
"Sudah sore mas, kamu tidak jadi kerja," tanya Kayla.
Reynald membalik tubuh istri nya agar Kayla menghadap ke arah nya tidak hanya itu Reynald juga merapihkan rambut Kayla yang sedikit berantakan. Kayla tersenyum melihat Reynald yang mulai memperhatikan setiap detail kecil diri nya. Pria bucin memang berbeda.
"Kayla kamu cantik seperti ini," kata Reynald.
"Aku memang cantik, kamu baru tau," ucap Kayla yang sudah kebal dengan ucapan manis Reynald.
"Mulai percaya diri nya. Apalagi kalau kamu mau di atas, pasti akan lebih cantik," kata Reynald.
"Mas baru juga selesai tadi, masih saja membahas itu," ucap Kayla.
"Hehehe karena kamu aku tidak jadi kerja, pasti sekarang ayah sudah marah-marah pada ku."
"Ya sudah sekarang kita pulang saja, nanti ayah kamu benar-benar marah," kata Kayla.
"Kamu mau pulang memakai apa, baju kamu aku koyak tadi," ucap Reynald.
"Oh iya, dasar jantan ganas, bisa-bisa nya hampir semua pakaian ku kamu koyak," kata Kayla.
"Hehehe tapi aku tidak kasar kan, aku lembut kan," tanya Reynald.
"Iya mas kenapa kali ini lembut sekali, aku benar-benar terkejut. Aku pikir kamu akan seperti kemarin, sampai aku menangis karena sakit. Aku lebih suka kamu yang seperti ini," jawab Kayla.
"Karena saat ini aku mencintaimu seratus persen, kemarin masih sembilan puluh sembilan koma sembilan persen," ucap Reynald sambil menggendong Kayla ke kamar mandi.
Aziel sedang bingung karena ia kehilangan Zikri, padahal ia sudah berkata pada Zikri agar tidak kemana-mana tetapi saat ini Zikri malah menghilang. Aziel mengelilingi lokasi pesta tetapi ia tetap tidak menemukan Zikri.
"Ahhh dimana dia, handphone nya tidak aktif Jangan membuat ku takut dan khawatir Zikri," batin Aziel dengan wajah yang cemas.
Elisa berjalan mendekati Aziel. Ia diminta oleh Rara untuk memberitahu Aziel jika Zikri sedang berada di pasar malam. Meskipun cukup takut dan deg deg kan Elisa memberanikan diri untuk berhadapan langsung dengan Aziel.
"Maaaf Aziel," ucap Elisa.
"Iya, aada aapaa," tanya Aziel yang langsung kikuk seketika.
"Tadi Rara memberitahu ku teman mu ada bersamanya di pasar malam depan sana," jawab Elisa.
"Oh iya, Terima kasih informasi, aku ke sana dulu," kata Aziel.
__ADS_1
"Bisa bareng aku juga mau ke sana," ucap Elisa.
"Oh iya ayo." Aziel berasa keringat dingin seketika. Ini pertama kali nya ia berbicara dengan wanita yang ia sukai. Semua nya terasa mimpi.
"Kapan kamu kembali ke Australia," tanya Elisa.
"Minggu ini, aku kembali ke sana," jawab Aziel.
"Oohh.. Minggu depan sudah mulai masuk, aku juga akan kembali ke sana."
"Hmmm Elisa kamu mengenal ku," tanya Aziel.
"Aku tidak mungkin mengenal mu, siswa paling pintar di sana, teman wanita ku banyak yang mengidolakan mu," jawab Elisa.
"Aku pikir kamu tidak kenal dengan ku," kata Aziel.
"Mana mungkin aku tidak mengenal mu," ucap Elisa.
"Huekkk huuekk." Zikri memuntahkan semua makanan yang ia makan tadi. Bukan tanpa sebah ia naik wahana yang membuat diri nya sangat mual.
"Hahaha kau sangat cupu," kata Rara.
"Ih untuk apa aku sengaja. Kau saja yang cupu," ejek Rara.
"Hey kau kenapa, apa yang terjadi dengan mu." Aziel memijat leher Zikri agar terasa lebih enakan.
"Ini karena nya," kata Zikri.
"Hey kau wanita bar-bar, kau apakan adik ku. Oh kau memang minta ku beri pelajaran ya," ucap Aziel.
"Hey aku tidak berbuat apapun pada adik mu, adik mu saja yang lemah, dia naik wahana itu sendiri tapi dia juga yang mabuk tidak jelas," kata Rara.
"Kau pun bodoh, sudah tau habis makan kenapa kau naik ke itu," ucap Aziel.
"Aku di tantang oleh nya, jangan salahkan aku," kata Zikri.
"Sudah Aziel jangan marah-marah, lebih baik beri adik mu minum," ucap Elisa.
"Iya." Aziel tidak bisa banyak berbicara jika Elisa sudah berkata.
__ADS_1
Zikri langsung menatap ke arah Aziel, ini adalah hal yang aneh, mana mungkin Aziel mau nurut dengan perkataan orang lain jika tidak ada apa-apa.
"Kau kenapa," tanya Zikri.
"Tidak papa," jawab Aziel.
Aziel membawa Zikri ke warung yang ada di sana meninggal kan Rara dan Elisa. Dari wajah Azeil Zikri semakin di buat penasaran. Ia tidak tau kenapa Aziel bisa berubah mendadak seperti itu.
"Aziel kau suka dengan Elisa," tanya Zikri.
"Tidak," jawab Aziel sambil membuang arah wajah nya.
"Hahaha kau suka dengan nya. Aziel kau bisa jatuh. cinta juga," ucap Zikri.
"Diam nanti dia mendengar nya," kata Aziel sambil memberikan tatapan tajam pada Zikri.
"Hahaha kau benar-benar mencintai gadis itu, tunggu dulu apa wanita itu yang membuat mu menangis," tanya Zikri.
"Nanti saja di hotel kita membicarakan nya, jangan sampai dia tau kalau aku suka dengan nya," jawab Aziel.
Reynald dan Kayla pulang dengan keadaan yang aneh. Reynald hanya memakai celana pendek tanpa atasan bahkan ia tidak memakai ****** *****. Ia merasa sangat geli karena buyung menggantung ke sana sini. Sedangkan Kayla memakai semua yang Reynald punya, dari kemeja sampai ****** *****.
Mau bagaimana lagi semua ini karena keganasan Reynald yang membuat pakaian Kayla tidak bisa di pakai lagi.
"Ahkkk sudah aman, sangat terasa tidak nyaman," kata Reynald.
"Hahaha kenapa mas," tanya Kayla.
"Adalah kamu mana tau, enak pakai celana d*lama ku?"
"Tidak enak, kebesaran," kata Kayla.
"Dari pada tidak memakai apa-apa," ucap Reynald.
"Handeh ini hal teraneh yang pernah aku lakukan," kata Kayla.
"Kamu pikir kamu saja, aku pun begitu, kamu membuat ku melakukan hal yang tidak pernah aku lakukan. Bahkan tidak pernah aku pikirkan," ucap Reynald.
"Hahaha pernikahan ini awal nya memang sangat menyakitkan tapi akhirnya membuat kita berdua bahagia. Trimakasih mas telah membuat ku bahagia seperti ini," kata Kayla.
__ADS_1