
"kenapa sayang? takut Ya??" tanyanya
Aku mundur dan dia mendekat aku mundur lagi terus seperti itu Sampai kakiku tersandung pipa paralon dan terjatuh ke belakang
Aku berusaha berdiri dan sampai ,berdiri aku terjatuh lagi karena lantai licin
dia berjongkok di hadapan ku selalu tersenyum bak iblis "kalau gue nggak bisa dapetin lo secara baik-baik, gue bisa dapetin lo secara paksa sayang!!"gumannya
aku merogoh saku seragamku lalu mengambil ponselku untuk menelepon Alvin
"mau ngapain sayang???!" tanyanya menyeringai mengambil ponselku dan membanting kesembarang arah hingga membuat ponsel ku hancur
" lo jangan macem-macem sama gue" teriak ku suaraku bergemetar hebat Ini pertama kalinya aku merasa takut terhadap orang selain mama dan papa
dia makin dekat ke arahku lalu tangannya menyentuh pipiku lalu menuju bibirku "dari dulu Gue pengen ngerasain gimana rasanya bibir lu" ucapnya "sekarang gue bisa" sambungnya
dia mengecup pipiku lalu memiringkan kepala dan juga dia menuju bibirku hanya sekilas lalu dia menatapku dengan tatapan jijik
"ini akibatnya kalo lo berani macam-macam sama gue sayang" gumannya
__ADS_1
entah mengapa rasanya sangat sakit Aku sadar mataku mulai berkaca-kaca lalu aku menangis setelah sekian lama
aku menamparnya hingga pipinya berubah berwarna merah
"lu sialan"
dan tangannya melayang di udara aku menutup mataku beberapa detik lalu aku mendengar suara nyaring
lalu seseorang mengaduh aku membuka mataku lalu kulihat sudah terdapat Alvin yang sedang memukul nya hingga babak belur
"sudah cukup Vin" minta Kak Bibi yang belum masuk Masih berdiri di depan pintu
"di,, dia ,, a "aku menangis dan dia melepaskan pelukann nya lalu menghapus air mata yang ada di pipiku
" di,,,,a nyium gue" insaf aku dia menatapku tajam lalu mengepalkan jari-jarinya
" cup " Alvin mencium bibirku lalu melumatkan nya lembut dia menatapku, dia melumatkan nya beberapa detik ,aku hanya diam dia menatapku lembut
"gue udah bersihin bibirnya dari bibir lo" ujar nya "maaf gue telat" ucapnya parau
__ADS_1
aku hanya menggeleng dia menciumku sekali lagi lu melumatkan nya kali ini cukup lama hingga aku kehabisan nafas
" Lo,,,,,,,,,,Lo mau bunuh gue" maki ku dan dia hanya diam seakan itu semua tak pernah terjadi
setelah semuanya selesai selesai orang yang tadi sempat pisan juga ndah kak Bibi membawanya ke ruang UKS
Alvin menggendongku menuju ruang UKS, di sepanjang perjalanan ada beberapa sepasang mata yang menatapku aneh, dan ada juga yang menatapku tak suka aku menyandarkan kepalaku di pundak Alvin sesaat
aku hanya akan membuat lo membayar semuanya aku akan pastikan di rel akan berurusan dengan polisi dengan video sebagai barang bukti ucapku dalam hati
** hello guys selamat membaca ya dan author minta maaf kalau sedikit typo soalnya kan udah lama juga nggak apdeud cerita ini
jadi agak lupa lupa gitu ya kan jadi buat kalian jangan lupadi vote nya dan jangan lupa juga di like ingat vote dan like itu gratis
love ❤️❤️❤️❤️❤️ buat yang udah mau vote dan like cerita autor kita sambung babnya besok ya
kira-kira gimana ya hubungan antara Alvin dan Keesha ??
MAU tau gimana kisah cinta mereka ???
__ADS_1
,,,,,