
"Sudah mas aku sudah baik-baik saja," ucap Annisa.
"Yakin kau sudah baik-baik saja, aku merasa bersalah," kata Reno.
"Mas untuk apa kamu merasa bersalah, ini karena kecerobohan ku, bukan karena kamu, sudah ya jangan pernah salahkan kamu," ucap Annisa.
"Cup." Reno mengecup dahi Annisa.
"Kamu senang sekali mencium dahi ku, apa dahi ku wangi," tanya Annisa.
"Dahi mu bau, karena kau selalu menutup nya, aku sangat suka dengan rambut mu," jawab Reno sambil membuka penutup kepala Annisa.
"Aku suka dengan wajah kamu," ucap Annisa.
"Kau suka dengan wajah ku, aku memang tampan siapapun yang melihat wajah ku mereka akan terpanah dan rela memberikan tubuh nya untuk ku."
"Kamu suka tidur dengan wanita lain," tanya Annisa.
"Hey mereka hanya rela tapi aku tidak rela, aku hanya tidur dengan satu wanita yaitu istri ku," jawab Reno.
"Mas kamu bisa menggombal tidak," tanya Annisa.
"Kenapa kau mau aku gombalin, aku tidak bisa aku tidak suka mengatakan hal bulshit. Aku lebih suka melakukan nya langsung dari pada hanya berbicara," jawab Reno.
"Suami ku memang berbeda, mas Reno yang galak dan dingin sudah tidak ada lagi," ucap Annisa.
"Hmmm apa aku segalak itu, seperti nya aku tidak galak, aku baik hati dan tidak sombong."
"Hahaha iya iya, kamu baik hati dan tidak sombong."
__ADS_1
"Annisa kau ingin anak berapa," tanya Reno.
"Aku ingin anak berapa, hmmm aku ingin anak banyak asalkan wajah nya tampan seperti mu," jawab Annisa.
"Hahaha itu pasti, wajah mereka akan tampan seperti ku," ucap Reno.
"Kalau anak kita wanita bagaimana, tidak mungkin dia berwajah tampan."
"Kalau dia wanita ya dua cantik seperti mu, kau aneh," ucap Reno.
"Apa aku cantik," tanya Annisa.
"Tidak kau jelek," jawab Reno.
"Tadi kata mu aku cantik, sekarang kata mu aku jelek."
"Ya ya ya kau cukup cantik, kau puaskan," tanya Reno.
"Bagaimana kalau kita mempunyai anak banyak seperti ayah, sekarang berapa umur mu," tanya Reno.
"Umur ku, 21 tahun," jawab Annisa.
"Kita tidak beda jauh, aku 23 tahun sama seperti Kayla."
"Kamu dan Kayla sama, oh iya maaf mas aku lupa," kata Annisa.
"Tidak papa, kalau saat ini umur mu 21 tahun, mungkin beberapa bulan lagi akan hamil dan melahirkan 22 tahun, hamil anak ke dua kau harus berumur 25 tahun, anak ketiga 28 tahun, anak ke empat umur 31 tahun, anak ke lima 35 tahun, anak ke enam 38 tahun. sudah cukup sampai enam saja," ucap Reno.
"6 anak mas, jadi aku tidak perlu suntik atau minum pil kb," tanya Annisa.
__ADS_1
"Tidak perlu, aku saja yang memakai pengaman," jawab Reno.
"Kamu yakin mas 6 anak," kata Annisa.
"Aku memutuskan 7 anak, anak ke 7 kau berumur 40 tahun, sudah itu anak terakhir kita."
"Mas aku akan melahirkan banyak anak, kamu tidak takut badan ku melar."
"Tidak Annisa, sudah tidak papa," ucap Reno.
"Sudah ayo tidur, aku sudah sangat mengantuk," kata Annisa.
"Aku juga sudah mengantuk, besok aku akan menangkap ikan aneh itu."
"Ikan leleh mas, kamu lupa nama ikan nya," ucap Annisa.
"Tidak penting nama ikan nya, yang terpenting aku suka."
Kayla dan David sudah berada di hotel yang baru, hotel yang menghadap langsung ke pantai yang sangat indah, sayang nya waktu malam yang membuat pantai itu tidak terlihat.
"Sayang." David memeluk Kayla dari belakang.
"Aku sudah berjanji, aku akan memberikan apa yang kamu mau," kata Kayla.
David langsung membawa Annisa ke atas ranjang, dengan cepat bibir mereka berdua saling bersentuhan. Tangan David tidak diam begitu saja ia mulai membuka pakai Kayla dan diri nya.
"Sayang aku takut," ucap Kayla.
"Jangan takut, kita bukan melakukan hal yang menakutkan tapi menyenangkan," kata David.
__ADS_1
Notes: permasalahan Kayla tidak akan mengganggu rumah tangga Annisa dan Reno.