Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
15 tahun kemudian


__ADS_3

"Tidak jangan tidak, jangan aku mohon jangan," ucap Reno yang kembali mimpi mengalami mimpi buruk.


Dengan wajah lelah nya Iqbaal berjalan mendekati Reno, walaupun ia sangat lelah Iqbaal selalu menyempatkan diri melihat anak nya itu. Seperti saat ini ia curiga pada Reno yang tidak kunjung keluar dari kamar nya dan saat ia masuk ke dalam kamar Reno, Reno sudah penuh dengan keringat dan terus berkata tidak.


"Ren, bangun Ren," ucap Iqbaal sambil menggoyang kan tubuh Reno.


"Tidak," teriak Reno dan langsung terbangun dari tidur nya.


"Kau mimpi buruk lagi," tanya Iqbaal.


Reno mengusap wajah nya dengan kasar, ia sangat bingung kenapa mimpi buruk itu kembali menghampiri diri nya.


"Iya dad, Terima kasih," ucap Reno.


"Kau mimpi buruk atau mimpi basah," tanya Iqbaal yang tidak asing dengan aroma khas pria.


Reno langsung membuka mata nya dan melihat bagian bawah nya. Benar saja di bagian sana sudah basah, ia baru ingat jika sebelum mimpi buruk itu ia juga mimpi enak-enak dengan wanita misterius.


"Seperti nya iya juga dad," jawab Reno sambil menggaruk rambut nya.

__ADS_1


"Dasar mesum, kau normal juga ternyata ya, kenapa tidak menikah saja, umur mu sudah cukup untuk menikah."


"Aku tidak suka dengan wanita," kata Reno.


"Jadi kau suka dengan pria," tanya Iqbaal.


"Bukan begitu dad, aku juga tidak suka dengan pria. Maksudku aku tidak akan menikah," jawab Reno sambil berjalan masuk ke dalam kamar mandi.


Iqbaal hanya bisa menggelengkan kepala nya, sudah hampir 15 tahun setelah kejadian buruk itu Reno masih sangat tertutup pada wanita. Ia tau trauma benar-benar sangat sulit untuk di lupakan.


"Kau sudah siap," tanya Iqbaal.


Aziel Chandrawinata anak ke dua dari pasangan Iqbaal dan Alya. Pria muda yang benar-benar sangat jenius dan memikul semua harapan dari keluarga nya. Saat ini Aziel berusia 17 tahun dan ia akan terbang ke Australia untuk melanjutkan pendidikan nya.


"Bagaimana bisa anak manja seperti mu ingin kuliah sendiri di Australia," tanya Iqbaal.


"Daddy jangan berkata seperti itu, nanti aku tidak jadi pergi," jawab Aziel.


"Hahaha kau benar-benar manja, jaga diri mu baik-baik. Kakak bangga pada mu," ucap Kayla.

__ADS_1


"Pasti kak, dimana kak Reno," tanya Aziel.


"Dia sedang mandi, tunggu sebentar lagi," jawab Iqbaal.


Setelah semuanya selesai Iqbaal dan Reno langsung mengantarkan Aziel ke bandara. Walaupun anak manja Aziel tidak menangis sama sekali sata berpisah dengan mommy nya.


"Kau tidak akan menikah kan," tanya Aziel.


"Hmmm," gumam Reno.


"Kalau begitu jaga kak Kayla dengan baik, aku tau pacar nya tidak baik."


"Sudah diam anak kecil, kau tidak tau apa-apa," ucap Reno.


Di Bandara sudah ada beberapa teman Aziel yang sudah menunggu mereka, Aziel tidak benar-benar sendiri ke Australia jika sendiri sudah pasti Iqbaal tidak akan mengizinkan nya.


"Aku berangkat dulu, sering-sering mengunjungi ku," ucap Aziel.


"Hati-hati, dan belajar dengan benar," kata Iqbaal sambil memeluk anaknya dengan erat.

__ADS_1


Setelah Aziel pergi mereka berdua langsung pulang ke rumah, di perjalanan Iqbaal mendapatkan telepon dari rekan bisnis nya. Iqbaal berencana menjodohkan Reno dengan anak dari Rekan bisnis nya, tetapi melihat begitu benci nya Reno pada wanita membuat Azka mengurangkan niat nya.


__ADS_2