Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Di culik


__ADS_3

"Hahaha bagus jangan buat abang mu terus mengejek mu. Ejek saja dia," kata Iqbaal.


"Daddy sudah siap kan, bisa aku mengambil Harry, aku ingin membawa Harry bersama ku," tanya Reno.


"Sudah selesai kok, sudah bawa lah dia pergi, tapi ingat jangan membuat nya terkena sinar matahari secara langsung," jawab Iqbaal.


"Ya sudah aku pergi dulu, ayo sayang." Reno membawa Kayla dan Harry mengelilingi Kebun Raya itu.


Mereka bertiga bersenang-senang di dalam Kebun raya itu, mereka tidak tau jika ada bahaya yang sedang mengancam mereka, bahaya yang tidak pernah mereka duga sebelumnya.


"Hahaha itu mirip abang," ucap Harry saat melihat kudanil."


"Hahaha kau benar Harry, dia gemuk seperti abang mu," kata Kayla.


"Kalian berdua benar-benar ya, sudah lah aku menyerah, aku yang selalu kalian jadikan tumbal," kata Reno.


"Hahaha kamu tadi sering mengejek kami berdua kan sekarang rasakan sayang. Rasakan pembalasan kami berdua," kata Kayla.


"Abang aku lapar, mau pisang itu," ucap Harry.


"Harry itu untuk burung nanti kamu lapar kita makan dulu," kata Reno.


"Sudah berikan saja satu pisang itu, di sini kalau mau makan seperti nya harus keluar dulu dari sini."


"Ya sudah ini pisang nya. Kau sudah seperti monkey saja," kata Reno.


Setelah selesai berkeliling di kebun binatang itu, mereka berdua pergi ke salah satu makanan cepat saji. Reno berdua malas mampir ke cafe atau restoran. Reno ingin makan di mobil bersama Harry dan istri nya.


"Sudah tidak ada lagi," tanya Kayla.


"Tidak ada sayang, aku itu saja," jawab Reno


Reno merasa heran kenapa lama sekali makanan mereka keluar. Padahal biasa nya tidak selama ini.


"Apa belum selesai," tanya Reno.


"Tunggu sebentar lagi pak," jawab seseorang di dalam sana.


Tak lama pesanan mereka datang dan mereka berdua pun pergi meninggalkan tempat itu. Reno membawa mobilnya ke salah satu taman kota karena mereka ingin makan di sana.


"Kita di danau saja ya," kata Kayla.

__ADS_1


"Tidak sayang, ini sudah siang pasti panas. Kasihan Harry sudah lebih baik kita makan di sini saja," jawab Reno.


Reno memberikan makanan untuk Harry setelah itu ia memakan makanan milik nya. Sebenarnya Reno tidak suka makanan cepat saji tetapi sesekali menurut nya tidak masalah, ada beberapa makanan yang masih bisa di makan meskipun tidak terlalu enak.


Berbeda dengan Reno Annisa malah sangat lahap, ia sangat suka dengan makanan seperti ini, apalagi semua makanan yang ia pesan adalah makanan favorit nya.


"Dia tertidur saat sedang makan," kata Reno.


"Iya mas, aneh sekali," ucap Annisa. 'Reno tidak tau ada hal yang membuat adik nya tertidur secara tiba-tiba.


Tak lama Reno juga merasakan hal yang sama, tanpa sadar Reno mulai memejamkan mata nya dan ia mulai tertidur. Annisa semakin merasa aneh juga dengan diri nya, ia mulai banyak menguap dan Annisa menyusul Reno dan Harry.


"Target sudah masuk ke dalam rencana."


"Hahaha bagus bawa mereka ke tempat kita," ucap Leo.


Semua itu itu langsung mendekati mobil Reno, kemudian mereka membawa Reno dan yang lainnya pergi dari tempat itu.


Reno dan yang lainnya dibawa ke suatu tempat yang cukup jauh dari perkotaan. Di sana mereka di Ikat di tempat kosong yang sangat luas.


"Bawa anak itu ke perusahaan, berikan pada Reynald," ucap Leo.


"Baik tuan." Mereka langsung membawa Harry ke perusahaan.


"Harry," ucap Reynald dan langsung mendekati Harry, ia mengambil Harry dari mereka semua.


"Kalian kenapa anak ini bisa bersamamu dengan kalian," tanya Reynald.


"Tuan leo yang meminta kami untuk membawa nya bersama anda."


"Ayah," ucap Reynald. Reynald tidak bisa menghubungi ayah nya karena handphone nya sendiri sudah ia banting.


Dengan perasaan yang cemas Reynald menunggu Harry bangun, tetapi Harry tidak bangun juga. Ia juga tidak mungkin membawa Harry pulang.


"Reno maafkan aku ren," ucap Reynald.


Saat ini Reynald dalam pilihan yang sulit. Ia bingung harus memilih yang mana, menyelamatkan Reno dan mengkhianati ayah nya atau membiarkan Reno dan Annisa begitu saja.


"Paman," ucap Harry sambil membuka mata nya.


"Sayang Harry, Harry tidak papa," tanya Reynald.

__ADS_1


Harry menggelengkan kepala nya. Ia tampak kebingungan karena tiba-tiba berada bersama dengan Reynald, padahal beberapa jam yang lalu ia bersama dengan abang nya.


"Dimana abang," tanya Harry.


"Abang kamu sedang pergi, sekarang kita pulang yuk," jawab Reynald.


Sepanjang perjalanan Reynald terus melihat ke arah Harry, ia tidak sanggup jika melihat Harry menangis, bersedih karena kehilangan Reno. Ia sangat tau Reno dan Harry sangat dekat.


"Paman kenapa," tanya Harry.


"Tidak papa," jawab Reynald.


Sesampainya di rumah Reynald langsung ke kamar Kayla, ia membangun Kayla dan menyertakan Harry pada Kayla.


"Sayang kenapa Kayla ada di sini," tanya Kayla.


"Sayang maafkan aku, hiks hiks hiks." Reynald menangis sambil memeluk Kayla, hal itu membuat Kayla dan Harry kebingungan.


"Kamu kenapa sayang," tanya Kayla.


"Ayah menculik Reno dan Annisa ayah memiliki dendam pada mereka," jawab Kayla.


"Apa!!! ba..bagaimana bisa?"


Reynald mengusap air mata nya. Ia sudah memutuskan suatu hal. Yaitu menyelamatkan Annisa dan Reno, ia lebih memilih mereka berdua karena keluarga yang telah membuatnya bahagia, yang membuat arti apa itu keluarga.


"Aku akan menyelamatkan mereka," kata Reynald.


"Kamu yakin, tapi itu ayah mu," tanya Kayla.


"Aku yakin, jangan beritahu pada siapapun aku yang akan menyelamatkan mereka," jawab Reynald.


Dengan cepat Reynald langsung pergi mencari Reno dan Annisa, ia tidak tau mereka berdua berada dimana, ayah nya juga tidak akan memberitahu dimana Reno dan Kayla berada.


Kayla tidak mungkin membiarkan Reynald begitu saja. Ia sangat khawatir Reynald, dari wajahnya Reynald sangat merasa bersalah dan kebingungan. Kayla ingin menunggu Reynald beberapa saat jika sampai sore belum pulang baru lah ia ingin memutuskan untuk meminta bantuan seseorang.


"Aku percaya dengan kamu sayang," kata Kayla.


Di rumah Iqbaal merasa aneh karena Reno dan Kayla tidak ada kabar. Ia sudah menghubungi pihak perusahaan dan di sana tidak ada Reno dan yang lainnya.


"Aku tidak bisa begini." Iqbaal memutuskan untuk pergi mencari Reno dan yang lainnya. Ia takut terjadi sesuatu hal pada mereka bertiga.

__ADS_1


"Ahkkhg Kepala ku pusing," ucap Reynald yang ingin memegang kepala nya tetapi tidak bisa karena tubuh dan tangan nya di ikat.


"Apa-apaan ini," teriak Reno yang juga membangunkan istri nya.


__ADS_2