Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Aziel terkena masalah


__ADS_3

"Maaf ibu ibu, saya tidak membuka lowongan perjodohan," ucap Aziel sambil tersenyum manis.


"Hahaha kau terlalu tampan sampai guru saja tertarik pada mu," bisik Zikri.


Karena pelajaran di tiada kan, Zikri bisa membawa Aziel berkeliling sekolah. Wajah tampan nya membuat semua orang terpanah, tidak ada yang bisa berkedip saat melihat Aziel melintas di depan mereka. Belum lagi Aziel selalu menebarkan senyuman manis ke semua orang.


"Itu Aziel," ucap Lia.


"Iya dari tadi aku sangat sulit mencari nya," kata Meli.


"Aku beruntung bisa mengenal pria setampan itu."


Semua orang menatap ke arah mereka berdua, mereka kira Meli dan Lia sedang halu karena kenal dengan Aziel.


"Minggir," teriak seorang wanita, ia sangat kesal pada Aziel, karena semenjak kedatangan Aziel tadi sekolah menjadi kacau tidak tertetib.


"Hey kau wanita ular," ucap Zikri.


"Kau memanggil ku wanita ular," kata wanita itu sambil mendekati Zikri dan Aziel.


"Zikri dia siapa, dia sangat galak," kata Aziel.


"Dia wakil ke tua OSIS, tapi gaya nya seperti ke tua," ucap Zikri.


"Kau memang ular, kau tidak melihat para wanita sedang melihat pria tampan. Datang kau yang tidak jelas membuat semua orang terganggu."

__ADS_1


"Tampan siapa yang tampan di sini, kau atau dia, pria yang sok tampan dan pintar," kata wanita itu.


Aziel yang awal nya tenang menjadi naik pitam saat wanita itu malah meragukan ketampanan dan kepintarannya.


"Hey kau wanita jelek, apa mata mu tidak bisa melihat dengan jelas. Atau mata mu katarak sehingga tidak bisa meminta wajah ku dengan benar. Dan apakah kuping mu tuli, kau tidak mendengar aku kuliah dimana," ucap Aziel.


"Aku tidak melihat dan mendengar nya, kenapa kau marah," kata wanita itu dan pergi meninggalkan Aziel.


"Gila," ucap Aziel.


"Apa kata mu," tanya Wanita itu.


"Aku bilang gila, kenapa kau tidak Terima," jawab Aziel.


"Kau yang gila, gila pujian." Wanita itu pergi meninggalkan Aziel.


"AHkkkk gila," teriak Aziel.


Zikri bingung harus berbuat apa, ia kasihan dengan Aziel yang malah berurusan dengan wanita bar bar itu tapi di sisi lain ia juga harus menahan tawa nya saat wajah Aziel terkena siraman dari wanita bar bar itu.


"Zikri kau harus bertanggung jawab," ucap Aziel.


"Kalian bubar lah, tuan tampan sedang terkena masalah," kata Zikri.


Aziel memutuskan untuk pulang ke rumah, mood nya langsung jelek seketika setelah apa yang terjadi pada nya.

__ADS_1


"Aku sangat membenci nya," ucap Aziel.


"Sabar Aziel wanita itu memang seperti itu."


"Siapa nama nya," tanya Aziel.


"Kenapa kau menanyakan nama nya, kau mau mendekati nya?"


"Najis," ucap Aziel.


...***...


"Ahkkkk aku dimana," ucap David.


"Kau di rumah ku," kata Kiki.


"Aku mabuk," tanya David.


"Iya kau mabuk, kau hampir tidur dengan wanita lain."


"Hanya hampir kan, aku mau menikah, jangan sampai aku tidur dengan wanita lain," kata David.


"Hmmm seperti nya, aku tidak tau juga. Aku membawa mu pergi dari bar, kau sudah mabuk," ucap Kiki.


David berharap jika ia tidak tidur dengan wanita lain. Benih nya tidak boleh tertanam pada wanita lain selain Kayla seorang.

__ADS_1


__ADS_2