Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Hanya Ragu


__ADS_3

"Akhirnya aku akan menikah lagi, ahkkkk aku sangat senang," teriak Raffi.


Raffi kembali berbaring di atas tempat tidur nya, ia sangat senang bisa menikah kembali apa lagi dengan orang yang ia cintai. Begitu lah Raffi ia tidak sadar jika diri nya sudah bukan anak abg lagi.


"Vania masih SMA, dan kemungkinan besar pernikahan ku tidak secara hukum negera. Aku harus bisa mendidik nya dengan baik, karena memang kalau sudah menikah ia tanggung jawab ku," batin Raffi.


Raffi membaringkan ke tubuh nya ke atas kasur. Ia memejamkan mata nya sambil membayangkan masa-masa indah bersama dengan Vania nanti. Belum saja menikah ia sudah banyak menghayal kan hal-hal aneh.


Berbeda dengan Raffi, setelah Ayah nya keluar dari kamar Vania malah tidak bisa tidur. Sebenarnya ia sangat ragu untuk menikah dengan Raffi, ia masih bimbang dengan perasaan nya. Meskipun tadi ia sudah mengatakan cinta pada Raffi di depan ayah nya, ia mengatakan hal itu hanya ingin membuat ayah nya senang.


"Vania sudah cukup membuat ayah dan mamah repot dengan mu, kau sudah cukup dewasa untuk menikah, sudah ada pria yang bertanggung jawab dan mau menikah dengan mu, tinggu apa lagi, kau harus menikah dan hidup dengan mandiri bersama dengan suami mu."


Begitu lah Vania, ia memang sangat pendiam, tetapi ia banyak menyimpan hal di dalam diri nya. Vania memang sudah tidak ingin merepotkan orang tua nya, ia sadar jika diri nya bukan anak kandung di keluarga ini dan memang tidak pantas untuk merepotkan orang tua nya. Padahal Fahri dan Kia sama sekali tidak merasa di repot kan oleh Vania.


Vania keluar dari kamar nya karena ia masih tidak bisa tidur. Ia berjalan mencari seseorang yang masih berada di luar kamar, mana tau ada orang yang masih bisa ia ajak bergadang bersama.


"Kak Reynald, akkh aku mana berani mendekati nya, dia sangat galak seperti Harimau," kata Vania.


"Gadis itu sudah malam berkeliaran tidak jelas, untung saja rumah ini aman," batin Reynald.


"Kau sini," ucap Reynald.


"Aku," tanya Vania.

__ADS_1


"Iya kau," jawab Reynald.


Vania merasa deg degkan mendekati Reynald, bukan karena apa-apa ia hanya sangat takut pada sosok Reynald.


"Iya paman, ada apa," tanya Vania.


"Sudah malam kenapa masih di luar kamar, tidur lah, kau tidak ingin melihat hantu kan," jawab Reynald.


"Aku tidak bisa tidur, kak Kayla mana," tanya Vania.


"Dia sedang masak, kau ke dapur saja saja," jawab Reynald.


"Iya paman." Vania segera pergi dari sana.


Reynald memang garang terapi ia memiliki perhatian lebih pada seseorang yang ia kenal. Ia sudah banyak berubah dari sebelumnya. Perubahan nya ini membuat Reynald lebih bahagia.


"Hey Vania belum tidur juga, aku sedang memasak makanan untuk paman mu, dia lapar Malam-malam," jawab Kayla.


"Masak lebih tidak kak, aku juga lapar," kata Vania.


"Iya aku masak lebih kok, dan ini sudah nau selesai," ucap Kayla.


Setelah selesai memasak mereka berdua membawa makanan itu ke tempat Reynald berbeda, saat ini sang raja memang sedang kelaparan.

__ADS_1


"Wah seperti nya enak," kata Reynald.


"Iya jelas enak aku yang masak, meskipun baru belajar tidak mungkin mengecewakan mu," kata Kayla.


"Hahaha iya iya, ayo makan. Aku sudah sangat lapar," ucap Reynald.


Mereka bertiga pun makan dengan lalap. Saat ini Vania ingin mencoba untuk menceritakan semua problem di dalam otak nya pada Kayla, ia pikir Kayla mempunyai solusi untuk masalah nya.


"Kak Kayla," ucap Vania.


"Iya ada apa Vania," tanya Kayla.


"Kakak saat menikah dengan Harimau bagaimana, apa sudah saling jatuh cinta?"


"Harimau siapa Harimau," tanya Kayla.


"Itu aku sayang," jawab Reynald.


"Oh aku paham, tentu tidak hahaha aku tidak mencintai nya bahkan aku membenci nya,," kata Kayla.


"Tapi kenapa sekarang kalian berdua seperti saling mencintai begini," tanya Vania.


"Itu lah, aku juga tidak tau. Semua nya berjalan sesuai dengan garis takdir," jawab Kayla.

__ADS_1


"Karena aku bucin pada nya, kenapa? kau mau menikah tetapi kau tidak mencintai pada pasangan mu," tanya Vania.


"Bukan tidak mencintai tetapi masih ragu, aku masih sangat ragu pada nya," jawab Vania


__ADS_2