
Di kamar lain, pertempuran akan segera terjadi, siapa lagi jika bulan Reynald dan Kayla, Reynald sudah sangat menantikan sangat lama momen ini, ia sudah tidak bisa menunggu lagi. Dengan lincah bibir nya bergerak di tubuh istri nya, semua bagian tubuh nya bergerak dengan sangat baik, Kayla sudah seperti cacing kepanasan, setiap inci tubuh nya tidak terlewatkan sedikit pun oleh Reynald.
"Mas." Kayla meremas rambut suami nya, tangan menekan kepala Reynald yang sedang bermain di leher dan dada nya.
Tanpa mengatakan apapun lagi, Tiba-tiba Reynald membalik tubuh istri nya. Ia sudah siap untuk melepaskan lahar panas nya di dalam sana. Seorang hiper seperti Reynald memiliki banyak fantasi yang harus ia lakukan untuk memuaskan diri nya sendiri.
Benda 30 cm sudah siap di gunakan. Tanpa pikir panjang benda itu mulai masuk ke dalam Sarang nya. Kayla memejamkan mata nya saat merasakan benda asing yang terasa sangat besar dan Kokok masuk ke dalam sana. Rasa nya sangat sakit, sudah beberapa bulan ia tidak pernah merasakan itu lagi.
"Sakit." Rintih Kayla.
Reynald tersenyum mendengar itu, rintihan istri nya lah yang menjadi semangat nya, ia sangat suka dengan istri nya jika sudah seperti ini.
"Sakit aku suka itu sayang, enak sekali." Reynald tidak memberikan Kayla ampun dan terus memasukkan nya ke dalam. Dengan posisi dari belakang Kayla bisa merasakan benda itu menusuk nya sangat dalam, kakinya dan tunggu nya menegang menahan setiap hentakan yang Reynald berikan pada nya.
__ADS_1
"Ahkkk." Teriak Kayla saat tiba-tiba Reynald membawa nya pergi dari atas ranjang tanpa melepaskan persatuan mereka.
Tujuan Reynald adalah meja di kamar itu, ia memutar Kayla agar Kayla menghadap diri nya. Putaran itu menimbulkan sensasi yang sangat luar biasa. Tubuh Kayla bergetar dan ia sampai pada puncak pertamanya.
"Sayang sudah sampai, kita baru mulai," ucap Reynald sambil mendekati bibir Kayla.
Lagi dan lagi semua anggota tubuh Kayla habis dengan Reynald. Dari bawa sampai atas sudah Reynald jelajahi dan meninggalkan bekas cukup panjang. Setelah kurang lebih 2 jam lama nya. Baru lah Reynald melepaskan lahar panas nya, di ikutin oleh Kayla yang sudah berulang kali sampai ke puncak nya.
"Sayang," kata Reynald.
"Hmmmm," gumam Kayla.
"Aku sangat puas, terimakasih untuk malam imi." Reynald memeluk Kayla dengan sangat erat. akhirnya setelah sekian lama ia bisa melakukan nya kembali.
__ADS_1
Pagi hari nya Raffi dan Vania sedang bersiap-siap untuk pergi meninggalkan rumah, mereka berdua harus ke sekolah sepagi mungkin agar tidak ada yang tau jika mereka pergi bersama. Semenjak pernikahan mereka tadi malam. Raffi memutuskan untuk jaga jarak pada Vania di sekolah demi kepentingan mereka berdua.
"Sayang," tangan Raffi mengusap tubuh mulus istri nya. Sudah sejak tadi malam ia menginginkan hal itu.
"Hmmmm." Vania hanya tersenyum pada Raffi.
"Kita keruangan ku dulu ya," kata Raffi.
"Tidak mau, aku harus piket. Nanti kan kamu masuk ke kelas ku mas, kita juga akan bertemu," ucap Raffi.
Raffi baru ingat jika ia akan masuk ke kelas Vania, Ia jadi ingin memberikan materi khusus agar Vania mengerti dan tidak terlalu polos dalam hal seperti itu.
Adegan dewasa skip jika tidak suka.
__ADS_1