan atau main handphone," ucap Reno.


Reno ikut naik ke atas kasur bersama dengan Annisa. Tak lupa ia memeluk Annisa dari samping dan meletakan kepala Annisa di atas dada bidang nya.


"Buka mulut mu," ucap Reno.


"Aku sudah membuat mulut ku mas, potong buah ini terlalu besar," kata Annisa.


"Annisa aku sengaja membuat potongan yang besar. Agar kamu terbiasa dengan sesuatu yang besar," ucap Reno.


"Aku tidak suka memakan yang besar, hal itu bisa membuat ku tersedak," kata Annisa.


"Hahaha tidak akan," ucap Reno sambil memberikan kecupan manis di dahi Annisa.


Tanggan Annisa mulai berani menyelinap masuk ke dalam baju Reno. Sedari dulu yang sudah sangat ingin memegang tubuh koko Reno tetapi baru kali ini ia memiliki kesempatan emas itu.


"Kamu ingin merasakan nya," ucap Reno.


"Hehehe aku hanya penasaran saja," kata Annisa.

__ADS_1


Reno tau jika semua wanita pasti suka dengan bentuk tubuh nya, ia membuka baju nya agar Annisa bisa menyentuh apa yang Annisa mau.


"Hanya kamu yang bisa melakukan hal ini pada ku," ucap Reno.


"Hanya aku mantan pacar mu," tanya Annisa.


"Aku tidak punya mantan pacar, aku hanya dekat dengan satu wanita," jawab Reno.


"Siapa mas, Kayla," tanya Annisa lagi.


"Kamu," jawab Reno sambil mengecup bibir Annisa.


Malam hari nya, setelah berjalan-jalan Zikri dan Aziel kembali ke apartemen. Mereka berdua cukup banyak menghabiskan banyak uang Reno, tapi mereka yakin Reno tidak akan marah. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, mereka berdua membawa berbagai macam makanan.


"Bagaimana ini kita panggil kak Reno tidak," tanya Zikri.


"Kalau dia sedang anu bagaimana, dia pasti akan marah," kata Aziel.


"Tapi jika kita tidak memanggil nya makanan ini akan mubazir," ucap Zikri.


"Kita tunggu sampai 30 menit, jika kak Reno tidak keluar kamar, kita akan memanggil nya," kata Aziel.


Annisa dan Reno sedang tidak melakukan apapun. Mereka hanya saling berpelukan sambil menonton film horor. Reno tidak mungkin melakukan hal seperti itu pada Annisa yang sedang sakit, akal sehat nya lebih besar di bandingkan dengan *****.


"Mas aku lapar," kata Annisa.


"Aku hubungi mereka dulu, ini sudah malam," ucap Reno.


Aziel yang sedang di dapur langsung mengangkat panggilan dari Reno, karena hal itu lah yang selama ini ia tunggu.


"Iya kak," ucap Aziel.


"Dimana kalian, belikan kakak makanan," kata Reno.


"Aku sudah di apartemen, aku menunggu kakak keluar kamar."


"Masuk saja ke dalam kamar, bawa makanan yang kau beli," kata Reno.


Reno menaikan selimut di ke atas tubuh Annisa. Ia tidak mau adik nya melihat pemandangan pribadi milik nya. Pakaian atas Annisa sudah lepas dari tempat nya sedari tadi. Reno berdalih agar pelukan mereka lebih terasa hangat.

__ADS_1


__ADS_2