Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Pulang


__ADS_3

"Sayang," David memeluk Kayla.


"Kamu sudah menyelesaikan pekerjaan mu," tanya Kayla.


"Iya sayang aku sudah menyelesaikan nya, dimana adik kamu, aku sangat merindukan nya."


"Harry, dia sedang bersama dengan opa, kamu merindukan nya tidak merindukan ku," tanya Kayla.


"Tentu saja aku merindukan mu sayang. Aku juga merindukan tubuh mu," bisik David.


"Sayang tidak mau, aku mau kita menikah dulu baru aku mau melakukan nya."


"Sayang aku ingin," rengek David.


"Stttt kamu juga tidak bisa melakukan nya sekarang, aku datang bulan," kata Kayla.


"Hmmm kamu bohong," tanya David.


"Untuk apa aku berbohong sayang, kamu rasakan ini ada pembalut nya kan," jawab Kayla.


"Ya jadi kamu masih belum hamil kan, ya sudah lah kita mau kemana malam ini," tanya David.


"Kita mau kemana ya, aku sudah menyelesaikan semua nya, hanya satu lagi yang belum aku lupa," jawab Kayla.


"Apa sayang foto prewedding kita belum," tanya David.


"Bukan sayang, foto prewedding akan kita lakukan bersama dengan kakak. Aku belum memberikan kecupan manis di bibir mu," jawab Kayla sambil memberikan kecupan manis pada bibir David.


"Sayang sayang, bagaimana aku tidak mencintai mu, kamu sangat manis pada ku," kata David.


"Manis sekali bibir mu," ucap Kayla.


"Bibir kamu yang manis sayang, ya sudah sekarang kamu ambil Harry. Kita ajak di makan malam bersama," kata David.


"Iya itu benar, kamu tunggu di mobil aku akan menyusul mu besama dengan Harry."


Kayla berjalan mendekati Harry yang sedang bermain dengan Azka. Ia tidak tau kenapa Harry di sukai oleh banyak orang, padahal menutur Kayla Harry bocah yang cerewet dan sangat tidak suka dengan wanita selain saudara nya.


"Kakak," sapa Harry.


"Sayang mau ikut dengan kakak, paman David sangat merindukan mu," tanya Kaya.


"Kemana Kayla," tanya Azka.

__ADS_1


"Ingin makan malam bersama opa," jawab Kayla.


"Mau ikut tapi beli mainan," kata Harry.


Kayla sudah dapat menebaknya, sudah pasti Harry meminta main baru. Tidak peduli sudah berapa banyak makanan yang ia punya Harry terus meminta nya.


"Oke paman mu akan membelikan nya," kata Kayla.


"Ikut," teriak Harry.


"Ya sudah ayo, kami pergi dulu opa, sampai jumpa lagi," ucap Kayla.


Kayla langsung membawa Harry ke mobil, di sana David sudah menunggu mereka berdua.


"Paman," ucap Harry.


"Hay, sini paman pangku." Harry langsung duduk di atas pangkuan David.


"Paman ingin membelikan Harry mainan," tanya Harry.


"Sudah pasti, asalkan kau mau ikut dengan paman," jawab David.


"Dia pasti ikut kalau kamu membelikan nya mainan," ucap Kayla.


"Harry tidak mencium wajah paman," tanya David.


"Kalau begitu paman yang akan memberikan ciuman pada Harry." David memberikan hujanan ciuman di wajah Harry.


"Paman," rengek Reno.


"Hahaha maafkan paman, paman sangat merindukan mu," kata David.


David membawa Kayla dan Harry ke restoran milik teman nya, ia tidak suka membawa orang yang ia sayangi ke tempat yang biasa saja.


"Harry mau makan apa," tanya David.


"Makan apa saja dengan paman saja," jawab Harry.


"Sayang biasa nya Harry makan apa," tanya David.


"Dia suka spaghetti," jawab Kayla


David memesan makanan yang Harry suka, lagi pula spaghetti juga menjadi makanan favorit nya.

__ADS_1


"Sayang aku ingin mempunyai anak seperti Harry."


"Kenapa seperti Harry," tanya Kayla.


"Karena dia sangat menggemaskan, aku suka dengan nya. Wajah nya juga sangat tampan, meskipun aku harus menyediakan gudang mainan aku tidak masalah," jawab David


"Paman aku tidak mau kalau menjadi anak mu," ucap Harry.


"Hey kau jangan begitu," kata David.


"Aku tidak kau paman," kata Harry.


"Iya tidak-tidak sudah kau makan saja," ucap David.


Kembali ke Australia, Reynald kembali mendapatkan informasi jika Annisa menginap di hotel tempat ia menginap. Ia merasa Annisa memang jodoh nya, anak buah nya ia minta untuk memantau setiap orang yang keluar masuk hotel.


"Hahaha aku rasa kau jodoh ku, aku tidak masalah menikah dengan wanita bekas pria lain, yang terpenting kau bisa aku buat untuk melepaskan ***** ku."


Pagi hari nya, Reno dan yang lainnya sudah siap untuk pergi meninggal hotel. Mereka semua harus kembali ke apartemen untuk berkemas karena hari ini mereka akan kembali ke Indonesia.


Mata Reynald terkejut saja melihat wanita yang ia cari adalah istri dari seorang Reno. Ya Reynald mengenal Reno, Reno pernah menjadi model produk yang di keluarkan oleh Winarta grup. Reno sudah banyak di kenalin banyak lawan bisnis nya sebagai penerus tahta Efron grup.


"Reno, aku berurusan dengan keluarga itu. Ayah gila," ucap Reynald yang memilih mundur. Ia ingin membicarakan masalah ini lebih dalam lagi pada ayah nya.


"Kita kembali ke Indonesia, aku naik pesawat komersil saja," kata Reynald.


Reynald ingin sekali berada dalam satu pesawat yang sama dengan Reno dan wanita iya. Ia ingin melihat dengan jelas bagaimana bentuk wajah penerus perusahaan yang ia pegang sekarang.


Sesampainya di apartemen mereka masuk ke dalam kamar masing-masing dan mulai berkemas. Reno harus membayar biaya yang sangat mahal agar semua barang-barang nya bisa tersangkut semua, demi Harry Reno tidak mempermasalahkan hal itu.


"Aziel kau hanya membawa tas kecil itu," tanya Zikri.


"Aku hanya membawa data-data mu, laptop dan juga Handphone. Buat apa aku membawa pakaian toh di rumah ku juga banyak sekali pakaian," jawab Aziel.


"Kalau begitu bisa aku pinjam koper mu, aku terlalu banyak membeli barang, koper ku sudah tidak mau lagi," tanya Zikri.


"Boleh, ayo aku bantu. Kata kakak pesawat kota terbang siang ini," jawab Aziel.


Beberapa kamar berbeda pula yang apa yang mereka lakukan. Annisa masih harus menampung benih suami nya sebelum ia berkemas. Mau bagaimana lagi ia sama sekali tidak bisa menolak kemauan suaminya.


Waktu cepat berlalu siang hari sudah tiba, Reno dan Annisa baru selesai berkemas itu pun di bantu oleh Aziel dan Zikri. Mereka berdua cukup kesal dengan yang tidak sedari tadi berkemas. Dari kasur yang berantakan mereka berdua bisa tau apa yg telah terjadi.


"Sudah ayo cepat, kita akan terlambat," ucap Reno.

__ADS_1


"Kakak yang membuat kita terlambat," kata Aziel.


Reynald sudah ada di Bandara, ia yakin penerbangan nya sama dengan Reno dan Annisa. Ia tau Reno akan pulang karena ia sudah mendapatkan informasi dari anak buah nya. Dengan uang semua nya bisa di lakukan. Reynald buru-buru memakai kaca mata nya saat melihat Reno dan yang lainnya lewat di depan nya, ia terkejut dengan barang bawaan Reno yang super duper banyak sekali.


__ADS_2