Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Aku tidak bisa mas


__ADS_3

"Kakak banyak duit," ucap Zikri.


"Aku orang kaya, jika kau hidup dengan ku, hidup mu akan terasa Damai."


"Tidak enak hidup dengan mu, kau galak kau juga pemarah," ucap Zikri.


"Adik mu saja yang baru bersama mu beberapa saat sudah tau kamu pemarah," kata Annisa.


"Annisa jangan ikut campur, kalau tidak mau berakhir menangis sepanjang malam," ancam Reno.


"Sudah aku duga, kakak juga sangat agresif, aku takut dengan mu."


"Kalau takut jangan dekat-dekat dengan ku," ucap Reno.


"Kak aku bisa beli apa saja kan, aku ralat omongan ku tadi," tanya Zikri.


"Giliran minta traktir saja baik di mulut, sudah aku katakan tadi ambil saja yang kau mau, nanti kakak mu yang akan membayarnya," jawab Reno.


"Yes, jangan salahkan aku jika kau bangkrut," ucap Zikri.


Zikri mendekati kasir dan meminta sesuatu yang tidak ada di rak penjualan. Setelah itu ia mendekati kulkas dan hanya mengambil satu minum dingin untuk menyegarkan tenggorokan nya.


"Sudah kak," ucap Zikri.


"Hanya itu, itu tidak akan membuat ku bangkrut, kau kira aku miskin," kata Reno.


Annisa dan Reno juga sudah mengambil barang-barang yang mereka berdua perlukan. Dan mereka bertiga langsung mendekati kasir untuk membayar.


"Ini tambah ini," ucap Reno yang menambah kan barang penunda kehamilan.


"Kau mau selingkuh kak, kenapa membeli ini," tanya Zikri.


"Ini titipan ayah, kau lihat pesan ini," jawab Reno sambil menunjukan bukti jika memang bima yang meminta nya.


"Total nya 5500 mas, mau kas atau Debit."


"Tunggu dulu, hanya ini sampai 5 juta," tanya Reno.


"Tunggu sebentar mas, pesanan adik anda sedang di ambilkan."


"Kau pesan apa," tanya Reno.


"Itu dia, aku pesan dua box coklat silverqueen, untuk aku bagikan di sekolah," jawab Zikri.


"Dua box dengan ukuran besar, pantas saja. Annisa cepat bayar dan Zikri kau bawa dua coklat mu itu," ucap Reno.


"Iya kak," kata Zikri.


Setelah selesai berbelanja, mereka bertiga kembali berjalan pulang ke rumah. Di tengah jalan Zikri melihat ada tukang bakso keliling yang sedang berjualan. Ia yakin kakak nya tidak pernah memakan yang nama nya bakso.


"Kak beli bakso," ucap Zikri.

__ADS_1


"Tidak ada, aku tidak suka," kata Reno.


"Mas aku ingin, kita berhenti sebentar ya," ucap Annisa.


"Annisa kau pernah makan bakso, aku saja tidak tau bagaimana bentuk nya."


"Aku pernah memakan nya mas, rasanya cukup enak, aku jadi ingin," ucap Annisa.


"Bakso," teriak Zikri yang membuat tukang bakso itu mendekati mereka semua.


"Aku tidak mau, kalian saja yang memakan nya," ucap Reno.


"Mas pesan dua dan makan di sini, aku tidak pakai mie," kata Zikri.


"Kakak sama, tidak pakai Mei, bakso nya di perbanyak saja," ucap Annisa.


"Duduk dulu mas mbak." Tukang bakso itu memberikan tiga tempat duduk plastik pada mereka.


Setelah cukup lama akhirnya pesanan mereka berdua datang, Reno hanya bisa melihat Annisa dan Zikri makan dengan lahap.


"Mas ini daging sapi kamu mau coba," tanya Annisa.


"Aku tidak suka daging sapi," jawab Reno.


"Coba dulu tidak akan terasa daging nya, coba makan saja." Annisa memberikan satu suapan pada Reno.


Aroma daging sapi langsung masuk ke dalam hidung Reno, ia benar-benar benci akan aroma daging sapi yang membuat nya mual.


"Kamu suka," tanya Annisa.


"Tidak," jawab Reno.


"Sudah kak jangan di paksa, kak Reno tidak seperti kita," ucap Zikri.


"Dia makhluk langkah," kata Annisa.


Annisa dan Zikri sudah selesai makan, karena ingin kembali tidur Reno langsung meminta mereka untuk pulang ke rumah. Jiwa rebahan Reno sudah meronta-ronta karena ia terlalu banyak jalan.


Sesampainya di rumah Reno langsung masuk ke dalam kamar nya, sedangkan Annisa lebih memilih bersama dengan adik-adik kecil Reno yang masih sangat menggemaskan.


"Zikri kakak buka ya coklat nya, adik mu meminta nya," ucap Annisa.


"Iya kak ambil saja."


"Annisa dimana Reno," tanya Bima.


"Sedang tidur yah, masuk saja ke dalam kamar," jawab Annisa.


"Anak itu hobi nya tidur saja," ucap Bima sambil berjalan naik ke lantai dua.


"Reno ayah masuk." Karena tidak mendapatkan jawaban dari Reno, Bima langsung masuk ke dalam, ia yakin Reno sudah tidur.

__ADS_1


"Reno bangun, ayah baru saja mau mengajak mu ke proyek."


"Hmmmm aku lelah ya," ucap Reno.


"Kapan kau mau ke proyek bersama ayah," tanya Bima.


"Besok, sekarang aku ingin tidur," jawab Reno.


Bima hanya bisa membuang nafas nya dengan perlahan, saat ingin pergi dari kamar itu Bima melihat banyak sekali topi wanita berbagai macam bentuk. Dan Bima yakin topi itu adalah milik Annisa, karena Annisa selalu memakai topi meskipun sedang berada di dalam rumah.


"Reno sebenarnya kenapa istri mu selalu memakai topi," tanya Bima.


"Dia istimewa yah, sudah ya aku ingin tidur," jawab Reno.


"Mas ada ayah, kenapa kamu tinggal tidur," tanya Annisa.


"Sudah Annisa tidak papa, ayah permisi keluar," ucap Bima.


"Mas kamu tidak sopan, kenapa kamu senang sekali rebahan," tanya Annisa.


Reno yang kesal mendengar celotehan Annisa langsung menarik tangan Annisa sampai Annisa masuk ke dalam dekapan nya. Setelah itu ia mencium bibir Annisa agar Annisa tidak banyak berbicara lagi.


Annisa sudah mulai terbiasa dengan ciuman itu, ia menaik tangan nya ke atas leher Reno dan mulai membalas ciuman dari Reno. Hal tersebut membuat Reno semakin Gila ia terus menekan kepala nya agar ciuman itu semakin dalam.


"Mas," ucap Annisa saat Reno melepaskan nya.


"Aku ingin lagi Annisa seperti kemarin," kata Reno.


"Aku tidak bisa mas, aku sedang datang bulan."


"Lewat jalan yang lain," ucap Reno sambil kembali mencium leher Annisa.


"Tidak bisa mas, tidak di perbolehkan," tolak Annisa yang membuat Reno sangat kesal.


"Jadi bagaimana, aku tidak mau mengeluarkan nya sendiri," ucap Reno.


"Kamu tidak bisa menahan nya mas," tanya Annisa.


"Tidak bisa, kau harus mengeluarkan, aku tidak mau menahan nya," jawab Reno.


Di Australia, Kayla dan David masih berada di apartemen Aziel, Apartemen Aziel memiliki beberapa kamar yang membuat mereka tidak perlu khawatir harus tidur dimana.


"Sayang." David mulai menciumi leher jenjang Kayla.


"Sayang, hmmm jangan," ucap Kayla sambil mendorong David.


"Kamu menolak ku kamu tidak suka aku cium," tanya David.


"Hey sudah jangan marah, kita sedang di apartemen adik ku aku tidak mau membuatnya berpikir yang tidak-tidak," jawab Kayla.


"Alasan, kamu masih belum memberikan apa yang aku minta, kamu tidak cinta dengan ku," ucap David.

__ADS_1


__ADS_2