Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Pengalaman yang luar biasa


__ADS_3

"Sudah enakan," tanya Reynald.


"Lumayan, kenapa bisa pusing seperti ini?"


"Nama nya mau habis minum sudah pasti kau akan pusing," jawab Reynald.


"Sial aku tidak akan minum minuman itu lagi, kau sangat jahat pada ku," kata Aziel


"Hahaha aku sengaja mengajak mu minum, kau tau kau sangat mengganggu ku kemarin, seharusnya malam kemarin aku mendapatkan jatah," ucap Reynald.


"Kau sangat jahat demi jatah kau membuat ku tidak sadarkan diri, aku akan melaporkan mu pada kakak ku," kata Aziel.


"Hahaha jangan begitu lah, kau sudah memegang kartu ku kan pakai sesuka mu, aku membebaskan mu," ucap Reynald.


"Benar ya kau tidak takut kau jatuh miskin," kata Aziel.


"Hey aku lebih kaya dari mu untuk apa aku takut jatuh miskin jangan remehkan aku anak muda," ucap Reynald.


"Siap bang, kau abang terbaik," kata Aziel.


"Hahaha satu orang sudah menerima ku, secara perlahan Reynald kau pasti bisa melakukan itu, jangan sampai perasaan gila mu ini membuat mu hancur."


Reynald kembali masuk ke dalam kamar nya, ia sangat senang sudah menaklukkan Kayla dan Aziel. Saat ini ia sudah memiliki dukungan jika keluarga Kayla mengetahui semua nya.


"Dari mana mas," tanya Kayla.


"Kamar adik mu," jawab Reynald.


"Oh ada apa dengan nya? dia sakit atau apa?"


"Tidak ada, kamu tidak lapar Kayla, aku lapar sekali," kata Reynald.


"Aku juga lapar aku tidak bisa jalan," ucap Kayla.


"Kamu ingin aku makan sayang," tanya Reynald sambil mencium tengkuk leher Kayla.


"Mas sudah ah jangan begini, lebih baik kamu belikan aku makan," kata Kayla.


Reynald berpikir jika ia terus di sini bersama dengan Reno dan yang lainnya ia tidak akan bisa bebasw. Reynald sudah bosan dengan penyamaran nya di depan Reno.


"Kita pulang sekarang," kata Reynald.


"Kenapa," tanya Kayla.


"Aku ingin menghabiskan waktu berdua dengan mu, tidak ada yang boleh menganggu kita," jawab Reynald.


Reynald mengambil handphone nya dan langsung menghubungi anak buah nya untuk menyiapkan segala nya. Tak lupa ia juga meminta David segera pergi meninggalkan Bali. Reynald menyiapkan semua keperluan Kayla, ia tidak mungkin meminta Kayla melakukan hal itu.

__ADS_1


Setelah semua nya selesai Reynald langsung menggendong Kayla keluar kamar. Di ruang tamu ia bertemu dengan Aziel yang sedang memasak sesuatu.


"Mau kemana? kakak kenapa?"


"Kami mau pulang, katakan pada kakak mu itu kalau kami pulang mendadak jadi tidak bisa memberikan mereka kabar," kata Reynald.


"Ohhh kakak kenapa? abang yang melakukan nya?"


"Tadi malam Aziel kau lupa, aku sedang apa dengan kakak mu," kata Reynald yang membuat Kayla menahan malu nya.


"Oh tadi malam, ya ya ya, hati hati kak dia memang sangat ganas. Hahaha sudah pergi lah," ucap Aziel.


"Ya sudah jangan lupa apa yang aku katakan tadi." Reynald meninggalkan hotel itu.


"Mas sejak kapan kamu dekat dengan Aziel, dia memanggil mu bang lagi," tanya Kayla.


"Hahaha sejak tadi malam, kami berdua sudah dekat," jawab Reynald.


Setelah kepergian Kayla, Reno dan yang lainnya masuk ke dalam hotel Aziel. Mereka bingung kenapa Aziel tidak nampak sejak tadi malam.


"Oh di sini kau, sedang apa?"


"Sedang masak kak, aku tidur di sini," kata Aziel.


"Oh pantasan, dimana yang lainnya," tanya Reno.


"Sudah pergi, paman David ada kepentingan mendadak," jawab Aziel.


"Mana aku tau," kata Aziel.


"Masak apa Ziel, sini kakak bantu," ucap Annisa.


"Hanya spaghetti, aku masak banyak kok, jadi untuk makan bersama," kata Aziel.


Annisa mengambil ali masakan Aziel. Sedangkan Aziel berjalan mendekati adik nya yang terlihat diam.


"Adik abang kenapa," tanya Aziel sambil memangku Harry.


"Eh adik abang sakit." Aziel terkejut saat tubuh Harry terasa sangat.


"Iya dia sakit. Seperti nya kita akan segera pulang," kata Reno.


"Ya pulang, aku belum puas," ucap Zikri.


"Hmmmm bagaimana kalau aku dan Zikri di sini saja kak, aku akan membawa Zikri jalan-jalan," kata Aziel.


"Boleh, kalau gitu lebih baik kalian jalan-jalan sendiri. Aku dan Annisa akan membawa Harry pulang sore ini," kata Reno.

__ADS_1


Di perjalanan menuju Bandara, Reynald dan Kayla makan di dalam mobil. Mereka berdua tidak sempat makan di restoran karena terburu-buru, apalagi kepergian mereka semua serba mendadak.


"Kayla kenapa kamu secantik dan luar biasa seperti ini," batin Reynald sambil menatap wajah Kayla.


"Mas kamu kenapa menatap ku seperti itu," tanya Reynald.


"Tidak papa sayang, aku hanya mengagumi kecantikan mu," jawab Reynald.


"Hey gombal, kau sangat gombal," kata Kayla.


"Hahaha aku menggombali istri ku, apa salah nya," ucap Reynald.


"Iya iya ya, kamu benar suami tampan ku selalu benar," kata Kayla.


"Kayla kamu ingat tidak tadi malam aku tidak pakai pengaman," ucap Reynald.


"Ya aku ingat aku merasakan nya kok, hangat dan banyak kan, seperti nya kamu sudah tobat ya, sudah lama tidak di keluarkan sampai banyak seperti itu."


"Hehehe iya kamu benar, semenjak aku menikah dengan mu aku tidak pernah bermain wanita lagi, aku ingin fokus pada istri ku yang cantik ini," ucap Reynald.


"Mas kalau aku hamil bagaimana?"


"Ya tidak papa kan ada ayah nya aku ayah nya untuk apa kamu bingung," kata Reynald.


"Hmmmm aku ingin segera hamil," ucap Kayla.


"Kenapa begitu," tanya Reynald.


"Karena dengan aku hamil jika orang tua ku tau hubungan kita, mereka tidak akan bisa memisahkan kita. Jujur aku sudah nyaman dengan mu, kehidupan ku jauh lebih baik dari pada sebelum nya," jawab Kayla.


"Iya sayang kalau kita rajin setiap malam pasti kami akan hamil." Reynald mengecup dahi istri nya.


"Iya mas tapi jangan lama-lama ya," kata Kayla.


"Tidak bisa aku pasti lama," ucap Reynald.


"Hahaha kamu ni ya, kamu enak aku sakit," kata Kayla.


"Sakit kenapa sayang," tanya Reynald.


"Sakit lah, jangan sok tidak tau," jawab Kayla.


"Hahaha Maafkan aku sayang, dia sudah dari sana nya berkualitas. Tapi jujur kamu puas mama dengan ku atau dengan David."


"Mas kenapa bertanya seperti itu si," tanya Kayla.


"Jawab Kayla, aku perlu jawaban yang menyenangkan hati ku," kata Reynald.

__ADS_1


"Ya ya ya kamu lebih dari segala nya," ucap Kayla.


Kayla berkata dengan jujur Reynald berkali-kali lipat dapat memuaskan diri nya. Dengan hanya bibir Reynald saja Kayla bisa terbang ke atas langit ke tujuh. Ia baru merasakan apa yang Annisa katakan, bermain sampai tiga jam lamanya, sungguh pengalaman yang sangat luar biasa untuk nya.


__ADS_2