Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
menusuk hati


__ADS_3

David benar-benar sangat takut dengan Reno, melihat tubuh besar dan kekar Reno membuat David kikuk. Berbeda dengan David, reno benar-benar tidak peduli dengan nya, prinsip nya saat ini hanya satu senggol bacok.


"Masuk, jangan di depan pintu, tutup pintu itu," ucap Reno.


"Iya kak," kata David.


"Kau tidak perlu memanggil ku kak, sudah aku katakan pada mu aku bukan kakak ku," ucap Reno.


"Maaf aku lancang pada mu, kau suka dengan aduk mu sendiri," tanya David.


Reno langsung memberikan tatapan tajam pada David, bagaimana mungkin David tau perasaan nya pada Kayla.


"Suka dan tidak nya aku dengan nya, bukan urusan mu, urusan mu saat ini kau jaga adik ku dengan benar. Jangan sampai ada satu tetes air mata keluar dari ujung mata nya," jawab Reno.


"Maaf, aku terlalu lancang."


Tanpa banyak bicara Reno masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya. Sedangkan David merebahkan diri nya di atas kasur sambil memainkan hp nya.


"Sayang aku takut dengan kakak mu."

__ADS_1


"Untuk apa kamu takut, dia tidak akan memakan mu. Ayo kita makan malam ajak kak Reno," kata Kayla.


"Dia sedang mandi, aku tidak tau kenapa malam-malam begini dia mandi."


"Itu biasa dia sangat cinta kebersihan," ucap Kayla.


"Ya sudah, nanti aku akan keluar bersama Singa itu," kata David.


Sambil menunggu Reno keluar dari kamat mandi, David mengganti pakaian nya dengan pakaian santai, agar tubuh nya tidak bau ia mengantisipasi dengan menyemprotkan tubuh nya dengan parfum yang sangat banyak.


"Ahh aku pakai pakaian mana," batin David, salah satu kekurangan David adalah memiliki outfit yang mau ia kenakan. Ia bisa menghabiskan waktu untuk hanya memilih outfit yang akan ia kenakan.


"Tidak aku ingin keluar dengan Kayla dan Kayla mengajak mu," jawab David.


"Aku tidak ikut, pergilah aku akan makan sendiri," kata Reno.


"Kau yakin tidak ikut, wow," ucap David saat melihat tubuh Reno.


"Bagaimana bisa kau mendapatkan tubuh sebagus itu, gila kau seperti Olahragawan," tanya David.

__ADS_1


"Jauh kan tatapan mata mu itu, jangan sampai aku mencongkel nya. Bagaimana mungkin bisa Kayla suka dengan pria kurus kering seperti mu," ucap Reno.


Ucapan Reno tadi benar-benar masuk menembus jantung serta hati David, sangat terasa menyakitkan dan pedas sekali.


"Ya sudah kalau tidak kau memberitahu ku, aku pergi dulu." David mengambil pakaian nya secara asal dan pergi meninggalkan Reno.


Setelah Reno selesai memakai pakaian nya, Reno berjalan keluar dari kamar nya. Ia memilih keluar dari Vila untuk berjalan-jalan menyejukkan hati nya.


"Ini terlalu desa, dimana mau mencari makan," batin Reno.


Reno sama sekali tidak suka tempat kotor atay atau warung pinggir jalan, kebersihan adalah yang utama untuk nya. Saat ini ia hanya melihat warung warung kecil yang di penuhi banyak orang.


Reno terus berjalan tanpa arah sampai semua nya berasa sangat gelap. Tiba-tiba semua lampu padam dan angin kencang mulai terasa.


"Ahh Bagaimana aku bisa kembali ke Vila seperti ini," batin Reno.


Reno mengambil handphone nya untuk menghidupkan lampu flash, untung saja ia membawa handphone nya.


"Baterai ku, tidak banyak aku harus cepat," ucap Reno

__ADS_1


__ADS_2