
"Sayang kamu lama sekali," Iqbaal memeluk Alya dari belakang.
Dengan cepat Alya menepis tangan Iqbaal dari tubuh nya, Alya berlari masuk ke dalam kamar nya sambil menangis.
"Sayang kamu kenapa." Iqbaal langsung berlari mengejar Alya, ia merasa ada yang tidak beres pada Alya.
"Jangan kejar aku bal, aku membenci mu," ucap Alya.
"Alya kamu kenapa, jangan seperti ini aku tidak suka, jika ada masalah bicarakan baik-baik," kata Iqbaal.
"Apa yang kau lakukan pada ku baik, sampai aku mau berbicara dengan mu baik-baik,' ucap Alya.
"Apa maksud mu, aku memperlakukan mu dengan baik selama ini, apa yang salah dari ku. aku minta maaf pada mu jika ada ada salah."
"Jika ada salah, jadi selama ini kau tidak pernah merasa bersalah pada ku," tanya Alya.
"Alya katakan dengan benar, jangan membuat ku bingung. Apa salah ku," tanya Iqbaal.
"Kau pikir sendiri, aku butuh waktu sendiri," jawab Alya sambil membereskan pakaian nya.
__ADS_1
"Alya jangan gila, kau mau kemana. Aku suami mu kau tidak boleh pergi tanpa seizin ku. Jangan mempersulit keadaan, jelaskan pada ku apa masalahnya. Apa kesalahan ku," tanya Iqbaal yg mulai terbawa emosi. Memang pada dasarnya Iqbaal sangat sulit untuk mengontrol emosi nya.
"Alya," bentak Iqbaal saat Alya tidak mau berhenti membereskan pakaian nya.
"Apa bal, apa!"
"Jangan membuat ku marah Alya, aku memang mencintai mu tapi aku tidak suka sikap mu yang seperti ini."
"Marah silahkan, aku tidak peduli Iqbaal. Aku tidak peduli. Aku akan membawa anak ku pergi dari sini, marah sepuas mu," ucap Alya.
"Kau mau membawa Kayla, tidak bisa kau jangan aneh-aneh Alya. Duduk dengan ku, kita bicarakan baik-baik."
"Kayla anak ku juga, kau tidak bisa sembarangan Alya."
"Oh yah, Kayla anak mu, anak dari mana. Dari wanita yang kau perkosaan waktu itu bal." ucap Alya.
"Alya ... Ja.. jadi itu masalah nya, kau sudah tau semua nya. Maaf Alya maafkan aku," Iqbaal langsung memeluk Alya.
"Lepas bal, lepas." Alya berusaha memberontak dari pelukan Iqbaal.
__ADS_1
"Tidak al, maafkan aku al. Jangan seperti ini Alya. Tolong dengan kan penjelasan ku," ucap Iqbaal.
"Tidak bal, setelah semua yang kita lalui baru kau mau menjelaskan semuanya."
Alya terus memberontak dari pelukan Iqbaal, bukan nya melepaskan pelukan itu Iqbaal semakin mempererat nya dan membawa Alya ke atas ranjang.
"Ahhhh," Teriak Alya saat mereka berdua jatuh ke atas ranjang Secara bersama.
"Maaf sayang," Iqbaal semakin erat memeluk Alya agar Alya tidak lari dengan nya.
"Aku mengakui semua nya, Kayla anak kandung ku dan aku pria yang memperkosa mu malam itu."
"Kenapa bal, kenapa kau lakukan itu, hiks.. hiks.. hiks.. kau jahat bal," ucap Alya sambil menangis.
"Aku tidak sengaja al, saat itu aku benar-benar sedang stres karena pernikahan ku. Aku dalam kondisi mabuk Alya, kau lupa kau yang membantu ku ke hotel."
"Mabuk atau tidak kau tetap salah, kenapa kau tidak mengatakan hal ini sebelum pernikahan kita."
"Jika aku mengatakan hal ini sebelum pernikahan kita, kau akan pergi meninggalkan ku al, kau tidak akan menikah dengan ku," ucap Iqbaal.
__ADS_1
"Kau pasti tidak ingat, setelah aku melakukan nya dengan mu, aku mengatakan jika aku akan menikahi mu. Tapi saat aku bangun kau sudah tidak ada Al."