Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Aziel menangis.


__ADS_3

"Aziel.," ucap Elisa.


"Kamu mengenal nya," tanya Jansen.


"Iya aku mengenal nya, tapi aku rasa dia tidak mengenal ku. Siapa yang tidak tau dia, dia anak keluarga terpandang. Sangat pintar dan ketampanan nya selalu di bicarakan banyak orang," jawab Elisa.


"Suara nya juga sangat bagus, aku rasa dia sedang patah hati, dari cara dia menyanyi sudah terlihat jelas."


"Siapa wanita yang bisa membuat nya galau seperti itu, wanita itu sungguh beruntung," ucap Elisa, ia tidak sadar diri nya lah yang membuat Aziel sampai seperti itu.


"Aziel kau tidak papa," tanya Zikri.


"Tidak papa, aku ingin nyanyi satu lagu lagi," jawab Aziel.


"Aku akan turun," ucap Zikri.


"Pergi lah, aku ingin konsentrasi," kata Rakha.


Lirik..


Teruntuk kamu, hidup dan matiku


Aku tak tahu lagi harus dengan kata apa aku menuliskannya


Atau dengan kalimat apa aku mengungkapkannya


Karena untuk keberkian kalinya


Kau buat aku kembali percaya akan kata cinta


Dan benar, bahwa cinta masih berkuasa di atas segalanya


Ketika hati yang mudah rapuh ini


Diuji oleh duniawi, diuji oleh materi untuk kesekian kali


Lagi, lagi, dan lagi


Kutuliskan kenangan tentang


Caraku menemukan dirimu

__ADS_1


Tentang apa yang membuatku mudah


Berikan hatiku padamu


Takkan habis sejuta lagu


Untuk menceritakan cantikmu


'Kan teramat panjang puisi


'Tuk menyuratkan cinta ini


Telah habis sudah cinta ini


Tak lagi tersisa untuk dunia


Karena telah kuhabiskan


Sisa cintaku hanya untukmu


Aku pernah berfikir tentang


Hidupku tanpa ada dirimu


Yang kujalani sampai kini?


Aku selalu bermimpi tentang


Indah hari tua bersamamu


Tetap cantik rambut panjangmu


Meskipun nanti tak hitam lagi


Bila habis sudah waktu ini


Tak lagi berpijak pada dunia


Telah aku habiskan


Sisa hidupku hanya untukmu

__ADS_1


Dan telah habis sudah cinta ini


Tak lagi tersisa untuk dunia


Karena telah kuhabiskan


Sisa cintaku hanya untukmu


Lagi dan lagi semua orang tersentuh dengan lantunan lirik yang Aziel nyanyikan. Aziel bernyanyi seperti seseorang yang benar-benar merasakan rasa yang ada di dalam lagu itu.


"Dia sedang galau, hahaha aku pikir anak ingusan seperti nya tidak bisa galau," kata Reynand.


Setelah bernyanyi Aziel turun dari atas panggung, ia berusaha tersenyum meskipun hati nya terasa sangat sakit sekali. Apalagi saat ia melewati wanita yang ia cintai bersama dengan pria lain.


"Anak daddy kenapa," tanya Iqbaal.


"Daddy hiks hiks hiks." Tangisan Aziel pecah di dalam pelukan daddy nya.


"Heh mau kenapa, tadi kau baik-baik saja, sekarang kau malah menangis seperti anak kecil." Agar tidak malu Iqbaal membawa Aziel menjauh dari acara.


"Kau kenapa Aziel. Kau terlihat sangat sedih."


"Apa daddy pernah melihat wanita yang daddy cintai bersama dengan pria lain," tanya Aziel.


"Tidak, mommy mu cinta pertama daddy," jawab Iqbaal.


"Hiks hiks hiks, daddy tidak tau bagaimana rasa nya, sangat sakit daddy. Aku tidak kuat, aku tidak mau kembali ke lokasi pesta."


"Siapa wanita yang menyakiti mu," tanya Iqbaal.


"Daddy tidak tau, aku sudah lama jatuh cinta dengan nya. Tapi aku tidak berani mengatakan perasaan ku, dan sekarang aku melihat nya dengan pria lain," jawab Aziel.


"Anak daddy sudah dewasa ternyata, sudah itu normal, sudah jangan menangis, pria sejati tidak menangis seperti ini," ucap Iqbaal.


"Aku ingin masuk ke dalam kamar," kata Aziel.


"Pergi lah, jangan menangis lagi ya," ucap Iqbaal sambil mengecup dahi putra nya.


Satu lagi anak nya sudah mulai tumbuh dewasa, ia sudah siap melepaskan Aziel untuk menjalin hubungan dengan wanita pilihan nya. Yang terpenting wanita itu baik dan cocok dengan kriteria keluarga nya.


"Dia kenapa dad," tanya Reno.

__ADS_1


"Adik mu patah hati, dia menangis di dalam pelukan ku tadi," jawab Iqbaal.


"Menangis setelah sekian lama nya dia menangis, hahaha aku bisa meledek nya," ucap Reno.


__ADS_2