Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Boleh


__ADS_3

"Hey nona apa ada yang lucu dari wajah ku," tanya Reynald.


"Hahaha sangat lucu mas, kamu niat sekali melakukan ini," jawab Kayla.


"Ya jelas lah, aku tidak mau Setengah-setengah. Semua yang aku lakukan harus perfect," kata Reynald.


"Oh begitu, agar keluarga ku tidak curiga dengan mu kan," tanya Kayla.


"Hahaha ya begitu lah, sudah kau mandi kita akan sarapan di pantai," jawab Reynald.


"Jam berapa keluarga mu akan sampai," tanya Reynald.


"Hmmm tunggu sebentar, biasa nya mereka kalau pergi akan memberitahu ku."


Kayla berjalann mengambil handphone nya yang ia letakan di lemari. Mata Reynald benar-benar termanjakan dengan bentuk tubuh Kayla yang sangat perfect. Kulit putih seputih susu membuat Reynald merasa tertantang untuk menelusuri setiap inci tubuh istri nya.


"Kayla kau seksi," kata Reynald dengan pelan.


"Hmmm apa mas," tanya Kayla.


"Eh tidak papa, apa mereka sudah berangkat," tanya Reynald.


"Sudah sejak 20 menit lalu mas. Mungkin siang nanti akan sampai, aku mandi dulu," jawab Kayla sambil berjalan masuk ke dalam kamar mandi.


"Reynald kau seperti pria bodoh. Kau tidak pernah seperti ini jika kau mau pasti langsung memakannya tetapi kenapa kali ini tidak, akkkhh sandiwara ini membuat ku pusing," ucap alhamdulillah Reynald.


Reynald mengirim kan pesan pada ayah nya untuk mengurus kantor selagi ia masih sibuk dengan Kayla. Ia juga tidak mau urusan kantor menganggu nya.


"Bagaimana kau sudah bisa mendapatkan hati nya," tanya Leo.


"Tidak semudah itu ayah, ya dia memang sudah mulai menerima ku sebagai suami nya tapi dia pasti masih mencintai mantan suaminya. Dan yang yang paling tidak aku suka aku harus bersikap manis."


"Sabar lah, kau pasti bisa, jangan sia-sia kan kesempatan ini," kata Leo.


"Hmmm iya, ya sudah aku harus pergi dengan nya. Jangan salahkan aku jika kau akan mempunyai seseorang cucu." Reynald mematikan sambungan telepon itu.


Setelah selesai bersiap-siap mereka berdua langsung pergi ke pantai. Reynald tidak mengajak David karena ia ingin berduaan dengan Kayla. David ia tugaskan menjemput keluarga Kayla di bandara.


"Ahhhkkk panas," ucap Reynald.

__ADS_1


"Mas kamu belum pakai cream ya," tanya Kayla.


"Aku lupa," ucap Reynald.


"Ayo aku bantu kamu pakai." Kayla membawa Reynald ke kamar mandi. Sikit demi sedikit Kayla mulai mengerti Reynald.


Reynald tersenyum puas karena hubungan nya dengan Kayla semakin dekat saja. Ia tidak sia-sia tidak memakai cream nya dan harus menahan panas beberapa saat.


"Mungkin kulit ku akan mengelupas lagi," batin Reynald.


Kayla membantu Reynald membuka kancing baju suami nya. Tanpa banyak berpikir Kayla mulai mengusapkan cream tersebut di tubuh suami nya.


"Kekar sekali, dada nya sangat keras." batin Kayla.


"Apa tidak akan gosong mas," tanya Kayla.


"Mungkin akan mengelupas dan mengganti kulit yang baru. Tadi aku tidak sadar kalau aku tidak memakai cream, seharusnya tidak boleh sampai terasa terbakar," jawab Reynald.


"Kalau sampai terasa terbakar berarti sudah terlalu lama mas," tanya Kayla.


"Hmmm iya. Tapi tidak papa. Setelah di olesin cream ini terasa dingin. Dan tangan kamu memang sangat lembut," kata Reynald.


"Kalau mau mencuci baju di sini saja," kata Reynald.


"Hahaha kamu ada-ada saja, mana mungkin bisa."


Reynald tersenyum dan kembali melepaskan tangan Kayla. Saat tangan Kayla sampai ke pusar nya Reynald memiliki ide gila lagi.


"Turun Kayla," ucap Reynald.


"Turun bagaimana mas," tanya Kayla.


"Kayla itu juga perlu sudah turun kan saja," jawab Reynald.


Kayla menurut saja apa yang suami nya katakan. Sampai mata Kayla terbelalak saat merasakan rambut kasar di bawa sana.


"Jangan terlalu bawa," kata Reynald.


"Kamu mengerjai aku," ucap Kayla.

__ADS_1


Setelah selesai mereka berdua kembali berjalan menuju restoran. Kayla memesan makanan yang berbau tentang seafood, ia sudah cukup lama tidak memakan makanan kesukaan nya ini.


"Apa seenak itu," tanya Reynald.


"Iya mas sangat enak," jawab Kayla.


"Oh kamu lapar atau nagih," tanya Reynald.


"Dua dua nya mas, hahaha aku sudah lama tidak makan enak," jawab Kayla.


"Lobster nya besar sekali," kata Kayla.


"Masih besar milik ku besar dan panjang lagi," ucap Reynald.


"Apa nya mas, kamu tidak ada memesan lobster," tanya Kayla.


"Lobster hidup sayang, kamu tidak ingin mencoba nya?"


"Mas.....


"Hahaha aku bercanda, tapi aku ingin bertanya pada mu, kapan kamu mau memberikan hak ku. Aku sudah mulai berubah aku sudah tidak bermain dengan wanita lain lagi. Aku sudah fokus dengan mu, aku juga pria normal yang butuh akan hal itu."


"Aku sudah siap mas, aku harus menerima ku sebagai suami ku, aku tidak boleh egois," kata Kayla.


"Kamu yakin Kayla, nanti setelah makan kamu siap," tanya Reynald.


"Nanti malam mas, kan nanti keluarga ku akan datang," jawab Kayla.


Reno dan yang lainnya sudah tiba di bandara. Mereka langsung ke tempat David yang sudah kama menunggu kedatangan mereka semua.


"Itu paman," kata Aziel.


"Iya itu paman mu tapi dimana kakak mu," ucap Reno.


"Harry." David berjalan mendekati mereka semua.


"Dimam istri mu," tanya Reno.


"Di pantai, aku kasihan jika harus membawa nya ke bandara, di sana dia sedang berlantai karena kelelahan kemarin malam," jawab David.

__ADS_1


__ADS_2