
"Aahhkkkkk," teriak para wanita saat melihat Reno menggendong Annisa dengan bertelanjang dada.
"Kak Reno," ucap Kayla.
"Tolong teman mu ini, dia sakit. Kami terjebak hujan kemarin," kata Reno.
"Sayang bantu aku," ucap Kayla.
David langsung mengambil alih Annisa dan membawanya ke dalam kamar, sedangkan Reno masih mengatur nafas nya setelah berlarian cukup jauh. Kayla saja adik Reno sendiri benar-benar terpesona dengan bentuk tubuh kakak nya, benar-benar terlihat sangat sempurna. Dada bidang nya naik turun membuat Reno terlihat sangat seksi.
"Kau kenapa," tanya Reno.
"Eh tidak ada kak," jawab Kayla.
Bukan hanya Kayla, para wanita lain nya juga terpesona dengan Reno. Mata mereka tidak pernah lepas dari anugerah tuhan yang sempurna itu.
"Ada apa dengan Teman-teman mu, mereka menatap ku seperti itu," tanya Reno.
"Kau bagaikan air di padang pasir kak. Mereka terpesona dengan mu," jawab Kayla.
Reno yang anti dengan wanita langsung bergerak menjauh dari kumpulan wanita itu. Ia tidak mau tubuh nya menjadi tontonan semua orang.
"Aku hamil mendadak."
"Rahim ku terasa hangat."
"Aku ingin menikah dengan nya, dan setiap malam akan ku beri jatah."
__ADS_1
"Hey berhenti membicarakan hal itu, dia kakak ku," ucap Kayla.
"Kayla dia hanya kakak mu, kenapa kau marah seperti ini."
Kayla membuang nafas nya sesaat. "Karena dia tidak suka kalian lihat seperti itu, jangan membuat nya tidak nyaman."
"Seharusnya kalian dekati aku, untuk mengambil hati kakak ku, mana tau dia tertarik dengan kalian," ucap Kayla.
"Dia benar."
"Kayla aku akan membuat kan makan siang untuk mu."
"Aku akan membantu pekerjaan mu."
Kayla tersenyum lebar karena ia bisa memanfaatkan situasi seperti ini menjadi keuntungan bagi nya. "Maaf kakak ku sayang."
Di dalam kamar sebelum mandi, Reno menyempatkan diri untuk berolahraga terlebih dahulu. Ia selalu melakukan hal ini secara rutin untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.
"Halo," ucap Reno.
"Kak, kakak dimana aku ingin bertemu dengan kakak," ucap Ayu.
"Aku sedang liburan, ada apa," tanya Reno.
"Tidak ada, aku sangat merindukanmu, cepat pulang," jawab Ayu.
"Berhenti mengatakan hal menjijikkan itu," Reno membuang Handphone nya ke atas sofa.
__ADS_1
"Kak, aku boleh masuk," tanya Kayla yang berada di depan pintu kamar.
"Masuk lah, kau mau apa lagi?"
"Minta uang," kata Kayla.
"Minta uang pada ku, untuk apa?"
"Annisa di bawa ke rumah sakit. Dia tidak membawa uang lebih, orang tua nya tidak seperti kita."
"Kenapa tidak meminta pada pacar mu, dua kaya raya," ucap Reno.
"Kak kau jadi tersangka, kau yang membawa nya tadi. Jadi kaya yang bertanggung jawab," kata Kayla.
"Ambil dompet ku di atas meja, aku tidak ada uang kas, pakai kartu ku kau tau sandi nya kan."
"Hehehe kau tau saja, sekalian untuk belanja ya," ucap Kayla.
"Jika mau belanja belikan aku beberapa baju panjang, di sini sangat dingin," kata Reno.
"Siap pak bos, aku sangat menyayangi mu." Kayla memeluk Reno dengan erat sebelum pergi meninggalkan nya.
"Kayla Kau tau sifat mu seperti yang membuat ku semakin suka pada mu," batin Reno.
Kayla langsung masuk ke dalam mobil yang di dalam nya sudah ada David dan Annisa.
"Lama sekali sayang," tanya David.
__ADS_1
"Aku habis membujuk raja hutan," jawab Kayla.