
"Makan yang banyak kau tidak boleh kurus kering untuk mendapatkan perhatian Kia," ucap Azka sambil mengambilkan makanan untuk Fahri.
"Terima kasih paman, perhatian mu sangat jauh di bandingkan dengan perhatian yang ayah ku berikan," kata Fahri.
"Sudah jangan membandingkan siapapun, ayah mu pasti sangat menyayangi mu."
"Atau sayang menyayangi keponakan nya," ucap Fahri.
"Fahri sudah cepat habiskan makanan mu," ujar Kirana.
"Paman boleh aku meminjam satu mobil mu," tanya Fahri.
"Mau kemana kau, kau tidak boleh kemana-mana sebelum pernikahan mu selesai," tanya Bayu.
"Boleh paman."
"Kau tida dengan kata ayah mu, mau kemana kau," tanya Azka.
"Aku ingin membeli hadiah untuk calon istri ku," jawab Fahri.
"Pergi lah, ingat waktu dan jangan membuat ayah mu marah," kata Azka.
Setelah kepergian keluarga Bayu, kini Kia yang sudah bersiap-siap untuk pergi bersama Rian, mereka berdua masih menjalin hubungan terlarang ini.
__ADS_1
"Ayah aku juga mau keluar, nanti sore pasti aku pulang," ucap Kia.
"Jangan berbuat aneh-aneh Kia, ayah percaya pada mu."
Setelah mendapatkan izin dari Azka, Kia langsung pergi menuju kampus tempat Rian kuliah. Ia menunggu Rian di salah parkiran kampus.
Mata Kia terbelalak saat melihat Fahri sedang bermesraan dengan wanita lain, Kia merasa sangat kesal karena Fahri sangat baik pada wanita itu, padahal dengan nya Fahri sangat kasar.
"Sayang buka sayang," ucap Rian.
"Eh maaf sayang." Kia keluar dari mobil untuk menyambut pacar nya.
"Sayang aku sangat merindukanmu." Rian memeluk Kia dengan erat.
Ini yang di sukai Kia dari Rian yang membuat Kia tidak bisa meninggal Rian begitu saja, Rian sangat perhatian dan lembut pada Kia. Rian juga selalu tau apa saja yang Kia ingin kan.
"Sayang itu," ucap Rian.
"Iya aku tau, biarkan saja. Jika aku melabrak nya aku juga sedang bersama mu, dia seperti ular yang bisa membalik kan semua fakta," kata Kia.
Chika datang kembali ke rumah Iqbaal untuk menemui anak kesayangannya Reno. Reno yang melihat mommy nya langsung berlari memeluk Chika.
"Mommy kemana saja," tanya Iqbaal.
__ADS_1
"Mommy menjemput paman Bima sayang, paman sangat ingin bertemu dengan mu," Ucap Chika.
"Bima," ucap Iqbaal.
"Maaf bal, aku datang kembali aku sangat ingin bertemu dengan anak ku," kata Bima.
Iqbaal sadar jika Bima pasti sangat merindukan darah daging nya, ia merasa terlalu egois jika tidak mengizinkan Bima untuk bertemu dengan anak nya.
"Masuk lah, pasti Reno juga sangat ingin bertemu dengan mu," ucap Iqbaal.
"Paman," teriak Reno dan langsung berlari memeluk Bima.
"Sayang, paman sangat merindukan mu," ucap Bima dengan memeluk Reno dengan sangat erat.
Bima kau boleh membawa Reno untuk beberapa hari bersama mu, tapi ingat jaga dia dengan sangat baik dan jangan memberikan pengaruh buruk pada nya," ujar Iqbaal.
"Iya bal, Terima kasih atas kepercayaan mu," ucap Bima.
"Reno mau ikut dengan paman," tanya Bima.
"Mau paman, Reno mau dengan mommy juga," jawab Reno.
"Iya sayang, dengan mommy juga, kita akan pergi bersama-sama," ucap Bima.
__ADS_1
Setelah mengantarkan putra nya pergi Iqbaal berjalan masuk ke dalam kamar nya, hari nya saat ini sangat lelah dan ingin beristirahat sambil memeluk istri kesayangan nya.