
"Jangan, hiks hiks hiks," teriak Reno sambil menangis tubuh nya saat ini sudah basah dengan air sisa pel.
"Kau anak bodoh, hari ini kau tidak boleh makan dan kau tidur di kamar mandi. Ayah mu tidak pulang malam ini tidak ada lagi yang akan menyelamatkan mu," ucap Sofia.
Sofia keluar dari kamar mandi meninggalkan Reno yang menangis karena kedinginan. Belum lagi sejak pagi Reno belum ada makan sedikit pun, karena Reno harus mengerjakan pekerjaan rumah.
"Daddy hiks hiks hiks, Reno ingin bersama daddy." Reno hanya bisa menangis, tubuh nya gemetaran menahan rasa dingin yang menusuk ke tulang.
Setelah kurang lebih setengah hari berada di dalam kamar mandi. Sofia berjalan melihat Reno, ia takut jika ajak tiri nya itu meninggal.
"Hey bangun," ucap Sofia sambil menggoyang tubuh Reno, tetapi Reno masih tidak bangun juga.
"Ah dia sakit, aku terlalu kejam pada nya, jika ayah nya tau dia sakit karena ulah ku, bisa mati aku," ucap Sofia.
Dengan terpaksa Sofia membawa Reno masuk ke dalam kamar, mengantikan baju dan Mengompres kepala Reno.
"Kau hidup hanya merepotkan ku, kau tau apa yg telah kau perbuat oleh ibu mu pada ku lebih kejam dari ini," ucap Sofia dan pergi meninggalkan Reno.
"Daddy hiks hiks hiks," Reno menangis di dalam tidurnya, batin nya saat ini sangat tersiksa. Sudah bertahun-tahun lama nya, Reno mengalami penyiksaan yang luar biasa.
__ADS_1
Sofia dan Bima sudah memiliki seorang anak bayi, semenjak Sofia hamil semua pekerjaan nya di serahkan pada Reno, dan tentu saja tanpa sepengetahuan Bima. Sofia memang tidak pernah memukul Reno karena takut jika Bima tau. Tetapi tetap saja apa yang dia lakukan sukses membuat Reno benar-benar tersiksa.
"Sayang ayah pulang," ucap Bima sambil membawa berbagai macam makanan kesukaan Reno.
Reno akan makan enak jika Ayah nya berada di rumah, jika tidak sudah pasti Reni tidak akan di beri makan. Jika benar-benar sudah tidak tahan Reno akan makan sisa makanan yang bunda nya makan.
"Reno mana sayang," tanya Bima.
"Eh kamu sudah pulang, Reno sakit sayang. Dia banyak berenang aku sudah melarang nya, tapi dia tetap saja bermain air," jawab Sofia.
"Sakit, kamu panggil dokter ya. Aku akan memeriksa nya."
"Apa dia sudah makan," tanya Bima.
"Dia tidak mau makan, sulit sekali untuk membuat nya makan," jawab Sofia.
"Tapi ketika bersama ku, dia selalu makan dengan lahap."
"Sayang, sudah cepat lihat Reno," ucap Sofia.
__ADS_1
"Oh iya aku lupa," kata bima dan langsung berlari menuju ke kamar Reno.
"Sayang, kamu sakit sayang." Bima langsung memeluk Reno yang terbangun karena kelaparan.
"Ayah Reno ingin makan."
"Ayah membawa kan makanan untuk mu dan ini ada Roti-roti kesukaan mu," kata Bima.
Dengan cepat Reno langsung memakan makanan yang ayah nya bawa, Bima saja sampai heran karena setiap ia pulang Reno selalu makan seperti orang kelaparan.
"Mas anak mu menangis," kata Sofia.
"Aku akan ke sana, sayang kamu makan dulu ya. Ayah ingin bersama adik kecil," ucap Bima.
"Iya yah," kata Reno.
Anak bima dan Sofia sudah berkumur 2 tahun, dan di beri nama Rose. Dari Rose berada di kandungan sampai berumur dua tahun Reno mengalami penderitaan.
.........
__ADS_1
Mungkin kisah reno Kecil cuma sampai 2-3 bab saja author tidak tega.