Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Paralayang


__ADS_3

Pagi hari nya, mereka berdua ketiduran di balkon setelah pertempuran yang sangat panjang kemarin malam, Sinar matahari membangunkan mereka berdua Alya langsung memeluk Iqbaal saat sadar diri nya sedang tidak memakai apapun.


"Ada apa sayang," tanya Iqbaal sambil mengusap wajah istri nya.


"Aku tidak memakai apa apapun, nanti ada yang melihat bagaimana," ucap Alya.


"Tidak akan sayang, kita aman sayang, hanya orang terbang yang bisa melihat kita," kata Iqbaal.


Mereka berdua masih saja berpelukan di bawa sinar matahari, Iqbaal menganggap mereka sedang berjemur di musim panas. Saat mereka berdua mulai melepaskan pelukan itu, tiba-tiba paralayang melintas di atas mereka berdua yang membuat mereka berdua terkejut.


"Ah sial, bagaimana bisa," Iqbaal langsung memeluk Alya dan menimpah nya agar tubuh istri nya tidak terlihat orang lain.


Dari atas hanya pantat seksi Iqbaal yang terlihat oleh mereka, mereka juga tidak terlalu memperhatikan karena menurut mereka itu adalah hal yang biasa.


"Sayang kata kamu tidak ada yang lewat," ucap Alya.


"Maaf sayang aku salah perkiraan, ini musim panas pasti banyak yang bermain paralayang," kata Iqbaal.


"Bawa aku masuk ke dalam sayang, aku malu," ucap Alya.


"Hahaha aku nyaman dalam posisi ini sayang," Kata Iqbaal.

__ADS_1


Alya menaikan alis nya saat merasakan ada sesuatu yang mulai membesar di bawa sana, perasaan nya mulai tidak enak lagi.


"Kenapa sayang, maaf sayang adik ku bangun," kata Iqbaal.


"Tidak-tidak aku lelah, nanti malam saja," ucap Alya.


"Sayang tidak mungkin, bagaimana cara membuat nya tertidur," kata Iqbaal.


"Tidak tau, sudah ayo cepat masuk ke dalam," ucap Alya.


Iqbaal membawa Alya ke dalam dan Dengan terpaksa Iqbaal menidurkan adik nya dengan cara nya sendiri. Setelah selesai mandi dan sudah rapi mereka berdua ingin turun mencari makan sekaligus jalan-jalan ke danau.


"Kenapa ini musim panas," tanya Alya.


"Kamu mau memamerkan tubuh mulus mu," ucap Iqbaal.


"Sayang berpakaian lah sesuai dengan tempat dan kondisi, aku sudah menutup semua tanda merah mu. Lihat bukan nya aku sangat seksi."


"Dengar Alya, yang berhak melihat tubuh mu seperti itu hanya aku, ganti sekarang," ucap Iqbaal.


"Tidak mau," tolak Alya.

__ADS_1


"Alya jangan membuat aku marah pada mu, ganti sekarang atau kita akan berakhir di ranjang," ancam Iqbaal.


"Sayang aku harus memakai apa, coba kamu pilih kan aku," kata Alya.


Iqbaal mengambil gunting dan mendekati Alya, tanpa ragu-ragu Iqbaal menggunting pakaian seksi itu, Alya hanya bisa pasrah membiarkan Iqbaal melakukan hal yang Iqbaal suka.


"Ini pakai ini," ucap Iqbaal.


"Kamu ingin membuat ku mandi keringat sayang," tanya Alya.


"Oke sedikit terbuka tidak papa, pakai ini," ucap Iqbaal.


Setelah semuanya sudah siap, mereka berdua langsung pergi meninggalkan hotel untuk sarapan pagi. Iqbaal memilih makan di restoran yang dekat dengan danau.


Alya bingung harus memilih makanan apa yang harus ia makan, tanpa ragu-ragu Iqbaal yang melihat Alya kebingungan langsung memesan semua hidangan yang tersedia di restoran ini.


"Untuk anak kita sayang, dia akan lebih cepat berkembang jika kamu makan yang banyak," kata Iqbaal.


"Aku mau besok kita pulang, Aku sangat merindukan Kayla," ucap Alya.


"Iya iya besok kita akan pulang, aku juga sangat merindukan anak-anak ku," kata Iqbaal.

__ADS_1


__ADS_2