
"Dia mah orang kampung," kata Zikri.
"Oh, lain kali kalau kalian bertemu ajak aku, aku juga ingin melihat pacar mu itu," ucap Aziel.
"Hahaha iya iya, dia sangat baik Ziel. Dia tau aku tu tidak bisa dekat dengan satu wanita tetapi dia tetap sabar dan akhirnya saat aku tersakiti aku kembali ke dalam pelukan nya."
"Jangan kau sia-sia kan wanita seperti itu, kau beruntung memiliki nya," kata Aziel.
"Ya kau benar. Hmmm kapan kita kembali ke rumah," tanya Zikri.
"Lusa karena minggu ini aku sudah harus kembali ke Australia. Aku juga harus packing terlebih dahulu," jawab Aziel
"Tunggu aku di sana Ziel, beberapa bulan ini aku lulus dan aku akan menyusul mu di sana," kata Zikri.
"Aku menunggu mu. Meskipun kita berdua tidak ada ikatan darah sedikit pun aku sangat menyayangi mu sebagai adik ku. Aku bersyukur memiliki adik seperti mu," ucap Aziel.
"Hahaha aku juga, aku harus berterima kasih pada kak Reno karena mempertemukan kita. Mana tau kita bisa menikah bersama seperti kak Reno dengan kak Kayla. Membawa pasangan masing-masing dan bahagia," kata Zikri.
"Hahaha mungkin saja bisa, kau sudah punya pacar sedangkan aku belum jelas jodoh ku siapa."
"Rara atau Elisa," ucap Zikri.
"Tidak ke dua nya, mungkin saja wanita Australia lainnya. Aku mempunyai anak dari wanita sana, pasti anak ku akan good looking," kata Aziel.
"Ngarep, bagus kau dengan Rara," ucap Zikri yang membuat khayalan Aziel menghilang seketika.
"Kau membuat Khayalan ku menghilang," kata Aziel.
"Hahaha maafkan aku Aziel. Sudah tidur lah, sebelum kita pulang kita manfaatkan liburan kita dengan sangat baik," ucap Zikri.
Pukul dua dini hari, Reynald baru kembali masuk ke dalam kamar nya, wajahnya terlihat sangat leleh, meskipun begitu otak jelek nya tetap saja bekerja saat melihat istri nya yang tenga terlelap.
"Sayang," ucap Reynald.
"Hmmmm," gumam Kayla sambil memeluk Reynald.
"Aku boleh minta jatah," tanya Reynald.
"Tidak ini sudah malam mas, besok saja ya. Kamu tidur saja." Kayla mengusap wajah suami nya agar Reynald tertidur bersama nya.
"Iya dah." Reynald membalas pelukan Kayla dan ikut terlelap bersama istri nya.
Pagi hari di rumah keluarga Winarta. Pagi ini semua orang sedang bersiap-siap untuk menjalankan aktivitas mereka masing-masing. Termasuk Reno dan Iqbaal yang akan menghadiri pertemuan penting. Pertemuan dua perusahaan besar untuk pertama kali nya.
"Sayang bagaimana aku sudah tampan, sudah cocok menjadi wakil perusahaan," tanya Reno.
"Hahaha iya sayang kamu sudah tampan kok, oh iya mas kenapa Kayla seperti menghilang tanpa jejak," ucap Annisa.
__ADS_1
"Iya yah kami benar, anak itu bagaimana si. Walaupun sibuk dengan suami nya seharusnya ia memberikan kita kabar agar kita tidak khawatir," kata Reno.
"Iya mas aku sempat berpikir seperti itu, kamu tidak bisa mampir ke apartemen nya nanti," tanya Annisa.
"Bisa nanti aku akan mampir ke sana," jawab Reno.
Reno berjalan keluar kamar nya menyusul Iqbaal yang sudah menunggu nya. Ia ingin menyampaikan apa yang Annisa katakan tadi pada daddy nya tetapi Reno takut malah membebani pikiran orang tua nya.
"Daddy bangga pada mu Ren," kata Iqbaal.
"Hahaha iya daddy, Reno sangat bersyukur memiliki daddy hebat seperti mu," ucap Reno.
"Sudah siap ren," tanya Iqbaal.
"Sudah dong, kenapa tidak," jawab Reno.
"Daddy aku ingin bertemu dengan mamah," kata Reno.
"Mamah Chika," tanya Iqbaal.
"Iya aku sudah lama tidak mengunjungi nya, bagaimana ya kabar nya," jawab Reno.
"Semoga Baik-baik saja Ren. Kau hebat kau masih mau mengingat mamah mu," kata Iqbaal.
"Pasti dong dad. Tidak bisa aku pungkiri aku lahir dari rahim nya. Ayah Bima membuat ku bersama mamah Chika," ucap Reno.
Bukan hanya Iqbaal dan Reno. Reynald sebagai perwakilan perusahaan nya juga sedang bersiap-siap. Perusahaan milik Reynald dan Winarta grup lah yang akan bertemu untuk pertama kali nya. Setelah berbagai macam pendekatan yang di lakukan Reynald akhirnya Winarta grup mau menjalin kerja sama.
"Kamu tau tidak aku akan bertemu dengan siapa," tanya Reynald.
"Dengan siapa mas, kamu tampak rapi sekali," tanya Kayla.
"Dengan Winarta grup, kakak dan daddy mu," jawab Reynald.
"Kamu serius untuk apa mas? bukan masalah kita kan," tanya Kayla.
"Hahaha tidak kok, ini untuk masalah perusahaan, kamu tenang saja. Kamu bersiap gih," kata Reynald.
"Untuk apa mas," tanya Kayla.
"Sekarang istri ku banyak tanya ya, bersiap-siap lah karena kamu akan ke perusahaan ku. Aku ingin bekerja sambil di temani istri ku," jawab Reynald.
"Kamu serius, kamu tidak malu membawa ku ke kantor mu?"
"Malu? untuk apa aku malu. Istri ku cantik dan aku sangat bangga memiliki nya, jadi untuk apa aku malu," kata Reynald.
"Kamu bisa saja membuat istri nya tersanjung. Ya sudah aku bersiap-siap dulu ya," ucap Kayla.
__ADS_1
"Yang cantik sayang, aku menunggu mu di ruang makan," kata Reynald.
Di ruang makan sudah ada Leo bersama seseorang wanita. Wanita yang ia lihat kemarin. Dari wajahnya wanita itu seumuran dengan Kayla, ayah nya memang pandai memikat daun muda.
"Dimana istri mu," tanya Leo.
"Sedang bersiap-siap, aku akan membawa nya ke perusahaan," jawab Reynald.
"Untuk apa kau membawa nya, jangan aneh-aneh," tanya Leo.
"Ayah aku ingin bekerja sambil di temani oleh nya, jangan khawatir akan masalah itu, aku bisa mengatasi semua nya," jawab Reynald.
"Siapa wanita itu,' tanya Reynald.
"Calon mamah baru mu," jawab Leo.
"Ayah akan menikah," tanya Reynald.
"Iya," jawab Leo.
"Ternyata apa yang aku ucapkan tadi malam membuat mu berpikir," kata Reynald.
"Jangan membuat niat ku pupus."
"Aku mendukung pernikahan mu," ucap Reynald.
"Meskipun ibu mu aku madu," tanya Leo.
"Aku tidak tau dia dimana, aku tidak tau keadaan nya, kau menyembunyikan nya dari ku. Kalau kau berkata seperti itu berarti ibu ku masih hidup. Dan untuk masalah pernikahan mu itu hak mu, dari pada kau tidur ke sana sini lebih baik kau menikah."
"Bagus, ini baru anak ku. Jangan pernah berpikir tentang ibu mu aku dan ibu mu sama saja," kata Leo.
"Hmmmm," gumam Reynald.
"Selamat pagi," ucap Kayla.
"Pagi makan sayang," kata Reynald.
"Pagi yah," ucap Kayla.
"Hmmm pagi," saut Leo.
"Dia calon mamah mertua mu, akur dengan nya sayang," kata Reynald.
"Iya, salam kenal," ucap Kayla sambil tersenyum pada wanita itu.
"Sial istri nya Reynald benar-benar memiliki pikat yang luar biasa, pantas saja Reynald sampai bucin seperti itu," batin Leo.
__ADS_1