
"Sudah," ucap Harry.
"Iya sudah tidak ada tempat lagi untuk tempat mainan mu," kata Reynald.
"Sudah paman ayo pulang," rengek Harry.
"Kita bisa pulang setelah membayar ini semua," ucap Reynald.
Reynald membawa dua keranjang dorong yang berisi mainan yang Harry pilih. Ia tidak tau berapa juta yang harus ia keluarkan untuk semua mainan ini. Reynald menaikan satu alis nya saat melihat salah satu label harga mainan tersebut.
"Sepuluh juta, ini anak pintar sekali," batin Reynald.
Dugaan nya ternyata benar. Reynald menghabiskan ratusan juta hanya untuk mainan-mainan ini saja. Sebenarnya uang segitu tidak ada arti nya bagi Reynald tetapi karena ini Harry yang melakukan nya hal itu membuat nya heran saja, bisa-bisa nya anak kecil seperti Harry tau mainan mahal.
Setelah membayar semua nya. Reynald meminta pihak toko yang mengantarkan mainan Harry. Ia masih ingin berada di mall untuk membeli makanan atau lain sebagainya.
"Mau makan es krim," tanya Reynald.
"Mau," jawab Harry.
"Kau ada elergi tidak ya," ucap Reynald sambil menghubungi Reno.
"Hmmm ada apa," tanya Reno.
"Harry Elergi sesuatu tidak, es krim," tanya Reynald.
"Dia tidak bisa meminum atau memakan susu sapi, kambing atau sejenis nya. Susu mommy ku dan soya bisa. Kalau ingin membelikannya es krim yang dari buah-buahan saja," jawab Reno.
"Oh baiklah. Ya sudah aku juga sudah mengirim lam mainan yang Harry beli, dia membuat ku bangkrut," ucap Reynald.
"Hahaha kau salah membawa nya ke mall dia memang seperti itu," kata Reno.
Setelah mendapatkan informasi itu dari Reno, Reynald lebih berhati-hati pada bocah ini. Wajahnya memang sangat tampan dan menggemaskan tetapi otak nya sudah tau dengan uang, sudah tau mana barang mahal atau murah.
"Ini untuk Harry," ucap Reynald sambil memberikan satu mangkuk es krim.
"Terima kasih paman," kata Harry.
Jika sudah mendapatkan apa yang ia mau. Harry akan bersifat baik dan manis pada orang itu. Otak nya sudah tau jika ia bersifat baik orang itu akan membelikan apa saja yang ia minta.
"Anak yang manis," ucap Reynald.
"Reynald." Leo berjalan mendekati Reynald dan Harry.
"Rey," ucap Leo.
__ADS_1
"Ayah di sini juga," tanya Reynald.
"Sedang membeli sesuatu itu siapa anak mu? "
"Aku baru saja menikah mana mungkin mempunyai anak sebesar ini," kata Reynald.
"Oh ya sudah aku hanya ingin menyapa mu, Ku pergi dulu," ucap Leo.
"Tumben, biasanya ayah cuek, apa karena ibu tiri ku, ahkkkk aku tidak sabar melihat ibu tiri ku seperti apa," batin Reynald.
Hampir Sore hari mereka baru pulang ke rumah. Sesampainya di rumah Harry langsung berlari ke ruangan bermainnya. Tetapi sebelum itu Reynald keburu menangkap nya dan menciumi wajah bocah menggemaskan ini.
"Ahkkkk paman tidak mau." Harry berteriak sambil memukul wajar Reynald.
"Hahaha aku puas sekali, sudah ya masuk sana. Kau tidak mencium ku sebagai ucapan terimakasih," tanya Reynald.
"Mainan lagi," tanya Harry.
"Iya," jawab Reynald.
Cup... Satu kecupan manis mendarat di wajah Reynald, kecupan dengan harga yang sangat mahal. Lebih mahal dari kecupan wanita mana pun.
Reynald kembali masuk ke dalam kamar nya, hari ini ia semakin senang berada di dalam keluarga ini. Bahkan Reynald sudah tidak ingat akan tujuan awal nya.
Reynald mengerutkan dahi nya saat melihat cara berjalan Kayla, ia curiga jika terjadi sesuatu pada Kayla istri tercinta nya.
"Kenapa dengan mu," tanya Reynald.
"Aku tidak papa, hanya ada yang nyeri saja, kamu lupa siapa yang membuat ku seperti ini," jawab Kayla.
"Karena aku sayang, maafkan aku sayang aku tidak berniat melakukan hal ini pada mu, maafkan aku," kata Reynald.
"Sudah lah jangan sering meminta maaf, oh iya kapan kita pulang," tanya Kayla.
"Besok, Sebenarnya aku sangat nyaman di sini, tapi banyak yang harus aku kerjakan, jadi kita harus segera pulang," jawab Reynald.
"Sayang aku ingin segera mempunyai anak," kata Reynald.
"Sabar kita baru beberapa minggu melakukan hal. itu, tidak mungkin secepat itu," ucap Kayla.
"Tapi apa jangan-jangan aku...
"Kamu baik-baik saja, jangan pikirkan hal yang aneh aneh," kata Reynald.
"Hahaha kamu tau saja apa yang ingin aku katakan," ucap Kayla.
__ADS_1
"Sudah jangan kamu pikirkan lagi, aku tidak suka kamu berpikiran seperti itu, kamu istri ku yang normal dan baik-baik saja," kata Reynald.
Rasa cinta Reynald pada Kayla tampak nya semakin besar saja. Ia tidak tau kenapa Kayla bisa membuat hati nya seperti ini. Pelet cinta Kayla memang lah sangat besar.
Malam hari nya Reno dan Iqbaal berada di taman bawa sambil minum-minum. Mereka berdua sudah lama tidak menghabiskan waktu berdua seperti ini, Reno yang sering ke sana sini membuat mereka berdua jarang bertemu.
"Anak manja. Kau ingat dulu, kau pernah masuk ke dalam sana," kata Iqbaal.
"Hahaha iya iya, daddy masih ingat semua nya," tanya Reno.
"Masih lah bahkan aku tau proses pembuatan mu," jawab Iqbaal.
"Maksud daddy apa," tanya Reno.
"Aku salah bicara apa aku belum memberitahu mu ren."
"Belum seperti nya, daddy tau proses pembuatan ku, apa daddy mengintip mamah dan ayah," tanya Reno.
"Hahaha iya iya, maafkan daddy," jawab Iqbaal berbohong, ia tida mungkin mengatakan hal yang sebenarnya.
"Daddy memiliki otak mesum," ucap Reno.
"Andai kau tau, kalau aku melihat mu di buat dari awal sampai akhir, mamah dan ayah mu selingkuh di depan ku," batin Iqbaal.
"Oh iya mainannya Harry sudah bertambah banyak, kapan kau membelikannya," tanya Iqbaal.
"Bukan aku dad tapi Reynald, Reynald yang membawa Harry ke mall, ia tidak tau jika Harry tidak di batasi ia akan mengambil semua mainan yang ia mau," jawab Reno.
"Hahahaha kau tidak memberitahu nya, harusnya kau memberitahu Reynald akan hal itu, kasihan dia karena adik mu," kata Iqbaal.
"Tidak papa yah, aku senang bisa membelikan anak itu mainan, lagi pula aku mendapatkan hadiah juga dari nya," ucap Reynald.
"Reynald kau tau dari mana kami ada di sini," tanya Iqbaal.
"Dari mamah," jawab Reynald.
"Hadiah apa Rey," tanya Reno.
"Kecupan manis dari nya, hahaha aku mendapatkan nya. Aku sangat senang," jawab Reynald.
"Hahaha hanya itu, aku tanpa membelikan nya apapun dia sering mencium ku," kata Reno.
"Itu karena kau sudah dekat dengan nya. Reynald baru bertemu dengan nya maklum saja," ucap Iqbaal.
"Wah ayah membelah ku, liat saja aku akan mengambil Harry dari mu," kata Reynald.
__ADS_1