
"tu yang bener jewer telinga nya" si galak singa itu terus ngebacot , dengan tatapan tajam
"Ngapain lo nyuruh" ujar ku lalu mengejek dengan lidahnya
"Jewer yang bener atau gue yang jewer telinga nya hingga copot" ujarnya dengan tajam
"Bagi aku uang jajan dulu"ujar ku sambil menatap sinis
"Enggak!!!!"
Gue senyum selebar-lebarnya pada Alvin, yang membuat Alvin kebingungan
"Kalau Lo gakau kasih uang jajan maka aku akan ngasih tau kalau ketua kelas sok galak seperti singa tidur nya kayak-"
"Sekali Lo ngomong gue enggak akan kasih uang salam Lo" ujar nya dengan tajam
"Oh ya"
"Woy teman² ternyata si ketua kelas dia-
Mpppph!!!"
Tangan Alvin menutup mulutku dengan tangannya yang membuat gue susah napas. Alvin menatap gue dengan tatapan sebencian sedunia
"kenapa keesha" tanyak Alno Leon nama panggilan Alno dia sahabat Alvin si galak singa dengan tatapan heran
Gue cuman bisa cengar cengir tersenyum "gak papa kok Alno "ujar ku dengan penuh perhatian
__ADS_1
"Hy .......Lo ngapain senyum² terlalu manis tau , entar aku diabetes lagi " ujar nya Alno Dengan terkekeh
"Ajiirr,,!!! " Alno memekik dan aku tertawa dengan itu juga gak ada yang lucu juga sih tapi hy lihatlah tampang si galak singa makanya begitu tajam mendengar ocehan kami
"Lo tau lagi di hukum ,emang Lo mau gue tambahin hukumannya" ujar si Alvi
"Lo juga Alno ini kan bukan jam istirahat kenapa. Lo keluar juga dan hari ini kan gue gak kasih tugas buat Lo "
Bayangin deh gimana sama si Alvin ngomel ngomelnya sama Alno tapa basa basinya tapi tatapan nya ke aku gimana coba....
"Ya maap , habis teriakan keesha menggetarkan jiwa dalam hati gue"
Sontak aku tertawa detik itu juga
" Aaaaawww"
Alvin menjewer telinga ku y kencang aku merasa telinga ku ini hampir copot dan pastinya dan sangat merah
"Ya udah , makanya yang bener dong lagi di hukum juga" ujar Alvin dengan mata sinis
" Gua di hukum juga gara² Lo gak bangun bin gua" ujar ku dengan sangat kesal
Iya,,,,,iya,,, jadi gini tadi pagi Alvin tidak membangun kan ku justru meninggalkan yang masih dalam keadaan tidur ya akhirnya gue terlambat apa lagi Alvin sengaja tidak meninggalkan uang jajan,ya aku terpaksa tidak bisa baik texsi ya gue akhirnya gue jalan kaki hehe.....
Oooh ya kalian sekarang pasti bingung?!!!
Jadi gini, dua Minggu yang lalu aku dan Alvin resmi menikah,"menikah" ya menikah gak salah baca kok
__ADS_1
Kami menikah atas perjodohan konyol orang tua kami.sumpah konyol banget dan lebih konyol lagi kami tinggal bersama di sebuah rumah yang di dalamnya hanya ada dua kamar tapi sayang nya satu kamar lagi terkunci
"Makanya kalau tidur itu gak usah kayak orang mati" kata Alvin dengan mata sinis
Aku menain turun alis , lalu aku sengaja menginjak kakinya dan itu berhasil yang membuat Alvin mengaduh kesakitan
"Lo gila ya" ucap nya tajam
Aku hanya cengar cengir lalu merogoh saku seragamnya dan mendapatkan uang lima puluh ribu ya gue ambil aja
"Uangnya buat gue semua ya" kata ku
Alvin hanya diam dengan bola mata nya menatapku dengan tajam yang sebelumnya belum pernah ku lihat
"Apa Lo gak nyadar apa yang lo lakuin"ujar Alvin
"Kenapa"
"Lo ngerogoh saku gue itu membuat-"
"Buat apa"
Dia tampak sangat kesal
"Lupakan aja"
Jika kalian senang dengan cerita ini bilang ya biar saya sambung kan dan satu lagi jgn lupa vote yang banyak karena itu penting buat saya
__ADS_1
Terima kasih
Sampai jumpa