Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Persiapan


__ADS_3

Hari ini di rumah keluarga Winarta sudah sangat sibuk sekali, mereka sedang mempersiapkan pertunangan Kayla dan David. David sedang berada di kamar Kayla, kemarin malam ia tidur dengan Kayla di kamar ini, melanggar larangan dari Reno.


"Sayang," ucap David sambil memberikan ciuman di wajah Kayla.


"Ayo bangun sayang bangun sayang."


"Iya aku sudah bangun," ucap Kayla.


"Aku harus pulang, nanti orang tua ku bingung jika aku tidak di rumah," kata David.


"Iya lah, sana pulang aku ingin tidur lagi," ucap Kayla.


"Sayang jika kita sudah tunangan kita bisa berbuat lebih jauh lagi kan," tanya David.


"Apa yang kamu pikirkan, sudah sana pulang."


"Jawab aku dulu sayang," tanya David.


"Aku akan menuruti apa saja yang kamu mau, sudah kan," jawab Kayla.


"Bagus, aku pulang dulu dah dah, aku sangat kamu," ucap David.


"Aku sayang kamu sayang," kata Kayla dan kembali tidur karena ia masih sangat mengantuk.


Reno sangat kesal karena rumah nya sangat ramai, Reno tidak nyaman dengan keramaian nya. Walaupun kamar nya di lantai atas tetap aja kebisingan masuk melalui jendela yang terbuka.


"Aku ingin pergi," ucap Reno.


"Reno," ucap Alya sambil mengetuk pintu kamar.


"Mommy." Reno langsung berjalan ke arah pintu dan membuka nya.


"Ada apa mom, tumben mencari ku," tanya Reno.


"Jadi mommy tidak boleh mencari mu," tanya Alya.


"Tidak mom, ayo masuk lah, pasti ada hal yang ingin mommy bicarakan," jawab Reno.


"Tidak ada yang ingin mommy bicarakan, mommy hanya ingin memberi mu baju ini, coba kau pakai pas atau tidak."


"Baju apa ini mom," tanya Iqbaal sambil melepaskan baju yang ia pakai.


"Hey hey, kau mau berganti di depan mommy mu," ucap Alya.


"Hehehe maaf mom, tapi kan aku anak mu, apa tidak boleh," tanya Iqbaal.


"Bukan tidak boleh, daddy mu akan marah jika tau," jawab Alya sambil membalik tubuh nya.

__ADS_1


Alya sudah sangat lama bersama dengan Reno, dari Reno masih setinggi pinggang nya sampai saat ini diri nya yang hanya sampai di bagian dada Reno. Alya tidak tau apa yg membuat Reno setinggi itu, kasih sayang nya pada Reno tidak bisa di ragukan lagi. Ia benar-benar sangat menyayangi anak angkat nya itu.


"Sempit mom," ucap Reno.


"Hahaha kecil kan tubuh mu sayang," ucap Alya.


"Jangan bercanda mom, jadi bagaimana mom," tanya Reno.


"Ini mommy bawa dua baju dengan ukuran yang berbeda tapi ini untuk daddy mu," jawab Alya.


"Daddy pakai yang ini saja, tubuh daddy sedikit lebih kecil dari ku," kata Reno.


"Seperti nya kau benar, sudah coba lah lagi," kata Alya.


"Sudah mom tidak papa, jangan membalik tubuh mu, aku pakai kaus kok," ucap Reno.


"Hehehe iya iya, ini seperti nya pas ren," kata Alya.


"Ini lebih baik, aku pakai yang ini saja."


"Iya kau pakai ini, besok ya jangan sekarang," ucap Alya.


"Iya mom, besok aku akan memakai nya," kata Reno.


"Terima kasih mom," Reno memeluk Alya.


"Iya sayang, jika kau menikah. Mommy juga ya akan menyiapkan semua nya," kata Alya.


"Hahaha ya dengan wanita mu, kau punya pacar tidak," tanya Alya.


"Tidak ada, aku tidak suka dengan wanita," jawab Reno.


"Kau mau mommy cari kan pacar, yang seperti apa katakan pada mu," tanya Alya.


"Aku ingin wanita seperti mommy, cantik, baik dan bisa merawat ku dengan bauk, meskipun aku bukan anak kandung mu."


"Sayang jangan berkata seperti itu, mommy tidak suka. Kau anak mommy tidak peduli status hubungan kita. Aku tetap menyayangi mu seperti aku menyayangi adik-adik mu," kata Alya.


"Iya mom, aku tau itu," ucap Reno.


Ntah kenapa setiap bertemu dengan mommy nya, hati Reno sangat tenang. Jika bisa memilih dan mencari ia ingin wanita seperti Alya. Mungkin salah satu hal yang membuat nya suka dengan Kayla, karena Kayla anak dari Alya.


"Mommy wanita idaman, kata daddy mommy benar-benar bisa segala nya. Pantas saja daddy memiliki tiga anak," ucap Reno.


Alya berjalan menghampiri suami nya. Ia meminta Iqbaal masuk ke dalam kamar untuk mencoba pakaian pertunangan Kayla dan David.


"Pakaian," ucap Iqbaal.

__ADS_1


Iqbaal dan Reno memiliki tubuh yang sama-sama tinggi, meskipun Iqbaal beberapa cm lebih pendek dari Reno, saat ini umur nya sudah menginjak 45 tahun tetapi tidak ada perubahan yang mencolok dari Iqbaal. Menurut Alya Iqbaal masih seperti dulu, bahkan jika urusan ranjang Iqbaal masih bergelora.


"Wah masih kencang saja," ucap Alya.


"Hahaha seperti milik mu sayang, masih kencang saja," kata Iqbaal.


"Hey apa yang kamu katakan, jangan berpikir jorok," ucap Alya.


"Hehehe aku jadi ingin, tapi aku terlalu sibuk. Oh iya sayang aku masih tidak menyangka Kayla akan tunangan waktu cepat sekali berlalu. Kita sudah semakin tua saja ya," ucap Iqbaal.


"Iya sayang, oh iya bagaimana dengan ayah apa dia akan datang," tanya Alya.


"Tidak sayang ayah tidak ada waktu, bukan karena Kayla tidak penting tapi pekerjaan nya benar-benar tidak bisa di tinggalkan."


"Kia dan Fahri bagaimana," tanya Alya.


"Fahri akan datang dengan anak angkat nya, sedangkan Kia tidak bisa datang karena ia baru saja melahirkan. Kamu lupa jika Kia baru mendapatkan anak ke dua nya."


"Sayang jangan katakan anak angkat, itu tidak baik," ucap Alya.


"Hehehe iya sayang aku lupa," kata Iqbaal.


"Ya sudah banyak yang harus aku kerjakan, Kayla saja masih tidur, ia belum mencoba gaun nya," ucap Alya.


"Iya sayang, semangat ya. Besok hari bahagia anak pertama kita," kata Iqbaal.


...***...


Annisa sedang pergi ke bandara bersama kakak nya, ia ingin pergi menghantar kakak nya yang akan keluar kota. Sebenarnya Raffi tidak ingin pergi meninggalkan Annisa, tapi ia memang harus pergi meninggalkan rumah. Walaupun terasa sangat berat, Raffi tetap harus pergi.


"Annisa, ingat kata-kata kakak, cepat menikah dan tinggalkan rumah, rumah itu tidak baik untuk mu. Mereka sudah benar-benar gila," kata Raffi.


"Iya kak, kalak juga harus bisa melupakan nya. Cari pengganti kakak ipar, aku yakin kakak bisa bahagia seperti dulu," kata Annisa.


Setelah kepergian kakak nya, Annisa langsung menuju ke rumah Kayla karena Kayla memintanya untuk datang, ini pertama kali nya Annisa datang ke rumah Kayla.


"Ini istana, pasti Kayla hidup dengan tenang di sini, tidak seperti ku," kata Annisa.


"Annisa kau sudah datang, ayo masuk," ucap Kayla.


"Aku mau kau bawa ke mana Kayla," tanya Annisa.


"Aku ingin memberikan mu baju untuk acara ku besok."


"Tapi aku sudah membeli mu gaun," kata Annisa.


"Tenang saja,acara di bagi menjadi dua bagian, sore hari untuk para keluarga dan proses lamaran. Malam hari nya untuk teman-teman dan pesta, gaun itu di pakai saat pesta."

__ADS_1


"Oh begitu, tapi aku bukan keluarga ku Kayla, kau memberikan ku baju."


"Iya Annisa, aku sudah menganggap mu sebagai keluarga ku," kata Kayla


__ADS_2