Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Anak.


__ADS_3

"Sakit mas, jangan ahhhh." Teriak Vania. Tangan nya mencengkram kuat tubuh Raffi, mata nya terbelalak sambil meneteskan air mata. Rasa nya memang sangat sangat sakit. Gadis yang masih berusia 17 tahun sudah harus merasakan sakit nya unboxing malam pertama. Raffi terus mendorong masuk ke dalam. Secara perlahan junior nya mulai tenggelam ke dalam, memang terasa sangat sulit bagi nya, ia rasa ini malam pertama tersulit nya, sebelum nya saat bersama dengan Tina tida pernah sesulit ini.


"Ahhh sakit mas, jangan aku tidak kuat," Vania berusaha mendorong Raffi, ia benar-benar sudah tidak kuat. Rasa nya sangat perih dan sesak. Benda tumpul dah besar itu tidak memberikan nya nafas dengan baik.


Raffi merasakan ada sesuatu yang menghalangi jalan masuk nya, ia rasa ia sudah sampai ke dalam sana. Raffi mendekati bibir Vania dan kembali menciumnya, sebelum benar-benar membobol nya, Raffi harus membuat Vania rileks kembali. Rasa sakit yang Vania rasakan teralihkan oleh ciuman yang sangat luar biasa. Vania sudah kembali rileks dan sudah siap.


"Hmmmm ahkkk mnmmmmm." Vania merasakan sesuatu yang lebih sakit dari sebelumnya. Ia tidak bisa beteriak karena bibir nya masih bersatu dengan bibir Raffi.


Raffi merasa tenang sudah berhasil mengambil kesucian Vania. Ia masih tidak menggerakkan tubuh nya, ia masih ingin membuat Vania terbiasa terlebih dahulu.


Raffi melepaskan ciuman di bibir Vania, ia beralih kebagian lainnya, malam ini ia sangat bersemangat karena berhasil melakukan nya kembali dengan Vania, ia sudah mempunyai tempat untuk melepaskan semua nya. Vania merintih dan menangis sesegukan merasakan perih di bagaian bawah nya, ia masih merasakan sesuatu yang menancap di bawa sana.

__ADS_1


"Sakit sayang, sudah," ucap Vania.


"Hanya sebentar." Raffi menatap Vania sambil memberikan kecupan manis agar Vania tenang.


Secara perlahan Raffi mulai menggerakkan nya, hal itu membuat Vania cukup terkejut, rasa sakit bercampur dengan sensasi yang luar biasa, bisa di katakan enak. Gerakan yang Raffi buat semakin intens, hal ini membuat tubuh Vania bergoyang dengan cukup kuat, suara mereka berdua juga memenuhi ruangan itu.


"Ahkkkk." Tiba-tiba Raffi membalik tubuh Vania, ia melakukan nya dari arah belakang.


Raffi menahan punggung Vania agar tidak bergerak jauh, Vania yang mendapatkan gaya baru merasakan sensasi yang lebih baru lagi. Suara nya semakin kuat keluar dari bibir nya saat merasakan sensasi itu.


Vania dan Raffi berbaring bersama, Raffi memeluk istri nya yang masih berusaha mengatur nafas nya, Vania yang mendapatkan pengalaman baru benar-benar sangat kelelahan.

__ADS_1


"Kamu suka," tanya Vania.


"Mas." Vania memeluk Raffi dan meletakkan kepala nya di atas dada bidang suami nya.


"Hahaha, jangan malu sayang, terimakasih telah menjaganya untuk ku." Raffi membalas pelukan itu sambil mengusap rambut Vania.


Di tempat lain. Reynald sudah berada di rumah nya sejak pagi tadi. Ia melihat ayah nya yang sudah bisa berjalan kembali, malahan ia sangat terkejut karena ke dua istri ayah nya sedang hamil muda.


"Jadi kapan aku mendapatkan cucu dari mu," tanya Leo.


"Ntalah, seperti nya aku yang sedang bermasalah," jawab Reynald.

__ADS_1


"Jangan begitu, pasti kau akan mendapatkan anak," kata Leo.


Beberapa minggu setelah itu. Untuk mendapatkan anak Reynald melakukan ritual ranjang setiap malam, ia tidak peduli dengan perjanjian nya dengan Kayla yang hanya 2 hari sekali, ia benar-benar sudah sangat ingin mempunyai anak dari Kayla.


__ADS_2