Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Bertanggung jawab


__ADS_3

"Sayang dengarkan mommy, kenapa kamu tidak mah bertanggung jawab," tanya Alya yang harus turun tangan juga.


"Mommy aku tidak mau menikah dengan nya, dia bukan tipe ku, lagi pula aku tidak merasa melakukan nya dengan nya mom."


"Hey hey apa anak mommy pengecut seperti ini, sudah merasakan nya malah mengatakan tidak merasa melakukan nya," ucap Alya.


"Mommy aku tidak pengecut, aku tidak melakukan nya, aku berani bersumpah mom," kata Reno.


"Apa yang harus kau sumpahi, kau tidak lihat bagaimana kacau nya Annisa. Jika kau tidak melakukan nya, bagaimana mungkin Annisa sampai menangis seperti itu. Sayang dia wanita mommy juga wanita, jadi mommy tau bagaimana perasaannya saat ini."


"Mom...


"Diam dulu, dengarkan mommy berbicara. Bagaimana kalau dia hamil anak mu, anak kecil yang sangat tampan dan mirip dengan mu. Bagaimana kalau dia seperti Kayla dulu, yang tidak mendapatkan kasih sayang daddy nya. Mommy pernah berada di posisi itu dan rasa nya benar-benar sangat sakit sayang. Jika kau tidak mau bertanggung jawab kau bukan hanya menyakiti nya tetapi menyakiti mommy juga," kata Alya.


"Aku tidak mau mom."


"Mommy sangat kecewa dengan mu, sudah mommy sudah tidak bisa berbicara dengan mu lagi," ucap Alya.


"Mom, mommy." Reno tidak mungkin bisa berdiri karena ia tidak memakai pakaian.


"Mommy aku mau mom, iya aku mau menikah dengan Annisa. Jangan marah mom," ucap Reno.


"Kau serius mau bertanggung jawab," tanya Alya sambil membalik tubuh nya.


"Iya mom, hal yang membuat ku sangat takut kemarahan mommy, mommy tidak pernah marah pada ku. Bahkan saat aku bertengkar dengan daddy, mommy masih membela ku. Aku akan menikah dengan nya mom demi mommy."


Alya berjalan mendekati Iqbaal dan langsung memeluk nya, ia masih sangat bangga pada Reno yang masih mau bertanggung jawab meskipun hal itu menentang prinsipnya.


"Mommy sangat mencintai mu sayang," ucap Alya.


Siang hari nya, menikah berarti membongkar rahasia terbesar Iqbaal, karena sudah pasti Reno harus memakai nama ayah kandung nya bukan diri nya. Iqbaal merasa memang ini sudah waktunya, mau bagaimana lagi semua nya pasti akan terbongkar juga.


"Aku harap Reno tidak sadar akan hal ini, aku masih sangat takut jika dia marah pada ku." batin Iqbaal.


"Annisa kamu harus menghubungi orang tua, minta izin pada nya kalau kamu akan menikah," ucap Kayla.

__ADS_1


"Aku tidak bisa melakukan nya, mereka tidak peduli dengan ku. Aku sudah menghubungi mereka tetapi mereka tidak menjawab nya."


"Ya sudah tidak papa, hanya menikah siri, kamu tetap di sini saja ya," ucap Alya dan pergi ke tempat pernikahan.


Semuanya berjalan dengan cepat, Reno dan Annisa sudah resmi menikah, ntah apa yang Reno pikirkan ia sama tidak sadar jika ada nama Chika saat pernikahan nya. Tidak ada kebahagiaan di wajah Reno, ia tampak sangat tertekan. Kayla juga tidak ada di tempat itu, ia sedang menenangkan Annisa yang masih tampak sangat terpukul. Semua sudah berakhir Annisa, sudah jangan takut lagi, jika kamu hamil sudah ada kak Reno," ucap Kayla.


"Dia tidak sadar sayang," bisik Alya.


"Iya sayang, aku sangat bersyukur."


"Daddy bangga pada mu, aku sangat suka dengan sikap mu," ucap Iqbaal.


"Dad aku tidak bisa berpikir dengan baik, aku tidak mungkin bisa menjali pernikahan ini," kata Reno.


"Kau pasti bisa sayang, percaya pada daddy kau pasti bisa melewati semua ini, kau tau apa yang membuat pernikahan terasa sangat bahagia. Anak, buat istri mu hamil secepat mungkin, kau akan lebih senang mendapatkan kebahagiaan."


"Anak, ahkkk daddy gila. Aku saja tidak sengaja melakukan nya, bagaimana mungkin aku melakukan nya lagi. Itu sangat menjijikkan," kata Reno.


"Tunggu dulu, apa kau tidak merasakan keenakan saat melakukan nya, di junior mu itu," tanya Iqbaal.


"Daddy aku tidak merasakan nya, itu sebabnya aku bilang aku tidak merasakan nya. Apa junior ku sudah tidak sensitif."


"Tidak mau, sudah lah aku juga sudah menikah. Kau puas kan aku menikah."


"Kau tau sebenarnya aku tidak kecewa dengan mu, aku hanya pura pura kecewa, karena dengan ini kau bisa menikah. Mau kapan lagi kau bisa menikah," ucap Iqbaal.


"Jangan bilang mommy juga begitu," tanya Reno.


"Tidak sayang, kamu ada-ada saja, mommy mana mungkin pura-pura kecewa. Daddy dan anak sama saja, bobol dulu baru menikah."


"Sayang jangan mengingat nya," ucap Iqbaal.


"Hahaha percetakan Kayla, hahaha sekali cetak langsung jadi dad," tanya Reno.


"Hey hey kau tidak sopan, masuk ke dalam kamar mu, bawa Annisa juga dan cepat buat cucu untuk ku."

__ADS_1


"Jangan harap mempunyai anak dari nya, hahaha aku akan membuat nya kabur dari ku," kata Reno.


Reno berjalan masuk ke dalam kamar Kayla karena Annisa berada di dalam sana.


"Berhenti menangis, ayo ikut aku," ucap Reno.


"Kakak jangan kasar pada Nya," ucap Kayla.


"Iya adik ku sayang, mungkin ini doa dari mu juga," kata Reno.


"Hehehe doa ku hanya agar kau cepat menikah, untuk menikah dengan siapa aku tidak tau," ucap Kayla.


"Sudah ayo," Reno menarik paksa Annisa.


"Kak pelan-pelan anu nya masih sakit."


"Anu nya apa," tanya Reno.


"Itu nya, kan baru pertama kali melakukan nya," jawab Kayla.


"Halah dia hanya akting," ucap Reno.


Reno melemparkan Annisa ke atas kasur, bukan untuk melakukan nya lagi tetapi hanya untuk memberitahu peraturan yang harus ia jalani saat menjadi istri Reno.


"Kau tau aku menikah dengan mu, hanya terpaksa, kau jelek mana mungkin aku mau menjalin hubungan dengan mu. Dan kau tau penutup kepala itu membuat ku semakin jijik pada mu," ucap Reno.


"Apa salah ku pada mu, aku juga tidak berharap akan hal ini, jika kau tidak mau bertanggung jawab aku tidak papa."


"Jangan tunjukkan wajah melas mu, aku tidak suka dengan wajah itu. Menjadi istri seorang Reno Candrawanata tidak boleh lemah. Kau harus kuat menerima perlakuan kasar ku."


"Satu lagi, jika sedang bersama mu singkirkan ikat kepala jelek itu, atau aku akan memotong habis rambut mu, agar kau tidak perlu memakai nya lagi." ucap Iqbaal.


"Aku tidak bisa melepas kan nya," ucap Alya.


"Kau mau benar-benar memaksa ku melakukan hal kasar pada mu," kata Reno.

__ADS_1


"Lepas sekarang Annisa," bentak Reno.


Dengan terpaksa Annisa melepaskan penutup kepala nya, ia menarik nya sampai rambut panjang nya tergerai sempurna.


__ADS_2