Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Pertemuan


__ADS_3

Malam hari nya Fahri dan keluarga nya kembali datang ke rumah Azka. Untuk apalagi jika bukan untuk memperjelas tentang pernikahan Fahri dan juga Kia.


Fahri memang bisa di katakan lebih dekat dengan paman nya Azka di bandingkan dengan ayahnya sendiri, maklum saja sifat Azka dulu sebelas dua belas yang membuat mereka berdua mudah terkoreksi.


"Kenapa dengan mu, kau di pukuli ayah mu lagi," tanya Azka.


"Dia ingin membunuh ku, aku rasa dia bukan ayah ku," jawab Fahri.


"Katakan dengan keras, kau memang sudah bosan hidup," saut Bayu.


"Sudah berhenti bertengkar, kalian ayah dan anak seperti kucing dan tikus," ucap Azka.


"Iqbaal mana adik mu," tanya Bayu.


"Sedang ada di kamar nya, aku sudah memberitahu pada nya tentang pernikahan nya dan Fahri," jawab Iqbaal.


"Apa kalian semua gila, aku tidak pernah akur dengan Kia, aku juga tidak dekat dengan nya, bagaimana bisa kalian mau menikahkan kami," ucap Fahri.

__ADS_1


"Yang gila itu kau, aku sudah benar-benar lelah mendidik mu, aku ingin kau benar-benar berubah," ujar Bayu.


"Aku tidak mau menikah dengan nya, ini semua tida masuk akal," kata Fahri.


"Kak, ayah Fahri saja tidak mau menikah dengan ku, aku juga tidak mau menikah dengan nya, aku memiliki pacar," ucap Kia sambil berjalan mendekat.


"Kalian hanya perlu menyesuaikan diri saja, semua tidak sulit, pernikahan kalian akan tetap di laksanakan ini sudah keputusan final," ucap Bayu.


"Kak, aku mohon jangan seperti ini pada ku, dia manusia brengsek aku tidak mau menikah dengan nya," kata Kia.


"Sudah Kia, semua sudah di putuskan. Pernikahan akan tetap di laksanakan," ucap Iqbaal.


"Tidak aku tidak setuju, kau bisa semena-mena dengan adik ku," ujar Iqbaal.


"Tidak mau juga tidak papa, aku bisa pergi sekarang juga dan tidak akan pernah kembali lagi." Fahri berdiri dari sofa dan ingin pergi dari tempat itu.


Azka menarik tangan Fahri sampai Fahri kembali duduk, "Kau mau makan apa di luar sana," ucap Azka.

__ADS_1


"Makan yang bisa aku makan, di sini pun aku tidak ada guna nya."


"Bagaimana Kia kau mau tinggal terpisah dengan orang tua mu," tanya Bayu.


"Iya aku mau, lebih baik begitu," jawab Kia.


"Pernikahan akan di adakan lusa, tertutup tidak ada yang tau selain keluarga kita. Untuk pesta nya blitar serahkan pada mereka berdua, kapan mereka berdua mau," ucap Azka.


Kia dan jalan bersama menuju taman depan rumah, sebenarnya mereka berdua tidak mau tetapi lagi dan lagi semua ini karena paksaan.


"Kenapa kau mau menikah dengan ku," tanya Kia.


"Kau bertanya pada ku, jelas karena ini menguntungkan ku," jawab Fahri.


Kia berjalan mendekati bangku di taman lalu ia duduk sambil memperhatikan Fahri, "Apa yang kau rencanakan, jangan aneh-aneh."


"Apa yang ku rencanakan hanya aku yang tau, kau hanya akan menjadi pemeran dalam cerita yang aku buat," ucap Fahri.

__ADS_1


"Dasar laki-laki brengsek, aku tidak akan mau melakukan apapun untuk mu," kata Kia.


Fahri membalik tubuh nya lalu ia berjalan mendekati Kia yang mulai ketakutan melihat tatapan tajam Fahri. Tangan Fahri bergerak mencengkram wajah Kia.


__ADS_2