
Beberapa hari telah berlalu Alya sudah di perbolehkan pulang, kehamilan Alya benar-benar tidak terduga untuk Iqbaal dan yang lainnya. Dengan ini Iqbaal belajar jika diri nya harus ekstra hati-hati.
"Sayang aku benar-benar menyesal, maafkan aku sayang," ucap Alya.
"Untuk apa kamu menyesal sayang, ini semua sudah takdir, ini pelajaran untuk kita agar lebih peka dan Berhati-hati," kata Iqbaal.
"Mommy Kayla kangen mommy." Kayla uang sudah beberapa hari ini tidak bertemu dengan Alya langsung memeluk Alya dengan erat.
"Maafkan mommy sayang, mommy gagal menjaga adik mu."
"Tenang sayang, made in Swiss gagal, kita akan membuat made in Hawai, agar anak kita memiliki kulit yang eksotis," ucap Iqbaal dengan nada yang bercanda untuk menghibur istri nya.
"Sayang jangan aneh-aneh," kata Alya.
"Nanti malam kita mulai sayang," bisik Iqbaal.
"Eh kamu lupa jika aku harus berhenti selama 2 minggu, jangan terburu-buru," kata Alya.
"Hehehe maaf sayang aku lupa, eh bercanda," Ucap Iqbaal.
Sementara itu dari satu minggu lalu, Reno sudah bersama dengan Bima ayah kandung nya. Awal nya Renon selalu menangis meminta pulang tetapi Bima selalu bisa mendiamkan Reno yang membuat Reno semakin terbiasa.
"Ayah Reno ingin bertemu dengan daddy, apa boleh," tanya Reno.
__ADS_1
"Boleh sayang tapi sebelum itu kamu harus bertemu dengan mommy baru kamu," jawab Bima.
"Mommy lagi," tanya Reno.
"Iya sayang mommy kamu, sudah ayo," jawab Bima.
Reno terlalu bingung dengan semua nya, ia sudah terlalu banyak mengenal mommy dalam hidup nya, dari Chika, Alya dan sekarang mommy dari ayah nya.
"Sayang ini anak mu," tanya Sofia.
"Iya sayang dia anak ku, Reno cium tangan tante," ucap Bima.
"Wah anak pandai," kata Sofia.
"Tidak papa, aku masalah akan hal itu," jawab Sofia.
Sementara itu baru beberapa hari Kia meninggal kan nya sendiri, Fahri sudah merasakan hampa di hati nya, Kia benar-benar masih memenuhi pikirannya. Ia sudah mencoba melupakan Kia dengan bertemu teman-teman nya tetapi percuma saja hal itu malah membuat nya semakin stress.
"Kita putus," untuk Fahri.
"Kenapa kamu sudah mempunyai rasa pada istri mu," tanya Widya.
"Aku tau kau hanya memanfaatkan ku, kau tidur dengan sembarangan pria dan aku sudah muak dengan mu, aku sakit kau dimana," jawab Fahri.
__ADS_1
"Aku, akkuu...
"Sudah aku minta jangan ganggu hidup ku lagi," Fahri pergi meninggalkan Widya.
Ntah kenapa Fahri malah membawa mobil nya ke rumah Kia, padahal ia tidak ada niat untuk ke rumah itu.
"Ahhh dimana otak ku," ucap Fahri sambil memukul stir mobil nya.
Karena sudah dekat Fahri memutuskan untuk tidak putar balik, tidak masalah mengunjungi istri nya sendiri.
"Fahri," ucap Azka.
"Paman." Fahri memeluk Azka.
"Paman kata mu, aku papah mertua mu," ucap Azka.
"Hehehe aku lupa, dimana istri ku pah," tanya Fahri.
"Di kamar nya mungkin, kalian sudah menyelesaikan masalah kalian kan, sudah jangan marah lama-lama," ucap Azka.
"Iya papah maaf telah membuat Kia pulang, aku akan memperbaiki semua nya," kata Fahri.
"Halah paling kau sudah tidak tahan tidak mendapatkan jatah," kata Azka.
__ADS_1
"Hehehe papah tau saja, kita laki-laki normal paman."