
"Hmmmm, ayah sudah lebih baik," tanya Reynald.
"Kalau itu jangan kau tanya aku jauh lebih baik, bagaimana dengan mu, kau sudah lebih baik," tanya Leo.
"Sudah aku sudah Sanga baik, apalagi semua itu di sini sangat menyayangi ku," jawab Reynald.
Leo diam seketika, ia bingung harus mulai dari mana, perkataan Reynald tadi cukup menusuk hati nya. Perkataan Reynald membuat nya sadar jika selama ini ia tidak memberikan kasih sayang pada Reynald.
"Maafkan aku," ucap Leo.
"Untuk apa," tanya Reynald.
"Karena aku kau tertembak, karena aku kau merasakan rasa sakit itu dan maafkan aku tidak bisa memberikan kasih sayang seperti keluarga mu saat ini berikan pada mu," jawab Leo.
"Masalah itu aku tidak pernah menyalahkan ayah, saat aku mulai mencintai Kayla, Kayla mengajari ku banyak hal. Kayla mengajari ku untuk memaafkan, aku sudah memaafkan masalah kasih sayang. Tapi untuk masalah keluarga Kayla ayah jangan meminta Maaf pada mu minta maaf pada mereka," kata Reynald.
"Aku sudah meminta maaf pada mereka dan mereka maafkan ku," ucap Leo.
"Bagus lah. Aku harap ayah benar-benar berubah menjadi orang yang lebih baik lagi, aku berharap ayah bisa melakukan itu. Aku yakin ayah akan bahagia bersama istri istri ayah yang cantik itu," kata Reynald.
"Iya aku benar-benar menyesal, aku akan memperbaiki semua nya. Dan aku pasti akan hidup bahagia bersama dengan istri istri ku," ucap Leo.
Setelah berbincang dengan Reynald, Leo lebih tenang, rasa bersalah nya pada semua orang sudah berkurang. Hidup seperti ini tanpa dendam memang lebih baik. Leo kembali pulang ke rumah nya, ke dua istri nya sedang di rumah dan pasti sedang menunggu nya.
"Baru satu yang aku Anboxing satu lagi nanti malam," batin Leo.
Kayla baru kembali masuk ke dalam kamar nya setelah Reynald selesai berbicara dengan ayah mertua nya. Ia tidak ingin menganggu pembicaraan penting mereka berdua.
"Sayang ayah sudah pulang," tanya Kayla.
"Sudah kamu sini lah, aku tidak bisa jauh jauh dari mu," jawab Reynald.
"Sayang kamu tau, teman ku sudah hamil, padahal baru menikah 2 hari," kata Kayla sambil berjalan mendekati Reynald, setelah itu Kayla duduk sambil memeluk suami nya.
"Hahaha itu mah sudah dp dulu. Kamu belum ada tanda-tanda hamil," tanya Reynald.
"Belum malahan aku baru selesai datang bulan, sebenarnya ini masa Subuh ku tapi kamu tidak bisa mau bagaimana lagi," jawab Kayla.
"Ahkkk ini sangat tidak adil, aturan saat masa subur mu kita tiga kali sehari," kata Reynald.
"Hahaha maafkan aku sayang kamu yang sedang tidak bisa," ucap Kayla.
***
Meskipun ayah nya sudah kembali mendapatkan semua harta nya. Raffi masih tetap memilih menjadi seorang guru di sekolah swasta. Ia mendapatkan beberapa penawaran dari bekerja di perusahaan dan yang lainnya. Tetapi Raffi lebih memilih menjadi seorang guru SMA karena suatu hal yaitu mantan istri nya bekerja di sana juga, dengan sama-sama bekerja di sana ia bisa bertemu dengan anaknya.
Ini sudah satu minggu ia mengajar di sini, semua orang langsung akrab dengan nya. Raffi yang murah senyum dan menyapa seseorang membuat nya cepat akrab dengan banyak orang. Sudah banyak wanita yang mengincar pria dengan tunggi 180 cm itu, usia nya yang masih muda dan tampan membuat hampir semua wanita tertarik dengan nya.
__ADS_1
"Selamat pagi," kata Raffi.
"Pagi pak," ucap anak anak muridnya.
"Hmmm saya baru melihat nya, ada anak baru," tanya Raffi.
"Ada pak, namanya Vania. Sama seperti bapak dia baru masuk," jawab Wina.
"Vania maju perkenalkan diri mu," ucap Raffi,
"Kami sudah mengenal nya pak. Dia sangat cantik."
"Ssttt sudah sudah kita fokus sekarang. Vania nanti saya tunggu di ruangan saya."
"Iya pak," ucap Vania.
Kelas Raffi sudah selesai ia langsung kembali masuk ke dalam ruangan nya. Di sana ia sudah di tunggu mantan istri nya yang sangat tidak suka pada nya.
"Kau kenapa kau bekerja di sini," tanya Tina.
"Karena aku butuh pekerjaan, dimana anak ku," tanya Raffi.
"Jangan harap bisa bertemu dengan nya," jawab Tina.
"Aku tidak salah, tapi jangan seperti ini pada ku. Aku tidak selingkuh dengan teman mu, teman mu memfitnah ku, kenapa kau sangat benci pada ku," tanya Raffi.
Dengan secara berdekatan Vania masuk ke dalam ia tidak tau jika ada guru lain di dalam ruangan itu.
"Sudah masuk lah, dia juga sudah pergi," kata Raffi.
"Iya pak, maaf saya tidak tau," ucap Vania.
"Jangan berpikir aneh aneh pada saya, dia mantan istri saya."
"Oh iya pak, saya paham. Ada apa ya bapak memanggil saya?"
"Saya hanya ingin memberikan beberapa tugas untuk kamu, kamu sudah ketinggalan beberapa tugas. Ini tugas pertama dan tugas ke dua."
"Reproduksi," kata Vania.
"Iyap kamu pelajari dengan baik, besok saya akan meminta nya," ucap Raffi.
"Siap pak." Vania pergi meninggalkan ruangan itu.
Vania pergi meninggalkan ruangan itu. Meninggalkan Raffi yang sedang pusing dengan mantan istri nya. Ia tidak bisa melakukan apapun untuk bertemu dengan anak nya.
"Dunia sangat kejam ia menghukum siapapun walapun orang itu tidak bersalah, aku tidak selingkuh aku tidak tidur dengan wanita itu," kata Raffi.
__ADS_1
Raffi merasa tidak bisa terus seperti ini, ia sangat tidak Terima di perlakukan seperti ini pada mantan istri nya.
"Lihat saja aku akan membuat mu kembali mengejar ngejar ku. Aku tidak suka kau perlakuan seperti ini," kata Raffi.
Setelah waktu mengajar nya selesai ia langsung pergi ke perusahaan ayah nya. Raffi tidak mau hanya diam tanpa bekerja membantu ayah nya meskipun ia sudah mempunyai pekerjaan.
Malam hari nya Reynald dan Reno duduk berdua, dua orang ini sekarang sangat akur dan sangat dekat. Mereka berdua sudah seperti air dan Minyak memang mereka berdua tidak bisa menyatu karena sama sama batang tetapi mereka berdua bisa hidup berdampingan.
"Kak Reno," Ucap Vania.
"Iya ada apa," tanya Reno.
"Kakak pintar menggambarkan, tolong gambarkan alat reproduksi," ucap Vania.
"Oh siap, aku sudah pernah melihat nya langsung jadi aku pasti lebih tau dan mengerti," kata Reno..
"Baik kak, Terima kasih ini semua alat dan bahan nya. Dan ini contoh nya," ucap Vania.
"Iya kau pergi lah dulu, nanti kalau sudah aku panggil," kata Reno. "Iya kak." Vania pergi meninggalkan Reno dan Reynald.
"Aku minta kertas satu," kata Reynald.
"Untuk apa," tanya Reno.
"Aku juga ingin menggambar, kita beradu yang paling bagus milik siapa," jawab Reynald.
"Ayo siapa takut," ucap Reno.
"Aku wanita kau pria," kata Reynald.
"Tidak bisa aku wanita juga aku tidak suka menggambar milik ku sendiri," ucap Reno.
Reno dan Reynald mulai beradu. Mereka berdua sudah pernah merasakan sekaligus melihat secara langsung jadi mereka berdua bisa menggambarnya dengan baik.
Setelah kurang lebih 1 jam menggambar Reynald dan Reno sudah selesai. Hasil mereka berdua Sama-sama bagus. Tapi milik Reno terlihat lebih nyata, karena memang Reno beberapa kali belajar melukis dan menggambar.
"Mana yang bagus," tanya Reno.
"Dua dua nya bagus, tapi kenapa terlihat nyata dan dua dua nya milik Wanita," jawab Vania.
"Hahaha kau pilih yang mana," tanya Reno.
"Punya kak Reno saja deh, Terima kasih kak Reno dan Kak Reynald," ucap Vania.
"Hahaha aku menang kau kalah, pengalaman ku lebih banyak dari mu. Lebih sering melihat nya secara langsung ya, agar kau bisa membayangkan nya lebih detail," ejek Reno yang membuat Reynald panas.
Oke kita sudahi masalah Reynald kita masuk kedalam kisah baru 🤣🤣🤣. Reynald dan Reno tetapi sebagai pelengkap cerita Kalau tidak ada mereka terasa hambar.
__ADS_1