Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Ada apa?


__ADS_3

Reynald tersenyum membawa Kayla yang lemas ke atas ranjang, ia sudah selesai melakukan tugas nya setelah berjam-jam lama nya, sangat lama yang membuat istri nya tidak berdaya.


"Kembali ke kamar kita sayang," ucap Reynald.


"Hmmmm terserah," kata Kayla yang enggan membuka mata nya, terpejam sambil memeluk tubuh kekar Reynald adalah hal yang terbaik untuk saat ini.


Pagi hari nya, semuanya sudah mulai menjalankan aktivitas mereka masing-masing. Reno juga bangun pagi karena ia akan ikut mengantarkan Aziel ke Bandara. Hari ini Aziel kembali ke Australia untuk melanjutkan pendidikan nya.


Azka merasa aneh saat Reno berjalan bersama dengan istri nya, padahal kemarin ia menghukum Reynald dan Reno bersama. Ia jadi curiga jika Reynald dan Reno kembali bertengkar dan pisah kamar.


"Dimana Reynald," tanya Azka.


"Di kamar nya lah," jawab Reno.


"Kalian bertengkar lagi, sudah lah jangan saling bertengkar, apa tida kasihan dengan wajah tampan kalian yang bonyok seperti itu," kata Azka.


"Bagaimana kami berdua tidak bertengkar, ia sangat menjengkelkan, dia juga tidak mau kalah dengan lu," ucap Reno.


"Kalian Sama-sama memiliki sifat yang dominan, mau bagaimana lagi sudah seperti air dan minyak," ujar Iqbaal.

__ADS_1


"Dimana Ziel, bukan nya dia harus sudah bersiap-siap untuk pergi," tanya Reno.


"Sedang bersama adik mu, seperti nya mereka berdua sudah sangat dekat, sudah seperti adik dan kakak kandung," jawab Iqbaal.


Di kamar Aziel kembali memberikan barang-barang yang tidak pernah ia pakai dan tentu saja masih bagus pada Zikri. Zikri sama sekali tidak bisa menolak pembiaran Aziel, jika ia mengatakan tidak saja sudah pasti Aziel akan marah.


"Ziel aku menyusul mu saat masuk bulan ke 6," kata Zikri.


"Masih lama juga, jika kau benar-benar ingin kuliah disana niatkan dengan sungguh-sungguh, jangan sampai saat di tengah perjalanan kau putus. Aku hanya tinggal satu setengah tahun lagi," ucap Aziel.


"Siap kau tenang saja lah," kata Zikri.


"Kau bagaimana tadi malam," tanya Reno.


"Mantap Terima kasih telah membawa kan istri ku," jawab Reynald.


"Itu aku tidak bisa tidur karena memikirkan nasih Kayla," ucap Reno.


"Kayla baik baik saja kok kenapa harus di pikirkan," kata Reynald.

__ADS_1


"Milik mu jumbo, besar dan ahkkk aku tidak bisa membayangkan nasib Kayla," ucap Reno.


"Ahkkk kau benar. Kayla menangis akun merasa sial memiliki ukuran ini Tapi mau bagaimana lagi. Kau mau masuk ke dalam kamar Aziel?


"Iya aku ingin melihat nya, dia akan pergi ke Australia hari ini," kata Reno.


"Aku juga tau, aku pikir tida hari ini. Baru saja aku ingin membawa nya ke perusahaan ku," ucap Reynald.


"Untuk apa kau membawa nya ke perusahaan mu?"


"Tidak ada si, ingin minta di temani saja. Seperti nya Aziel orang yang pintar dan enak jika di jadikan


teman," kata Reynald.


Aziel dan Zikri keluar dari kamar dengan pakaian yang rapi. Aziel sudah siap untuk pergi, ia terkejut melihat Reno dan Reynald berada di depan kamarnya.


"Ada apa," tanya Aziel.


"Tidak ada," jawab mereka berdua.

__ADS_1


"Bang tidak ada uang jajan," tanya Aziel.


__ADS_2