Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
ngidam


__ADS_3

Fahri memeluk istri nya yang sedang tidur membelakangi nya, tangan nya bergerak mengusap perut rata Kia yang masih rata.


"Sayang, Kira-kira anak kita, pria atau wanita ya," ucap Fahri.


"Itu anak ku bukan anak mu," kata Kia.


"Dia anak ku sayang, mana mungkin kamu bisa membuat nya tanpa aku," ucap Fahri.


"Ahhh perut ku," Fahri memegang perut nya yang terasa sangat mual.


"Kenapa," tanya Kia dengan nada yang cuek padahal diri nya takut terjadi sesuatu pada tanggal suaminya.


"Perut ku mual sayang." Fahri bangkit dari atas kasur dan langsung berlari ke kamar mandi.


"Huekk huekk huekk," Fahri memuntahkan semua isi perut nya.


"Sayang kamu kenapa," tanya Kia.


"Aku sangat mual, seperti nya aku masuk angin," jawab Fahri.


"Aku pijat ya," ucap Kia.


"Kamu mau sayang," tanya Fahri.


"Aku tidak jahat seperti kamu, ayo cepat buka bakal kamu," jawab Kia.

__ADS_1


Fahri membuka baju nya dan langsung berbaring di atas ranjang. Dan Kia dengan penuh ke ikhlaskan memijat punggung suaminya.


"Sayang ini kenapa," tanya Kia saat melihat beberapa luka di punggung Fahri.


"Kamu lupa atau pura-pura lupa sayang, bukan nya kamu selalu menanamkan kuku mu ketika milik ku mulai masuk ke dalam sana," jawab Kia.


"Tidak sakit," tanya Kia.


"Ya sebenarnya sakit, tapi aku mendapatkan keenakan yang jauh terasa dari rasa sakit ini," jawab Fahri.


Setelah mulai enakan Kia menghentikan pijatan nya karena tangan nya mulai pegal. "Terima kasih sayang," ucap Fahri.


"Sudah yah aku sangat lelah," ucap Kia sambil berbaring di samping suami nya.


Fahri membuka bahu nya agar Kia tidur di atas lengan nya, Ntah kenapa Kia langsung mengambil posisi ternyaman nya yaitu memeluk Fahri.


"Sayang aku bisa hidup tanpa bulu di tempat lain nya, tapi untuk di ketiak tidak bisa sayang," kata Fahri


"Jorok aku tidak mau memeluk mu lagi bauk," kata Kia.


"Tidak sayang, coba kamu cium aku tidak pernah mengukur nya," ucap Fahri.


Memang hormon bawaan ibu hamil aneh, Kia jadi ingin mencium aroma ketika suaminya. Perlahan Kian mendekati ketiak penuh bulu itu dan langsung mencium nya.


"Wangi," ucap Kia.

__ADS_1


"Wangi kan, sudah aku katakan tadi," kata Fahri.


Kia malah ketagihan dan tau mau berhenti mencium ketiak suaminya. Fahri hanya bisa terkekeh melihat kelakuan unik istri nya.


Pukul 2 dini hari, Fahri kembali merasakan mual. Rasa nya sangat mual yang membuat nya harus masuk ke dalam kamar mandi.


"Aku ingin makan mie," ucap Fahri.


Fahri ingin membangunkan istri nya tetapi saat melihat Kia sudah tertidur karena aroma ketiak nya membuat nya tidak tega. Fahri berjala menuju dapur untuk memasak mie.


"Aku tidak tau cara nya, mau bagaimana lagi," ucap Fahri sambil masuk ke dalam kamar untuk membangun istri nya.


"Sayang aku lapar, masakan aku mie," Fahri menggoyangkan tubuh istri nya.


"Hmmm malam-malam begini makan mie," tanya Kia.


"Iya sayang ayo, bantu aku membuat nya," jawab Kia.


Mau tidak mau demi suaminya Kia memasak kan Fahri mie, iya manahan rasa mual karena aroma mie itu.


"Kamu tidak mau sayang," tanya Fahri.


"Aku mual," Kia berlari menuju kamar mandi.


Chika mengatur nafas nya secara perlahan, meskipun suami nya sudah tidak mudah lagi. Chika mendapatkan kepuasan yang berlipat-lipat di banding kan dengan Bima.

__ADS_1


"Saat nya balas dendam Iqbaal, Alya akan tau siapa kau," batin Chika.


__ADS_2