Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Reno menembak Annisa


__ADS_3

Hari ini Annisa sudah lebih baik dari hari sebelum nya. Kepala juga sudah tidak pusing lagi yang membuat nya sudah bisa kembali melanjutkan liburan yang tertunda. Kepala nya memang sudah tidak sakit lagi tapi di bagian bawa nya terasa mati rasa. Keganasan Reno benar-benar luar biasa, Annisa tidak pernah menyangka jika Reno memiliki stamina yang tidak ada henti nya.


"Pagi," ucap Reno sambil mengecup dahi istri nya.


Begini lah Serigala jika sudah di berikan apa yang dia mau sifat nya akan jauh lebih baik lagi. Seperti Reno yang berubah 180 derajat dari sebelumnya, penyakit bucin sedang menginfeksi nya.


"Hmmm pagi," ucap Annisa.


Annisa juga mengecup wajah suaminya, ya karena Reno yang meminta nya. Si bucin Reno memang sedang aneh.


"Kita kemana hari ini," tanya Annisa.


"Di kamar saja," jawab Reno.


"Mas jangan aneh-aneh, di dalam kamar lagi dan lagi kami pasti akan menggempur ku," kata Annisa.


"Hahaha tidak-tidak kita ke Melbourne Aquarium, di sana kita bisa melihat pemandangan laut yang luar biasa," ucap Reno.


"Aku suka kalau itu, sudah ayo kita bersiap-siap," kata Annisa yang sangat bersemangat.


Aziel dan Zikri sudah seperti anak kembar. Zikri sudah menganggap Aziel sebagai abang nya, abang yang sangat baik dan pintar. Aziel banyak memiliki ide gila yang tidak pernah ia pikirkan. Tidak berbeda dengan Aziel yang sudah menganggap Zikri sebagai adik nya, adik lugu yang selalu mengikuti nya kemana pun ia pergi.


"Zikri ambilkan aku minum," ucap Aziel.


"Mau minum apa, dingin atau panas," tanya Zikri.


"Dingin saja, yang berbau susu," jawab Aziel.


"Kakak lama sekali ya, aku sudah tidak sabar jalan-jalan lagi," kata Zikri.


"Selamat pagi semua," sapa Annisa.


"Pagi kakak ipar, pagi kak Reno," saut mereka berdua.


"Kita akan ke Melbourne Aquarium," ucap Reno.


Dengan cepat Aziel langsung mencari informasi tentang Melbourne Aquarium, ia sama sekali belum pernah ke tempat itu.


"Melbourne Aquarium berada di kawasan Corner King Street & Flinders Street, Melbourne, Victoria dan berada tidak jauh dari pusat kota sehingga mudah dijangkau dengan berkendara sendiri atau dengan kendaraan umum. Jadi kita akan naik kendaraan umum, aku tau tempat nya," kata Aziel.


"Kak Reno mau minum apa," tanya Zikri.


"Susu," jawab Reno.

__ADS_1


"Hey kamu bisa mengambil nya sendiri kan, kenapa merepotkan adik mu," ucap Annisa.


"Tidak papa kak, kakak ipar mau minum apa," tanya Zikri.


"Tidak ada Zikri," jawab Annisa.


Sebelum ke Melbourne Aquarium, mereka memutuskan untuk sarapan terlebih dahulu di salah satu restoran di dekat gedung apartemen. Aziel yakin kakak nya akan suka dengan makanan di Restoran ini.


"Tidak ada makanan yang aku suka, kau membawa ke sini untuk apa," kata Reno.


"Mas coba lah untuk menghargai adik mu, tidak ada makanan yang kamu suka bukan berarti tidak bisa kamu makan," ucap Annisa.


"Aku tidak mau makan," kata Reno.


"Sudah kalau tidak mau makan," ucap Annisa.


Aziel sangat merasa tidak enak pada kakak nya, padahal ia yakin kalau kakak nya mencoba makanan ini pasti dia akan suka.


"Hmmm enak, kau benar Ziel makanan di sini sangat enak," kata Zikri.


"Iya Ziel, kau sangat pintar memilih tempat makan, kami suka," saut Annisa.


Reno yang sudah sangat lapar, mengambil piring milik Annisa dan mulai mencoba makanan itu. Rasanya benar-benar tidak ada yang mengecewakan.


"Diam lah, aku mau makan bukan menerima rometan dari mu," ucap Reno.


Karena piring nya du pakai oleh Reno, Annisa berniat mengambil piring kembali, tetapi Reno menahan nya dan meminta nya untuk makan satu piring berdua.


"Wah seperti judul lagu," ucap Zikri.


"Hahaha kau benar," kata Aziel.


"Kalian berdua diam, aku aku akan membungkam mulut kalian," ancam Reno.


"Hahaha iya kak ampun."


Setelah selesai sarapan baru lah mereka naik angkutan umum untuk pergi ke tempat yang mereka bicarakan tadi. Annisa mengambil beberapa foto dengan suami nya, yang sekarang sudah mau berfoto berdua dengannya.


"Sayang," ucap Reno.


"Iya ada apa," tanya Aziel.


"Hey kau diam," bentak Reno.

__ADS_1


"Hahaha iya iya kakak Reno yang bucin," kata Aziel.


Zikri dan Aziel semakin senang membuat kakak mereka marah, semenjak Reno dan Annisa bersama Reno memang lebih menyenangkan dari pada sebelum nya. Marah nya juga tidak marah seperti biasa nya.


Sesampainya di Melbourne Aquarium, Reno dan Annisa berpisah dari ke dua adik nya. Reno ingin memberikan sesuatu pada Annisa yang memang cukup penting untuk mereka berdua.


"Sayang, aku ingin memberikan mu sesuatu," ucap Reno.


"Mas kamu memanggil ku sayang, apa kamu sudah membuka hati mu untuk ku," tanya Annisa.


"Apa aku suami yang buruk untuk mu, apa aku bisa masuk ke dalam hati mu," tanya Reno.


"Kamu suami yang baik untuk ku mas, kamu Sebaik-baiknya suami mana mungkin kamu tidak bisa masuk ke dalam sini," jawab Annisa.


"Annisa maafkan perilaku ku yang kasar pada mu, perkataan ku yang menyakiti hati mu. Maafkan kesalahan ku Annisa," ucap Reno.


"Aku sudah memaafkan mu, untuk apa kamu minta maaf lagi," kata Annisa.


"Annisa aku ingin memberikan ini." Reno memberikan jam tangan wanita pada Annisa. Ia memegang tangan Annisa dan langsung memakainya.


"Bukan nya jam tangan ini untuk wanita yang kamu cintai, apa aku wanita itu," tanya Annisa.


"Iya Annisa, aku yakin aku sudah jatuh cinta pada mu, pada wanita yang dulu nya aku benci, pada wanita yang aku hina dulu. Aku jatuh cinta dengan mu Annisa," jawab Reno.


"Terima kasih mas, Terima kasih telat mencintai ku," ucap Annisa sambil memeluk Reno.


"Aku tidak suka hanya di peluk, aku lebih suka di cium," kata Reno.


"Sini aku cium muach muach muach." Annisa memberikan banyak kecupan di wajah Annisa.


"Ahklk kakak Reno sangat romantis," ucap Aziel.


"Kakak Reno aku suka dengan mu, ahkkkk," goda Zikri.


"Kakak Reno aku juga mencintai mu, apa kau mencintai ku," tanya Aziel.


"Ahkkkk aku juga mau di cintai kakak Reno."


"Kalian berdua," teriak Reno.


Aziel dan Zikri langsung berlari menjauh sebelum Reno meledak. Mereka berdua sangat puas telah menistakan Reno, salah siapa Reno mengatakan hal seperti itu di tempat umum.


Saat sedang asik berjalan Aziel dan Zikri di tangkap oleh beberapa orang yang tidak mereka kenal. Mereka di bawa ke suatu tempat pertunjukan,tubuh mereka berdua di ikat oleh tali, ntah tali apa mereka berdua tidak tau.

__ADS_1


"Hey lepaskan kami," teriak Zikri.


__ADS_2