Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Bertemu


__ADS_3

Raffi langsung mengantarkan Vania pulang ke rumah, ia tidak mau terlalu lama membawa anak orang pergi dari rumah, bisa bisa ia di tuduh sebagai penculik anak gadis orang.


"Dimana rumah mu," tanya Raffi.


"Rumah ku di rumah keluarga Winarta, bapak tau?"


"Apa!! kau anak keluarga Winarta," tanya Raffi.


"Tidak bapak, aku hanya keponakan mereka," jawab Vania.


"Kamu tau Annisa," tanya Raffi.


"Iya tau istri dari kak Reno," jawab Vania.


"Dia itu adik ku, adik angkat ku," kata Raffi.


"Apa!! mana mungkin bisa, bagaimana mungkin," tanya Vania.


"Ya bisa, aku juga terkejut kau berasal dari sana, ok aku sekaligus ingin bertemu dengan Annisa," jawab Raffi.


"Dunia ternyata sempit ya pak," kata Vania.


"Hahaha iya kau benar, Dunia memang terasa sangat sempit sekali," ucap Raffi.


Sesampainya di rumah Raffi dan Vania masuk ke dalam. Annisa terkejut melihat kedatangan kakak nya, padahal kakak nya tidak pernah tau rumah ini sebelumnya.


"Kakak," ucap Annisa.


"Hay Annisa," kata Raffi.


"Raffi kau datang, kenapa tidak mengatakan pada ku," tanya Reno.


"Aku tidak sengaja datang ke sini, tadi aku hanya ingin mengatakan Vania pulang eh ternyata dia tinggal disini," jawab Raffi.


Raffi berjalan mendekati Reno, ia merasa ada yang aneh pada Reno yang tidak banyak bergerak. Dari tangan dan wajahnya terlihat jelas Reno memiliki beberapa luka.


"Kau habis kecelakaan," tanya Raffi.

__ADS_1


"Iya aku habis kecelakaan, hanya luka kecil," jawab Reno.


"Bagaimana mungkin bisa, kau tidak hati-hati ya," tanya Raffi.


"Ya bisa karena sudah musibah, aku kecelakaan nya di dekat kantor, saat itu aku sedang teleponan, dan aku tidak sadar jika dari belakang ada mobil, nah saat aku belok aku tidak menghidupkan lampu dan akhirnya aku di tabrak dari belakang dan mobil ku terdorong ke selokan."


"Lalu yang menabrak mu bagaimana," tanya Raffi.


"Dia si tidak papa, sudah di bawa ke rumah sakit jadi semua sudah aman," jawab Reno.


"Raffi kau dekat dengan Keponakan ku," tanya Reno.


"Lagi mendekati nya, tida papa kan?"


"Aku si tidak papa dia masih SMA kau tidak masalah kan, sifat nya masih labil," kata Reno.


"Tidak kok, aku rasa dia cukup dewasa, aku malah guru nya di sekolah nya."


"Kakak jadi guru, aku pikir kakak bekerja di perusahaan ayah," kata Annisa.


"Hahaha iya dua dua nya, aku hanya ingin mendekati anak ku, mantan istri ku juga bekerja di sana, jadi demi bisa bertemu dengan nya aku bekerja di sana," jelas Raffi.


"Selingkuh dari mana aku hanya di jebak oleh teman nya, aku tidak selingkuh dengan siapapun," ucap Raffi."


"Jelaskan lebih detail aku ingin mendengar semua nya," kata Reno.


"Begini aku jelaskan semua nya."


Flashback..


Malam ini Raffi pergi membeli kejutan untuk istri nya, sudah beberapa hari ini hubungan nya dengan Tina sudah tidak membaik, semua ini karena pekerjaan Raffi yang kurang untuk mencukupi kebutuhan keluarga nya. Raffi sudah lama menyisihkan uang untuk membelikan kejutan untuk istri nya itu, ia sangat berharap dengan ini hubungan nya dengan Tina bisa lebih baik.


"Berapa mbak tas ini," tanya Raffi.


"1.5 juta," jawab pelayan toko.


Bagi yang lainnya 1.5 juta bukan lah uang yang banyak tetapi waktu untuk uang segitu termasuk uang yang cukup banyak untuk Raffi, karena memang ia sudah menabung Raffi tidak banyak berpikir, ia langsung membeli tas itu untuk istri tercinta.

__ADS_1


Raffi langsung pulang ke rumah saat sudah mendapatkan tas itu, ia sangat senang bisa memberikan hadian mahal untuk istri tercinta nya. Sesampainya di rumah Raffi langsung masuk ke dalam rumah untuk mencari istri nya tetapi istri nya sama sekali tidak ada di rumah.


"Untuk mu mas, aku keluar sebenar." Raffi membaca surat dari samping sebuah kopi hitam.


"Oh sedang keluar."


Sambil menunggu istri nya Raffi meminum kopi itu sampai habis, beberapa menit kemudian tubuh nya terasah panas. Wajahnya memerah dan mata nya mulai kebingungan mencari wanita, di otak Raffi saat ini hanya wanita ia tidak tau kenapa sampai seperti ini.


Raffi merasakan ada seseorang wanita di belakang nya yang Tiba-tiba Memeluk nya Raffi yang sudah hampir gila langsung menyerang wanita itu. Ia tidak bisa melihat dengan jelas siapa wanita itu.


"Tina," ucap Raffi.


"Hmmmm." Gumam wanita itu.


Karena Raffi pikir wanita itu memang istri nya Raffi langsung membawa wanita itu ke dalam kamar. Hal yang menghancurkan segalanya pun terjadi pada malam itu.


Tina yang memang sedang keluar baru kembali ke rumah, telinganya langsung mendengar hal yang Tidak asing di telinga nya. Ia mendekati arah kamar dan melihat semua nya. Raffi suaminya sedang tidur dengan sahabat nya sendiri. Dengan cepat Tina berlari meninggalkan rumah bersama anak nya yang masih kecil.


Pagi hari nya baru lah Raffi sadar jika wanita itu bukan istri nya. Ia tidak tau kenapa semua itu terjadi tanpa kehendak nya. Sejak saat itu Raffi dan Tina tidak pernah akur. Raffi sudah menjelaskan semuanya pada Tina dan Tina tidak percaya akan penjelasan Raffi. Mereka berdua berpisah dengan hak asuh jatuh ke tangan Tina, karena memang di lihat dari bukti Raffi yang salah.


Padahal yang menjebak Raffi adalah sahabat Tina sendiri. Orang yang mereka berdua percaya, bukannya menjelaskan semuanya sahabat Tina malah memperkeruh suasana.


Flashback selesai.


Reno hanya bisa menganggukkan kepala nya mendengar cerita dari Raffi. Reno dapat mengambil kesimpulan jika harus tetap berhati-hati meskipun pada orang terdekat dan terpercaya. Tidak ada yang tidak mungkin di Dunia ini.


"Aku baru tau cerita lengkap nya kak," kata Annisa.


"Sebenarnya aku tida mau mengingat nya lagi tapi sudah lah banyak sekali orang yang menuduh ku selingkuh padahal sebenarnya akun tidak ada niat untuk melakukan itu, aku hanya korban," ucap Raffi.


"Iya Raffi sabar lah, semua itu sudah ada di garis takdir. Mungkin istri mu selanjutnya Vania atau gadis lainnya."


"Mungkin saja, tapi untuk saat ini aku hanya ingin bertemu dengan anak ku, aku sangat merindukannya," kata Raffi.


"Sabar kak, pasti akan bertemu aku yakin itu," ucap Annisa.


Setelah menceritakan semua nya Raffi merasa lebih tenang, ia sangat senang ada orang yang mau mendengar ceritanya. Sebelum nya Raffi tidak pernah menceritakan masa lalu nya pada siapapun. Karena memang tidak ada wadah mau mendengar semua cerita nya.

__ADS_1


Setelah itu Raffi memutuskan untuk pulang ke rumah. Ia juga punya tugas untuk memantau mamah tiri nya agar tidak sembarang menyewa berondong kesukaan nya.


__ADS_2