
Semua orang hanya bisa menangis atas kepergian Iqbaal, Alya kembali mendekati suami nya dan memeluk nya dengan sangat erat, Kayla yang baru sampai di rumah sakit langsung berlari masuk ke dalam ruangan yang telah di penuhi orang.
"Oma opa, kenapa menangis," tanya Kayla.
"Daddy," ucap Kayla dan langsung berlari mendekati daddy nya.
"Mommy daddy sedang tidur," tanya Kayla sambil naik ke atas ranjang.
"Sini sayang, daddy sudah tenang sayang, daddy pergi meninggalkan kita sayang," ucap Alya sambil memeluk Kayla.
"Daddy kemana mommy, kenapa menangis," tanya Kayla yang masih belum paham akan semua nya.
Alya hanya bisa menangis sambil memeluk Kayla, hati nya saat ini benar-benar sangat hancur setelah kehilangan orang yang sangat ia cintai.
Kayla melepaskan pelukan Alya, ia mendekati Iqbaal dan langsung memeluk nya. "Daddy bangun dad, hiks hiks hiks.. Kenapa daddy tidur, mommy menangis dad, daddy Kayla mohon bangun lah," ucap Kayla.
_____
__ADS_1
Iqbaal sedang berada di tempat yang sangat sepi, hati nya juga terasa sangat hampa, ketakutan adalah hal yang saat ini ia rasakan. Ia juga merasakan tubuh nya sangat sakit, bahkan untuk bergerak saat terasa sangat sulit. Saat ini ia hanya bisa memejamkan mata nya karena ia tau harus berbuat apa.
"Ada apa dengan ku, suara tangisan siapa itu," batin Iqbaal.
Samar-samar terdengar suara anak kecil yang memanggilnya daddy, perlahan Iqbaal membuka mata nya dan mulai mencari arah sumber suara itu.
"Daddy daddy daddy," suara itu semakin keras dan perlahan menjauh. Iqbaal merasa ia harus mengikuti suara tersebut, dengan susah payah Iqbaal bergerak dari tempat nya.
"Jangan tinggalkan aku, aku mohon," ucap Iqbaal.
Langka kaki nya terhenti karena ada sesuatu yang menahan nya, Iqbaal enggan melihat ke arah belakang dan terus maju ke depan mengikuti sumber suara tersebut.
Alat kembali mendeteksi detak jantung Iqbaal, bunyi nya juga perlahan teratur seperti biasa nya. Dengan perlahan Iqbaal membuka mata nya, ia melihat dia dua orang wanita yang sedang menangis sambil memeluk diri nya.
"Aku tidak akan pergi," ucap Iqbaal sambil mengusap tubuh anak yang memanggil nya daddy.
"Daddy bangun," teriak Kayla yang membuat semua orang terkejut.
__ADS_1
Karena terlalu bersedih mereka semua tidak sadar jika Iqbaal sudah kembali bangun dari tidur panjang nya.
"Daddy," ucap Kayla sambil memeluk Iqbaal.
Alya menaikan kepala nya secara perlahan, karena ia takut ini hanya imajinasi nya saja, dan benar saja mata nya terbelalak saat melihat Iqbaal sudah mengusap wajah Kayla.
"Sayang, kamu bangun sayang, terima kasih terima kasih," ucap Alya yang kembali banjir air mata.
Dokter langsung memeriksa Iqbaal untuk memastikan semua nya, mereka semua sangat senang saat melihat Iqbaal kembali membuka air mata nya.
Setelah pemeriksaan selesai dan Iqbaal benar-benar terbangun kembali dengan kekuatan cinta. Mereka juga langsung memindahkan Iqbaal ke ruang rawat inap.
"Terima kasih bal, aku tau kau pasti tidak akan meninggalkan ayah," ucap Azka.
"Nama ku Iqbaal, kalian siapa," tanya Iqbaal dengan wajah yang sangat kebingungan.
"Seperti yang kami katakan tadi, memori ingatan di otak nya telah terhapus semuanya, tugas kalian hanya membantu nya mengingat kembali siapa kalian dan siapa diri nya."
__ADS_1
Notes: Saat author ingin membuat peran utama meninggalkan pasti banyak yang tidak setuju, dengan terlaksana author membuat jalan cerita ulang, Terima kasih atas dukungan nya, dan maaf jika tidak nyambung.