
"Sayang mati lampu, mau hujan lagi," ucap David.
"Lebih baik kita kembali ke Vila, kamu tau kan kalau di sini hujan bagaimana, sangat deras," kata Kayla.
"Iya iya kamu benar, ayo kita kembali ke Vila, sebelum hujan semakin deras," ucap David.
Reno benar-benar sangat kesal karena ia malah tersesat tanpa arah, hujan juga sudah mulai turun dan Reno malah semakin menjauhi Vila.
"Hiks hiks hiks," terdengar suara tangisan seorang wanita di dekat Reno. Reno yang sedikit takut dengan yang nama nya hantu mulai celingukan mencari sumber suara.
"Siapa," teriak Reno.
Wanita itu mendengar suara dari Reno, ia juga melihat samar-samar cahaya dari jauh. Wanita itu tidak mau membuang kesempatan nya, ia berlari mendekati pria yang sedang celingukan itu.
"Tolong aku, aku sangat takut." Wanita itu memeluk Reno dengan erat.
__ADS_1
"Lepas, jangan asal memeluk ku," ucap Reno.
"Hiks hiks hiks, tolong aku, aku sangat takut jangan tinggalkan aku." Wanita itu terus memeluk Reno.
"Kau benar-benar membuat ku marah, jika kau tertinggal oleh ku, aku tidak akan kembali mencari mu," kata Reno.
Reno benar-benar terasa sangat tidak nyaman karena wanita yang tidak ia kenal terus memeluk nya. Meskipun begitu Reno tetap berjalan secara perlahan untuk mencari jalan ke arah Vila.
"Itu ada gubuk, kita ke sana saja, dari pada kita mati kedinginan," ucap Reno.
Saat sampai di gubuk kecil itu, tiba-tiba flash dari handphone Reno mati karena kehabisan baterai, hal tersebut membuat suasana semakin runyam.
"Bagaimana ini, kita harus apa."
"Diam dan tunggu sampai besok pagi, yang terpenting kita tidak kehujanan," kata Reno.
__ADS_1
Kurang lebih sudah 3 jam mereka berada di tempat itu, hujan masih tidak berhenti dan udara semakin menusuk sampai ke sumsum tulang. David dan Kayla tidak sadar jika Reno tidak ada di Vila, mereka semua tidur bersama-sama di ruang tamu karena mereka tidak berani masuk ke dalam kamar masing-masing.
Reno mendengar suara rintihan wanita di dekat nya, ia yakin rintihan itu karena wanita yang berada di dekat nya kedinginan. Suara rintihan tersebut membuat nya ingat pada diri nya dulu saat di kurung di dalam kamar mandi oleh Ibu tiri nya.
Reno membuang nafas nya secara perlahan, ia mulai membuka baju jaket dan baju nya dan langsung memeluk wanita itu dengan erat. Setelah itu Reno kembali memakai jaket nya untuk menutupi tubuh mereka berdua.
Dalam posisi seperti ini merupakan berdua berbagai kehangatan tubuh bersama-sama. Wanita yang di peluk Reno berdebar-debar tidak menentu, wajahnya tepat berada di depan dada bidang Reno, tangan nya juga berada di dekat perut kotak Reno, aroma tubuh Reno yang sangat wangi juga masuk ke dalam hidung nya.
"Jangan sampai otak mu berpikir kotor," ucap Reno.
Matahari mulai menampakan diri nya, cahaya matahari membuat Reno terbangun dari tidur nya. Ia membuka jaket nya untuk melihat keadaan wanita di dalam sana.
"Ahh dia sakit," ucap Reno saat merasakan tubuh wanita itu sangat hangat.
Betapa terkejut nya Reno saat melihat wajah wanita itu. Tanpa banyak berpikir Reno langsung membawa wanita itu pergi, ia tidak mau menjadi tersangka jika wanita itu mati di dekat nya.
__ADS_1