Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Reynald.


__ADS_3

"Kamu orang nya," tanya Kayla.


"Iya saya yang akan membantu nona," jawab Reynald.


"Siapa nama kamu," tanya Kayla.


"Nama saya Reynald nona, mari saya bantu bawak ke atas," jawab Reynald.


"Iya mohon bantuannya," ucap Kayla.


"Dia sangat tampan dan gagah, tapi suami ku tetap yang terbaik," batin Kayla.


Kayla sudah ada di dalam kamar, ia membiarkan Reynald keluar masuk apartemen nya untuk memindahkan barang-barang dari dalam mobil ke dalam apartemen.


"Dimana David, kenapa lama sekali," batin Kayla.


"Maaf sayang aku pulang malam, kamu tidak papa kan. Ayah meminta ku untuk menggantikan ku rapat." Kayla membaca pesan WA dari David.


"Iya aku tidak papa, setelah kamu selesai rapat bawakan aku makanan." Kayla membalas pesan itu.


Tok tok tok.. "Nona..."


"Iya tunggu." Kayla berjalan membuka pintu kamar nya.


"Iya ada apa," tanya Kayla.


"Semua nya sudah selesai nona," jawab Reynald.

__ADS_1


"Oh iya berapa biaya nya," tanya Kayla.


"Tidak nona, sudah di bayar tuan David. Saya permisi dulu," jawab Reynald.


"Baiklah, Terima kasih," kata Kayla.


Mata Reynald tertuju pada bodi seksi Kayla, ia tidak tau jika Kayla benar-benar sangat seksi. Bagi seorang hiper seperti Reynald hal itu sangat membuat hasrat nya naik.


"Iya nona, saya permisi." Reynald pergi meninggalkan Kayla.


Di rumah Iqbaal sudah kembali pulang ke rumah. Ia langsung menyambut tamu undangan penting nya yang telat datang karena ada suatu alasan.


"Maaf Jems," ucap Iqbaal.


"Iya tidak papa, bagaimana kabar mu," tanya Jems.


"Sangat cocok, jika dia belum menikah akan aku jodohkan dengan Rara," ucap Jems.


"Hahaha sayang nya dia sudah menikah. Bagaimana kalau dengan anak ku yang satu nya," kata Iqbaal.


"Daddy." Rara mencubit daddy nya.


"Hahaha iya sayang daddy bercanda. Mana anak mu lagi, kau kan produktif," tanya Jems.


"Tinggu sebentar aku akan panggil ke dua anak ku," kata Iqbaal dan pergi untuk memanggil Aziel dan Harry.


Kebetulan ke dua anak nya sedang bersama. Ia cukup terkejut melihat Harry dan Aziel duduk bersama. Mereka berdua tidak terlalu dekat tidak seperti Harry dengan Reno.

__ADS_1


"Abang punya uang," tanya Harry.


"Untuk apa, tumben kau mau duduk di pangkuan ku," tanya Aziel.


"Untuk membeli mainan. Abang apa Harry tampan," tanya Harry.


"Jujur kau jika sudah besar akan jauh lebih tampan dari ku, tapi untuk saat ini aku lebih tampan dari mu," jawab Aziel.


"Ziel ayo ikut daddy, bawa Harry juga," kata Iqbaal.


"Mau kemana ya," tanya Aziel.


"Sudah ikut saja jangan banyak tanya," jawab Iqbaal.


"Kalian meributkan ketampanan yang aku turun kan," tanya Iqbaal.


"Hahaha iya daddy, Terima kasih telah membuat kami tampan," jawab Aziel.


"Dia kenapa harus dia," batin Rara.


"Aku benci melihat nya," batin Aziel.


Reno berjalan masuk ke dalam kamar nya, ia membawa testpack untuk istri nya. Ia curiga jika Annisa sedang hamil, Annisa sudah beberapa kali muntah dan mengeluarkan rasa pusing di kepala nya.


"Kamu yakin mas," tanya Annisa.


"Iya coba saja, aku sangat penasaran," jawab Reno.

__ADS_1


Annisa masuk ke dalam kamar mandi sambil membawa testpack yang suami nya bawa. Di dalam hati kecil nya ia juga sangat berharap jika ia benar-benar hamil.


__ADS_2