Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Di percepat


__ADS_3

"Abang tidak pergi kan," tanya Harry.


"Mau pergi kemana, ini sudah malam. Sudah kamu tidur saja ya, abang tidak akan pergi," jawab Reno.


Harry tidur di atas tubuh abang nya, walaupun baru di tinggal beberapa hari ia sudah sangat merindukan abang nya ini, kedekatan mereka berdua ini sudah seperti ayah dan anak saja.


"Aku ingin mempunyai anak seperti mu Harry, aku sangat menyayangi mu," batin Reno sambil mengusap rambut Harry.


Sementara itu keluarga yang lainnya sedang tertawa terbahak-bahak saat melihat Video semasa Reno di rumah Bima. Video saat Reno menangkap ikan di kolam adalah favorit mereka semua, karena di situ Reno keluar dari karakter nya dan tentu saja Reno juga sangat lucu, hal tersebut memancing gelak tawa semua orang.


"Hahaha dia sangat lucu, kenapa dia tidak mendapatkan ikan," ucap Iqbaal.


"Dia hanya menunggu ikan nya masuk ke dalam jaring, mana ada ikan menyerah kan nyawa nya," kata Annisa.


"Itu kan apa bim, dia sudah dewasa karena sudah memiliki kumis," tanya Iqbaal.


"Hahahaha kau ada-ada saja bal, itu ikan lele kau tidak akan tau," jawab Bima.


"Aku dulu pernah memakan nya, tapi dulu sekali," ucap Alya.


"Sayang kamu cari ikan seperti itu ya, aku ingin mencoba nya, Reno saja sampai suka," kata Iqbaal.


"Dia mendapatkan ikan," ucap Annisa.


"Hahaha setelah lari ke sana sini, akhirnya dia mendapatkan ikan juga."


"Ahkkkk sakit," teriak Reno di dalam video.


"Itu dia kenapa," tanya Alya.


"Dia tersengat ikan mah," jawab Annisa.


"Di di Patil ikan leleh, ikan leleh memiliki patil yang sangat menyakitkan," kata Bima.


"Berhenti," ucap Reno.


Dengan cepat Reno mematikan televisi yang menampilkan Video kocak nya.


"Sayang kenapa di matikan," tanya Alya.

__ADS_1


"Tidak mom jangan melihat nya, itu sangat memalukan untuk ku," jawab Reno.


"Zikri kau kau baju tidak, aku ada banyak baju yang tidak terpakai dan belum aku pakai sama sekali," tanya Reno.


"Nah iya, bagus kau beri Zikri saja, banyak baju mu dulu yang masih sangat bagus," ujar Alya.


"Mau kak," jawab Zikri.


"Ayo ikut kakak, kita bongkar lemari, Annisa ayo bantu aku," ucap Reno.


"Iya mas, mah nyalakan lagi saja mah," kata Annisa.


"Jangan mom," ucap Reno sambil membawa handphone yang berisi Video nya pergi dari ruangan itu.


"Hahaha dia takut aib nya terbongkar," kata Iqbaal.


Reno membawa Zikri masuk ke dalam kamar nya, mereka tidak tergesa-gesa agar Harry tidak terbangun dari tidurnya.


"Langsung masuk ke dalam ruang ganti," bisik Reno.


Di dalam ruang ganti Reno langsung membongkar lemarinya yang berisi banyak pakaian yang tidak terpakai. Pakaian yang masih sangat layak untuk di pakai, Reno tidak pernah memakai pakaian itu karena ia tidak suka dengan model nya.


"Zikri kau ambil saja yang kau suka," ucap Reno.


"Hey itu bukan lemari baju," ucap Reno.


"Kak ini koleksi jam tangan mu, banyak sekali jam tangan nya," kata Zikri.


Reno mendekati Zikri ia ingin memberikan satu jam tangan nya pada Zikri. Satu persatu koleksi jam tangan nya ia lihat dan langsung menemukan jam tangan yang ingin ia berikan pada Zikri.


"Kau mau jangan tangan," tanya Reno.


"Tidak kak, aku sudah kau belikan kemarin, ayah juga suka mengoleksi jam tangan, dan aku tau itu semua sangat mahal," jawab Zikri.


"Kau seperti kembaran ku, jadi kau harus memiliki jam tangan yang seperti ini," ucap Reno sambil memberikan satu jam tangan nya.


"Kak ku yakin, ini pasti tidak murah," tanya Zikri.


"Ya memang tidak murah, tapi demi adik-adik ku kenapa tidak," jawab Reno.

__ADS_1


"Kak kenapa kau baik sekali, ibu kita berbeda tapi kau memperlakukan ku dengan sangat baik," ucap Zikri.


"Hey jangan berkata seperti itu, jangan kau yang status mu masih sebagai adik kandung ku. Harry saya yang sama sekali tidak ada hubungan darah dengan ku, aku perlakuan sama dengan mu, sudah sekarang kau ambil pakaian yang kau suka," kata Reno.


Reno meninggalkan Annisa dan Zikri, ia sudah mendengar rengekan dari Harry yang mulai mencari keberadaan nya.


"Abang di sini." Reno kembali meletakan Harry di@? atas tubuh nya.


"Abang, jangan pergi" ucap Harry sambil memeluk Reno dengan erat.


"Tidak akan, abang di sini," kata Reno.


Di dalam ruang pakaian, Zikri dan Annisa sedang merapihkan pakaian yang masih layak dan sangat bagus untuk di pakai. Annisa memberikan semua pakaian itu dari pada memenuhi lemari.


"Kakak ipar dan kak Reno sudah lama menikah," tanya Zikri.


"Belum lama Zikri, baru beberapa minggu. Bisa di katakan kakak mu itu sudah jauh berbeda dari sebelum nya."


"Maksud nya bagaimana? oh iya kata ayah sebelum aku bertemu dengan kak Reno, aku harus berhati-hati dalam berbicara dengan nya, karena kak Reno sangat galak, tapi asli nya tidak segalak itu, Malahan dia sangat baik pada ku, walaupun memang ucapan nya cukup menyakitkan."


"Itu dulu Zik, kakak juga sempat merasakan sifat nya itu, tapi seperti yang kakak ucapkan tadi, dia sudah banyak berubah," ucap Annisa.


Setelah selesai merapihkan semua baju, Zikri memasukan ke dalam koper yang Annisa beri, kemudian ia keluar dari ruangan itu dan tentu saja ia ingin berterimakasih banyak pada kakak nya.


"Sudah besok saja, dia sudah tidur," ucap Annisa.


"Terima kasih kakak ipar, selamat malam," kata Zikri dan pergi meninggalkan kamar Reno.


Zikri masuk ke dalam kamar ayah nya dengan perasaan yang sangat senang, ia mendapatkan jam tangan yang sangat mahal, belum lagi pakaian yang bermerk ia dapatkan dalam jumlah yang sangat banyak.


"Ayah kenapa kakak sangat baik pada ku, lihat dia memberikan ku jam tangan mahal dan baku bermerek," ucap Zikri.


"Itu lah kakak mu, jangan pernah kecewakan nya, belajar dengan baik, dan banggakan kakak mu dengan prestasi yang kau dapatkan," kata Bima.


"Siap yah, aku akan berusaha lulus dengan nilai terbaik," ucap Zikri.


Iqbaal dan Alya sedang dalam panggilan Video call bersama orang tua David, orang tua David meminta pernikahan anak mereka di percepat.


"Bagaimana sayang, yang mereka katakan benar, David dan Kayla sudah sangat dekat, takutnya terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan," ucap Alya.

__ADS_1


"Iya sayang, ya sudah aku akan mempercepat pernikahan mereka berdua, hmmm paling cepat bulan, aku akan mempersiapkan pesta yang sangat meriah. Apa kalian keberatan jika pesta pernikahan mereka berdua di gabungkan dengan pesat pernikahan Reno dan istri nya," tanya Iqbaal.


"Tidak tuan Iqbaal, kami sama sekali tidak keberatan, itu hal tuan untuk melakukan itu."


__ADS_2