
"Akhhhhh sakit Fahri, perlahan." Teriak Kia.
"Sayang sakit kata mu, sakit kata mu sakit mana dengan apa yang kau lakukan pada ku dulu," ucap Fahri dengan terus menghentak nya dengan sangat kasar.
"Fahri aku tidak kuat," Kia berusaha mendorong Fahri dari atas tubuh nya tetapi bukan nya menyingkir Fahri malah mendudukkan nya di atas tubuh Fahri, posisi ini benar-benar sangat menyiksa Kia.
Setelah 1 jam berlalu akhirnya Fahri menghentikan aksi gila nya karena ia sudah hampir menunju puncak nya.
"Jangan harap kamu hamil dulu Kia," Ucap Fahri yang mengeluarkan nya di luar.
Setelah puas melakukan nya dengan istri nya Fahri berbaring di samping tubuh Kia sambil memeluk tubuh Kia.
"Berhenti menangis, aku tidak mau kau menganggu tidur ku," ucap Fahri sambil mengusap rambut dan pundak Kia dengan lembut.
"Kenapa Fahri, kenapa kau tidak selembut ini saat melakukan nya dengan ku," batin Kia.
Fahri mengecup dahi Kia sebelum ia terlelap karena kelelahan, Kia masih bisa belum tidur karena bagian inti nya terasa berdenyut dan sangat perih.
__ADS_1
Di rumah Iqbaal Reno sudah kembali, liburan nya bersama Chika dan Bima benar-benar sangat menyenangkan, ia berlari mencari daddy nya karena ia sangat merindukan Iqbaal.
"Daddy," Reno berlari dan melompat memeluk Reno.
"Anak daddy sudah pulang, kau lama sekali pergi nya, daddy sangat merindukan mu sayang." Iqbaal menciumi wajah Reno.
"Daddy geli aku tidak suka, kenapa mommy Alya suka daddy cium," kata Reno
"Karena mommy Alya mu sangat bucin pada daddy sayang, bagaimana liburan mu apa menyenangkan?"
"Sangat menyenangkan, tapi Reno ingin liburan bersama daddy, kapan kita liburan dad. Oh iya dad Reno mempunyai panggilan baru untuk paman Bima." ucap Reno.
"Ayah, Reno memanggil paman Bima ayah," jawab Reno.
"Ohh bagus lah, kau memang harus memanggilnya ayah, tapi tetap siapa daddy mu," ucap Iqbaal.
"Daddy daddy Reno, Reno sangat sayang daddy." Reno mencium wajah Iqbaal.
__ADS_1
"Daddy juga sangat sayang dengan Reno, jangan sampai Reno membuat daddy kecewa," ucap Iqbaal.
Setelah bertemu dengan daddy nya Reno langsung berlari masuk ke dalam ruang bermainnya, di sana sudah ada Kayla dengan berbagai macam boneka nya.
Reno menunjukan aura kebencian pada Kayla, Chika benar-benar sukses mencuci otak anaknya dalam beberapa hari saja.
"Kayla jangan dekat-dekat dengan mainan ku, kau tetap di sana," kata Reno.
"Kenapa kak, aku ingin bermain dengan mu," tanya Kayla.
"Aku bukan kakak mu, kau jahat kau mau mengambil daddy ku," jawab Iqbaal.
Mulai hari itu Reno sama sekali tidak mau dekat-dekat dengan Kayla dan ia sangat melarang Kayla menyentuh mainannya.
Siang menjelang sore Fahri terbangun dari tidurnya, ia sangat senang dapat mengambil kesucian milik Kia, apalagi Kia sendiri yang memohon pada nya agar diri nya mengambil hal itu.
"Sakit Kia apa rasa nya sakit, bagaimana aku dulu Kia. Kau menyiksa ku, kau mempermainkan ku, kau benar-benar jahat Kia," ucap Fahri.
__ADS_1
Fahri membawa Kia masuk ke dalam kamar mandi, Kia yang masih terlelap tersentak kaget ketika Fahri meletakkan nya di badhup yang berisi air hangat.
"Itu akan membuat tubuh mu rileks, aku tidak kau mati sebelum aku puas menikmati tubuh mu, karena milik mu juara antara wanita yang pernah aku tiduri." Fahri mengecup bibir Kia dengan lembut.