
"Sayang teman ku akan datang," ucap David.
"Teman siapa sayang," tanya Kayla.
"Dia salah satu pemimpin perusahaan aku baru kenal kemarin sambut dia dengan baik," jawab David.
"Kamu akan kerja sama dengan nya," tanya Kayla.
"Iya sayang, dia CEO, aku bisa mendapatkan keuntungan yang besar jika aku berhasil membuat perusahaan ayah menjalin kerja sama dengan nya," jawab David.
"Ya sudah aku akan menyiapkan makanan untuk nya. Kamu bersiap lah," kata Kayla.
"Iya kamu juga jangan lupa dandan, kamu akan duduk bersama ku. Aku akan memesan makanan kita akan malam bersama nya," ucap David.
"Iya, pesan lah dulu."
Tak membutuhkan waktu yang lama. Makanan yang David pesan sudah datang. Dengan cepat Kayla langsung menyusunnya di atas meja makan, setelah itu ia membersihkan diri nya agar tidak buluk.
"Masuk tuan," ucap David.
"Reynald," ucap nya sambil tersenyum.
"Hahaha iya Rey, kau sama sekali tidak sombong," kata David.
David membawa tamu nya masuk ke dalam ruang makan. Tak lama Kayla datang menghampiri mereka berdua. Kayla cukup terkejut dengan apa yang ia lihat, tetapi Kayla mencoba berpikir dia kali kalau pria yang di depan nya berbeda dengan yang tadi.
"Itu istri mu," tanya Reynald.
__ADS_1
"Iya dia istri ku, sayang perkenalkan Reynald," ucap David.
"Nama nya sama," batin Kayla.
"Aku Kayla, senang bertemu," kata Kayla.
"Tidak bukan dia, mereka berbeda Reynald yang tadi memang tampan tapi tidak seperti ini, ini jauh lebih tampan dan luar biasa. Mana mungkin seorang CEO menjadi tukang angkat barang," ucap Kayla.
"Kamu kenapa," bisik David.
"Dia seperti tukang angkat tadi nama nya juga sama."
"Iya dia memang mirip tapi mereka orang yang berbeda, lihat Baik-baik, awal nya aku berpikir seperti itu, tapi jika kamu lihat baik-baik pasti berbeda," kata David.
"Apa ada yang salah dari ku," tanya Reynald.
"Istri mu cantik," ucap Reynald.
"Pasti aku sulit mendapatkan nya," jawab David.
"Kalau sudah seperti itu jangan kau sia-siakan atau orang lain pasti akan mengambil nya," kata Reynald.
"Hahaha ya ya kau benar," ucap David.
Kayla yang duduk di samping Reynald langsung merinding saat mendengar perkataan Reynald. Reynald memiliki aura yang sangat kuat seperti kakak nya Reno.
Mata Kayla terbelalak saat ada tangan yang menyentuh paha nya, ia pikir itu tangan suami nya. Oleh karena itu Kayla berusaha untuk Cuek. Tetapi lama-lama usapan tangan itu semakin nakal, dan tak lama sudah saat ia ingin melihat nya sudah tidak ada lagi.
__ADS_1
"Sayang," bisik Kayla.
"Hmmm." gumam David.
"Makanan nya enak," ucap Reynald.
"Arah tangan nya berbeda dari David, terasa cukup kasar," batin Kayla yang langsung tertuju pada Reynald.
"Apa dia, apa dia bisa seperti itu. Tidak aku rasa tidak mungkin," batin Kayla.
"Rey, bagaimana apa sudah kau pertimbangan apa yang aku katakan kemarin," tanya David.
"Sudah, aku sudah mempertimbangkan nya. Minggu depan aku akan kembali ke sini untuk membahas masalah kontrak," jawab Reynald.
"Harus di sini, kenapa tidak di perusahaan," tanya David.
"Ada banyak orang yang mengantri untuk bekerja sama dengan perusahaan milik ku jika di sana mereka bisa saja membunuh mu," jawab Reynald.
"Ambilkan aku data-data mu," ucap Reynald.
"Baiklah. Tunggu sebentar," kata David dan pergi meninggalkan ruang makan itu.
"Kayla," ucap Reynald.
"Iya tuan."
"Kau seksi, mau menjadi simpan ku," tanya Reynald dengan suara serak menggoda.
__ADS_1