
"Sudah Terima kasih, aku sudah lebih enak," kata Reno.
"Sama-sama, aku pergi dulu. Terima kasih untuk gaun nya, aku suka dan aku akan memakai besok," ucap Annisa dan pergi meninggalkan Reno.
"Ini aneh, selama ini hanya dua wanita yang masuk ke dalam kamar ku Kayla dan Mommy dan sekarang ada wanita lain yang masuk, aku sudah gil membiarkan nya masuk. Bisa besar kepala dia nanti," batin Reno.
"Tapi sudah lah, tubuh ku terasa lebih enak. Keroan nya mantap juga," batin Reno sambil memejamkan mata nya untuk tidur.
Annisa masuk ke dalam kamar sementara nya, ia tidur bersama Harry teman kecil nya di sekolah. Harry termasuk orang yang sangat baik untuk nya, bahkan Harry selalu membawa bekal nya untuk makan bersamanya di perpustakaan.
"Jika kau pria dewasa, aku akan menikahi mu Harry, aku suka dengan sikap mu yang benar-benar dewasa," ucap Annisa.
Annisa tidak tau jika Annisa adalah satu-satunya wanita asing yang bisa dekat dengan Harry, itu sebabnya Iqbaal meminta Harry tidur dengan Annisa untuk membuktikan jika memang Annisa wanita terpilih. Keluarga Winarta memang sangat aneh, dari Azka sampai Harry mereka semua takut dengan yang nama nya wanita. Tetapi jika sudah menemukan wanita yang cocok mereka akan bucin setengah mati.
...**...
Hari yang di tunggu oleh Kayla sudah tiba, hari dimana ia akan mengikat hubungan nya dengan orang yang paling ia cintai David. Sudah pasti hari ini ia terlihat sangat bahagia. Meskipun acara nya Sore sampai malam hari, di rumah keluarga ini sudah super duper sibuk mempersiapkan semua nya, dari dekorasi sampai stan makanan harus terlihat sesempurna mungkin.
Saat ini Kayla dan Annisa sedang menjalani perawatan di dalam kamar. Kayla memanggil tukang salon langganan nya agar datang ke rumah. Ia tidak di perbolehkan keluar dari rumah oleh Iqbaal karena takut terjadi apa-apa. Apalagi keluarga mereka sangat berpengaruh yang membuat rekan bisnis yang tidak suka pasti ingin menghancurkan acara ini.
Fahri dan anak angkat nya juga sudah tiba di rumah. Wanita cantik yang seumuran dengan Aziel. Kayla membawa saudara sepupu nya itu masuk ke dalam kamar untuk ikut perawatan bersama dengan nya.
"Nama mu, Vania kan aku sedikit lupa," ucap Kayla.
"Iya kak, kakak melupakan ku, itu sangat menyakitkan kak," kata Vania.
"Hahaha maaf Vania, aku tidak bermaksud melupakan mu, aku hanya ingin memastikan saja. Oh iya ini teman ku nama nya Annisa, dia calon kakak ipar kita," ucap Kayla.
"Pacar nya kak galak itu," tanya Vania.
"Iya Vania, dia wanita hebat bisa menaklukkan kakak galak itu," jawab Kayla.
"Tidak Vania, Kayla berbohong aku hanya teman nya Kayla, aku saja takut dengan kakak galak itu," kata Annisa.
"Aku rasa memang kak Reno tidak mungkin memiliki seorang pacar," ucap Vania.
"Annisa aku harap saat pertunangan ku nanti kamu tidak memakai penutup kepala ya," Kata Kayla.
__ADS_1
"Tidak bisa Kayla, aku sudah berjanji pada kakak ku, aku harus tetap memakai ikat kepala ini," ucap Annisa.
"Iya sudah tidak papa, nanti desainer ku akan membuat kan penutup Kepala yang tepat untuk mu. Agar kau juga bisa tampil dengan sangat cantik."
Reno berjalan mendekati Fahri untuk menyapa nya, walaupun tidak dekat Reno tetap harus menyapa paman nya itu.
"Selamat siang paman," ucap Reno.
"Siang, hmmm kau Reno," tanya Fahri.
"Iya paman aku Reno, apa aku semakin tampan," tanya Reno.
"Iya ya ya, kau tampan. Dan kau sangat tinggi, mana pacar mu?"
"Aku tidak punya pacar paman," kata Reno.
"Hahaha aku bercanda, kau tumbuh dengan sangat cepat."
"Jelas paman, aku kan makan," ucap Reno.
"Kau tidak cocok jadi pelawak, bagaimana kalau kau menikah dengan anak ku," tanya Fahri.
"Banyak alasan, oh iya kau mendapatkan salam dari aunty mu, dia sangat merindukan Reno bocil yang suka ia mandikan," kata Fahri.
"Hahaha aku boleh mandi dengan aunty lagi paman, aku suka mandi dengan nya."
"Iya setelah mandi aku akan memotong burung mu, jangan aneh-aneh," ucap Fahri.
"Aku bercanda paman, kalau begitu aku harus istirahat, nanti pasti banyak urusan yang menguras tenaga ku, aku harus mengecas nya dulu," kata Reno.
Tidak seperti yang lainnya, Reno sama sekali tidak bersemangat hari ini, untuk bangun dari tidur nya saja ia tidak akan bangun jika daddy nya tidak membangunkan nya.
"Aku kenapa lemas begini, aku akan kehilangan wanita yang aku cintai, hahaha ini sangat lucu," batin Reno.
"Lucunya dimana coba, aku akan kehilangan nya, ini sangat menyakitkan. Tapi aku suka melihat nya bahagia bersama David, David juga sangat baik pada ku."
Karena malas memikirkan perasaan nya yang tidak jelas, Reno memilih berjalan menuju garasi mobil untuk melihat mobil baru nya. Ia penasaran mobil apa yang di beri David untuk nya.
__ADS_1
"Aku suka ini, lebih menarik dari mobil ku sebelum nya," ucap Reno sambil menghubungi David.
"Ha ada apa aku sudah pijat," tanya David.
"Aku suka mobil nya, berapa kau beli," tanya Reno.
"Tidak mahal, tapi aku tau selera mu, jadi kau suka," jawab David.
"Jadi ini mobil murahan," tanya Reno.
"Harga mobil itu 3 m, masih bisa kau katakan murah," jawab David.
"Oh ya sudah, jam tangan ku jangan lupa, aku tidak suka dengan jam tangan yang biasa," kata Reno.
"Aku pikir jam tangan yang kuberi pada mu berlipat-lipat harga nya dari mobil itu," ucap David.
"Jangan hanya bicara, besok bawa. Aku punya adik ipar yang baik, jadi aku harus memanfaatkan nya dengan baik," kata Reno dan langsung mematikan sambungan telepon itu.
Reno memilih masuk ke dalam mobil itu untuk beristirahat. Ntah kenapa perasaan malas di tubuh nya semakin besar saja.
Kayla dan yang lainnya sudah selesai melakukan perawatan, Annisa memilih untuk pulang ke rumah untuk mengambil gaun nya, sudah satu hari lebih ia tidak pulang ke rumah dan ia yakin ayah nya a pasti marah akan hal itu.
Tapi saat ini keberuntungan memihak nya, ayah nya tidak ada di rumah. Begitu juga dengan bunda nya, dengan cepat Annisa mengambil gaun yang Reno beli untuk nya, setelah itu langsung pergi meninggalkan rumah itu, Neraka untuk Annisa.
"Aku sangat beruntung hari ini, mungkin besok aku akan di marahi habis-habisan oleh mereka," kata Annisa.
Annisa kembali ke rumah Kayla, ia sangat senang akhirnya akan bisa memakai gaun yang selama ini ia impikan.
"Di coba Annisa, aku ingin melihat nya," ucap Kayla.
Tidak Kayla, aku akan memberikan mu kejutan," kata Alya.
"Aku penasaran dengan selera kakak ku, dia memiliki selera yang baik atau tidak."
"Aku rasa sangat baik, aku sudah mencoba nya dan sangat paa di tubuh ku," ucap Annisa.
__ADS_1
"Aku sudah tidak sabar ingin melihat mu memakai gaun pilihan kakak," kata Kayla.