
"Kamu lucu," ucap Kayla.
"Mana ada aku lucu, aku tidak ada lucu nya sama sekali," kata Reynald.
"Tidak Reynald kamu memang sangat lucu, sumpah."
"Hmmm ya ya ya, aku lucu. Jika penyamaran ku terbongkar bagaimana?"
"Hahaha sudah nasib mu," kata Kayla.
"Berarti David yang harus bertanggung jawab," ucap Reynald.
"Kenapa aku, aku tidak salah," tanya David.
"Kau tidak terima aku salahkan. Kau mau menantang ku," ucap Reynald.
"Sudah jangan marah-marah," kata Kayla.
"Hmmmm." Gumam Reynald.
Sesampainya di sana mereka langsung masuk ke dalam kamar hotel Reno dan yang lainnya. Kayla yang awalnya dekat dengan Reynald langsung memisah menjadi dekat dengan David.
"Jangan macam-macam," ucap Reynald.
"Kakak." teriak Harry.
"Ada bocah, aakk aku tidak suka bocah," batin Reynald.
"Sayang adik kakak." Kayla langsung memeluk Harry, adik terkecil nya ini memang sudah sangat ia rindukan sejak lama.
"David itu teman mu itu," Tanya Reno.
"Iya nama nya Rey," jawab David.
"Salam kenal aku Rey teman dekat dan teman bisnis mereka berdua," ujar Reynald.
"Aku Reno kakak nya Kayla," kata Reno.
"Dimana kakak ipar, dia sedang hamil kan," tanya Kayla.
"Sedang istirahat. Adik mu juga sedang istirahat," jawab Reno.
"Ya sudah nanti saat makan siang kita kumpul bersama, aku ingin istirahat juga," kata Kayla.
"Ikut," ucap Harry.
__ADS_1
"Iya ayo, Rey bisa kau gendong Harry," kata Kayla yang sengaja ingin mengerjai Reynald.
"Iya," ucap Reynald.
Harry yang melihat Reynald cukup takut dengan Reynald. Ia tidak suka dengan orang baru yang asal menggendong nya.
"Ahkkkk tidak mu." Harry menendang perut Reynald dan berlari ke arah Kayla.
"Ahkkkk Anak siapa ini," ucap Reynald.
"Sayang jangan nakal begitu, ya sudah kau jalan sendiri saja ya," kata Kayla.
"Tidak mau." Harry berlari masuk ke dalam kamar Aziel dan Zikri.
Reynald berjalan pergi meninggalkan mereka semua. Ia sangat kesal dengan adik ke ketiga Kayla yang sangat menyebabkan. Belum apa-apa, dia sudah menendang perut nya.
"Kayla," ucap Reynald yang memanggil Kayla agar masuk ke dalam kamar nya.
"Dia tidak sekamar dengan ku," tanya David.
"Tidak, untuk apa. Dia istri ku," jawab Reynald.
Kayla tersenyum puas tidak terlalu lama dekat-dekat dengan David. Ia berjalan mendekati Reynald pria yang saat ini lebih nyaman jika bersama nya.
"Hahaha kamu kenapa," tanya Reynald.
"Kamu kasar sekali," jawab Kayla.
"Kayla kamu tau sendiri kan cara bermain ku kasar," kata Reynald.
"Iya aku tau, karena itu aku belum siap kamu sentuh," jawab Kayla.
"Hmmm jadi bagaimana kamu tidak mau aku sentuh," tanya Reynald.
"Aku mau kok, aku sudah siap. Aku tau kamu hiper kan."
"Iya aku hiper, aku kasihan dengan mu. Jika sudah memulai nya aku sulit berhenti dan tidak bisa terkendali," ucap Reynald.
"Sudah tidak papa," kata Kayla.
Reynald tersenyum manis karena Kayla satu satunya orang yang bisa Mengerti diri nya. Ia tidak pernah di mengerti seperti ini, Bahkan dengan orang tua nya sekali pun.
"Kamu kenapa," tanya Kayla yang bingung kenapa Reynald tersenyum manis seperti itu.
"Kenapa? apa aku tidak boleh tersenyum. Aku juga ingin tersenyum manis seperti mu," kata Reynald.
__ADS_1
Kayla menyingkirkan rambut Reynald yang menutupi dahi, dengan demikian Reynald terlihat jauh lebih tampan.
"Suami ku tampan sekali ya," kata Kayla.
"Hahahaha aku memang tampan, jangan iri ya kalau mantan suami itu tidak setampan diri ku," kata Reynald.
"Hahaha ya ya ya, kamu yang paling tampan. Sangat luar biasa tampan."
"Tampan mana dengan David," tanya Reynald.
"Harus aku jawab, harus aku di bandingkan seperti itu?"
"Iya lah kalau kamu tidak menjawab berarti David masih ada di dalam hati mu."
"Iya iya aku jawab kalau tampan, jujur ya tampan kamu. Wajah kamu terlihat lebih tegas," kata Kayla.
"Lidah ku juga panjang," ucap Reynald.
"Pantas saja."
"Kenapa, apa ada yang salah," tanya Reynald.
"Lidah kamu sampai masuk ke dalam tenggorokan," jawab Kayla.
"Hahaha iya iya, aku sengaja. Milik David berapa Cm," tanya Reynald.
"Yang mana, bagian bawah?"
"Hmmmm." Gumam Reynald.
Kayla mengerutkan dahi nya atas pertanyaan yang Reynald tanyakan. Pertanyaan yang sangat aneh dan harus ia jawab. Kayla mengingat-ngingat milik David. Sebagai seorang istri Kayla pasti sudah hafal betul setiap sudut tubuh suami nya.
"Mungkin 18-20 cm," kata Kayla.
"Buahahahaha kecil sekali, sumpah aku ngakak." Reynald tertawa terbahak-bahak sambil bangkit dari atas tubuh Kayla.
"Kamu kenapa mas, kata kamu kecil," tanya Kayla.
"Hmmmm iya lah, sudah kecil tukang selingkuh siapa lagi jika bukan David."
"Milik mu berapa mas," tanya Kayla.
"Hmmmm mungkin 30 an," jawab Reynald.
"Ahkkkkk tidak akan bisa masuk." Teriak Kayla.
__ADS_1