Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Pergi ke Vila part 2


__ADS_3

"Sudah siap," ucap Kayla.


"Bagaimana hubungan mu dengan pacar mu," tanya Reno.


"Baik-baik saja, tidak ada yang berubah dari sebelumnya," jawab Kayla.


"Oh ya sudah pergi lah, jika sudah mau berangkat beri tau aku," ucap Reno.


"Kenapa kau bertanya tentang hubungan ku dengannya," tanya Kayla.


"Adik mu mengatakan pacar mu tidak baik, jika hubungan mu baik-baik saja, sudah pasti pacar mu baik," jawab Reno.


"Anak itu memang sik tau, ya sudah aku berkemas dulu. Nanti aku akan memberitahu mu," kata Kayla dan pergi keluar dari kamar Reno.


"Dengan nya aku tidak ada rasa benci sama sekali, berbeda dengan wanita lain, dia adik ku," batin Reno.


"Daddy," ucap Kayla saat melihat Iqbaal berada di depan pintu kamar Reno.


"Eh iya ada apa," tanya Iqbaal yang sudah tertangkap basah oleh Kayla.


"Daddy sedang apa, daddy mengintip kami. Kenapa tidak masuk saja," tanya Kayla.


"Daddy tidak sedang berbuat apa-apa, daddy hanya tidak sengaja lewat kamar ini. Ya sudah daddy pergi dulu," jawab Iqbaal sambil pergi meninggalkan Kayla.

__ADS_1


"Siapa Kayla," tanya Reno.


"Tidak ada kak," jawab Kayla.


Sore hari nya, setelah semua nya sudah siap Rano dan Kayla pergi ke tempat mereka berkumpul sebelum mereka berangkat ke Vila. Kayla langsung berlari memeluk pacar nya, karena ia sudah cukup lama tidak bertemu dengan pacar nya.


"Kak," ucap David sambil mencium tangan Reno.


"Kita sudah pernah bertemu, jangan seperti ini untuk mendapatkan restu dari ku. Cukup jaga adik ku dengan baik." Reno berjalan berlalu dari hadapan David dan Kayla. Ia langsung naik ke dalam mobil bus tanpa menunggu yang lainnya.


"Sudah aku katakan, dia memang seperti itu," ucap Kayla.


"Aku jadi takut pada kakak mu sayang," kata David.


"Tidak perlu takut, dia tidak makan orang," ucap Kayla.


"Dimana Reno," tanya Fadlan.


"Sudah di dalam," jawab Kayla.


"Dia memang aneh, aku masuk dulu," kata Fadlan.


Di dalam bus ternyata Reno sedang berdebat dengan seorang wanita yang sama sekali tidak Reno kenal.

__ADS_1


"Ini tempat ku," ucap Annisa.


"Diam lah, kau bisa pergi mencari tempat yang lain," kata Reno yang sudah benar-benar pw dalam posisi nya.


"Tidak mau, ini tempat ku," tolak Annisa.


"Pergi atau aku akan mematahkan setiap ujung jari mu," ucap Reno dengan memberikan tatapan tajam pada Annisa.


Fadlan yang melihat hal itu langsung berlari memisahkan mereka berdua, ia takut Reno akan berbuat buruk pada Annisa.


"Annisa sudah jangan berdebat lagi," ucap Fadlan.


"Kenapa? aku hanya mengambil tempat ku dari nya."


"Kita cari tempat lain nya, sudah jangan berdebat," ucap Fadlan.


"Dasar psikopat." Akhirnya Annisa mengalah pada Reno.


Reno kembali fokus ke handphone nya saat Annisa sudah tidak menganggu nya lagi.


"Kau galak sekali pada Annisa," ucap Fadlan yang memilih duduk di samping Reno karena hanya dia yang cukup dekat dengan Reno.


"Diam jangan ganggu aku, atau aku akan mengusir mu," kata Reno.

__ADS_1


"Kau kenapa Reno, jangan marah-marah begini."


"Sudah aku katakan diam, kau mengganggu ku," ucap Reno.


__ADS_2