
"Kau melarang adik mu berpacaran dengan pria lain, paman mu Bayu ingin menjodohkan Kia dengan anak nya," ucap Azka.
"Ayah jangan aneh-aneh, kau tidak tau betapa brengseknya Fahri, aku saja tidak suka dekat dengan nya," kata Iqbaal.
"Ayah juga tidak setuju, tapi mau bagaimana lagi bal, paman mu yang meminta nya, kau lupa betapa besar nya jasa paman mu pada keluarga kita," tanya Azka.
"Iya aku tau yah, tapi Fahri benar-benar brengsek, aku tidak mau Kia tersiksa oleh nya," jawab Iqbaal.
"Kau bisa menolak permintaan paman mu, kalau begitu kau saja yang bertemu dengan nya, jujur ayah sangat bingung bal," kata Azka.
"Aku juga tidak mungkin menolak permintaan paman, dia benar-benar berjasa pada ku, sudahlah terserah saja kalau sudah jodoh mau kita tentang pun percuma saja, seperti aku dengan Alya aku tidak bertemu dengan nya selama 4 tahun, dan akhirnya kami bisa bersatu," ucap Iqbaal.
"Sayang sudah jangan menangis," Rian memeluk Kia sambil mengusap rambut nya.
"Aku membenci nya, kenapa dia selalu menentang apa yang aku lakukan, aku bukan budak nya," ucap Kia.
"Dia sangat sayang pada mu, dia ingin yang terbaik untuk mu, aku yakin kakak mu akan menerima ku sebagai adik ipar nya," kata Rian.
Setelah Kia berhenti menangis mereka berdua pun pergi keluar bersama. Rian juga berasal dari keluarga golongan atas, walaupun tidak sekaya keluarga Winarta tapi bisa di katakan ia layak bersanding dengan Kia.
"Aku janji akan menikahi kamu secepatnya," ucap Kia.
"Kamu janji, aku ingin selalu bersama mu," kata Kia.
__ADS_1
"Iya sayang aku janji, setelah semua urusan kuliah ku selesai aku akan menikahi mu," ucap Rian.
Malam hari nya, Bayu bersama istri dan anak nya datang ke rumah Azka untuk membahas pernikahan Kia dan Fahri.
Ya mereka semua sudah sepakat jika ke dua anak mereka akan menikah, Walaupun terasa berat untuk Azka dan Iqbaal tapi mereka yakin Fahri dapat berubah menjadi lebih baik lagi setelah menikah dengan Kia.
"Ayu, kamu main dengan Kayla dah Reno sana," ucap Kirana.
"Iya mah," Ayu berjalan pergi bersama Kayla dan Reno.
"Mereka bertiga seumuran, bisa jadi jodoh Reno antara Kayla atau Ayu," ujar Bayu.
"Paman, mereka masih kecil sudah memikirkan jodoh, jadi kapan pernikahan Fahri dan Kia di laksanakan," tanya Iqbaal.
"Secepat mungkin, paman akan membicarakan masalah ini pada Fahri dan kau pada Kia," jawab Bayu.
"Iya iya Kia masih aku bisa kendalikan, tapi tidak tau Fahri," ucap Iqbaal.
"Selamat malam sayang," ucap Rian.
"Malam sayang, kamu langsung pulang jangan keluyuran lagi," kata Kia.
"Sayang cium," ucap Rian.
__ADS_1
"Cup," Kia mengecup wajah Rian.
"Ini sayang aku ingin ini," ucap Rian sambil menunjuk bibir nya.
"Cup," Kia kembali mengecup bibir Rian.
Kia hanya berani memberikan kecupan di bibir Rian, untuk lebih dari itu ia masih belum berani.
"Aku mencintai mu," Ucap Rian.
Setelah pacar nya pergi Kia langsung masuk ke dalam rumah, ia cukup terkejut saat melihat paman nya datang.
"Selamat malam paman, tante," ucap Kia sambil mencium tangan mereka berdua.
"Wah keponakan paman semakin cantik," kata Bayu.
"Dari mana kamu," tanya Iqbaal.
"Malam malam bersama pacar ku," jawab Kia.
"Sudah aku katakan putus kan dia," ucap Iqbaal.
"Tidak mau, aku tidak akan memutuskan nya," Kia pergi meninggalkan ruangan itu.
__ADS_1
"Iqbaal Kia sudah punya pacar," tanya Bayu.
"Sudah tapi aku tidak suka dengan pacar nya, dia anak dari perusahaan Adrian," jawab Iqbaal.