
"Lihat Kayla, dari sini saja mereka berdua terlihat sangat cocok," kata David.
"Iya ya ya kamu benar. Gaun yang di pakai Annisa di belikan oleh kek Reno, kata nya Harry yang meminta nya tapi aku tidak percaya," ucap Kayla.
"Hahaha aku rasa mereka berdua memang ada hubungan, kalau tidak mana mungkin mereka berdua terlihat sangat dekat begitu," kata David.
"Kita lihat saja selanjutnya, aku yakin dalam waktu dekat mereka berdua akan menikah, hahaha aku akan mempunyai keponakan."
Hari semakin malam, hampir semua orang telah meninggal kan acara, termasuk sang raja dan ratu yang sudah masuk ke dalam kamar. Fadlan dan Reno masih berada di tempat acara, mereka berdua sedang mabuk berat, ntah apa yang membuat Reno mabuk padahal diri nya tidak meminum minuman Alkohol.
Bukan hanya Reno dan David, Annisa juga sudah sempoyongan, kepala nya terasa sangat pusing dan diri nya sudah sangat sulit untuk di kontrol. Beruntung kadar toleransi nya pada Alkohol cukup kuat, yang membuat Annisa tidak semabuk Reno.
"Aku pulang dulu, Annisa bawa Reno masuk ke dalam kamar nya," ucap Fadlan yang di bantu oleh pacar nya.
"Aku tidak akan kuat, jangan tinggalkan kami," kata Annisa.
Dengan terpaksa Annisa membantu Reno masuk ke dalam kamar nya, mereka berdua sama-sama sempoyongan, langka mereka berdua juga tidak beraturan yang membuat mereka berdua beberapa kali jatuh ke lantai.
"Annisa ini kau, hahaha ya ini kau," gumam Reno.
"Annisa kau cantik, tapi aku tidak suka dengan penutup kepala mu, kau terlihat aneh." Reno terus mengoceh tidak jelas.
"Hey hey kau mendengar kan aku tidak, kau tidak mendengar aku," untuk Reno yang sudah berada du dalam kamar.
"Reno diam, hihihi pria tampan seperti mu jangan banyak bicara, nanti ketampanan mu hilang. Aku pergi dulu ya." Dengan langkah yang tidak teratur Annisa membalik tubuh nya.
"Hey hey kau mau kemana." Reno menarik tangan Annisa sampai mereka berdua jatuh ke atas kasur.
Tangan Reno bergerak menarik penutup kepala Annisa, karena sama-sama kehilangan kendali Annisa hanya diam saat penutup Kepala nya di tarik oleh Reno.
"Kau tampak cantik Annisa," ucap Reno.
Annisa hanya tersenyum manis, mata mereka berdua saling bertatapan. Dengan perlahan Reno mulai mendekati bibir Annisa.
Mereka berdua berciuman dengan mesra nya, Reno yang tidak pernah melakukan hal ini mendadak menjadi buas saat terpengaruh minuman beralkohol. Dengan wanita yang cepat pakaian yang mereka berdua kenakan sudah lepas dari tempat nya.
__ADS_1
Ntah apa yang terjadi pada malam itu, yang jelas satu malam akan merubah seluruh kehidupan mereka berdua. Malam itu akan menjadi awal kisah mereka, kisah yang tidak akan pernah mereka pikirkan sebelum nya.
Keesokan harinya, Kayla sangat senang berada du dalam dekapan tunangan nya. Wajah David yang sangat tampan menjadi vitamin di pagi hari untuk Kayla.
"Sayang bangun, kamu tidak pulang ke rumah," tanya Kayla.
"Ini rumah ku, untuk apa aku pulang, aku sangat suka di dalam posisi ini, milik mu yang kenyal sangat terasa."
"Hey hey hey, dari mana otak mesum mu berasal," tanya Kayla.
"Sayang kita sudah tunangan boleh aku melihat nya," tanya David.
"Tidak boleh sayang, aku tidak siap, nanti kamu memakan nya lagi," jawab Kayla.
"Untuk hari ini kamu aku lepaskan, tapi untuk lain waktu aku tidak akan melepas mu sayang. Kamu sudah janji ketikan kita sudah tunangan kita bisa melakukan hal lebih," ucap David.
"Sayang sudah berhenti berpikir kotor, kamu harus pulang kan."
"Iya aku harus pulang, aku sangat mencintai Kayla," ucap David dan bangkit dari atas kasur.
"Tunggu satu bulan, aku akan membuat ku kelepek-klepek." David pergi meninggalkan kamar Kayla.
Sementara itu Iqbaal dan yang lainnya sedang menunggu Kayla dan Reno keluar dari kamar, mereka berdua harus mengantarkan Fahri dan Vania ke bandara.
"Selamat pagi semua nya," ucap Kayla.
"Dimana kakak mu Kayla," tanya Iqbaal.
"Aku tida tau dad, apa dia tidak ada dalam kamar nya," tanya Kayla.
"Kami belum melihat nya, dimana teman mu, harry sudah berangkat sekolah tapi teman mu tidak ada di dalam kamar," ucap Iqbaal.
"Kenapa aku berpikiran buruk ya, apa kalian sama dengan yang aku pikirkan," tanya Alya.
"Iya mom, aku juga memikirkan hal yang sama."
__ADS_1
"Kita tidak akan tau jika hanya diam, aku akan melihat nya," ucap Iqbaal dan langsung berjalan menuju ke kamar Iqbaal.
Begitu juga dengan yang lainnya, mereka semua berpikir satu hal yang sama dan tentu saja tidak ingin Melewati hal yang langka ini.
"Dugaan ku benar," ucap Alya.
"Bagaimana ini mom, kak Iqbaal melakukan nya dengan Annisa," kata Kayla yang ikut mengintip di balik pintu.
Iqbaal bingung harus berbuat apa, di satu sisi ia sangat senang karena dengan ini anak nya normal, tetapi di sisi lain ada Annisa yang sudah pasti menjadi korban kebrutalan Reno kemarin Malam.
"Ren bangun ren," ucap Iqbaal.
"Hmmm ada apa dad," tanya Reno yang masih enggan membuka mata nya.
"Bangun ren jangan buat daddy marah pada mu, lihat apa yang kau lakukan," jawab Iqbaal m
"Ahkkkkk," teriak Reno saat melihat Annisa di samping tubuh nya, ia sangat sadar kulitnya bersentuhan langsung dengan kulit Annisa.
Annisa juga langsung terbangun saat mendengar teriakan dari Reno, sontak ia berteriak dengan keras saat menyadari semua nya.
Alya membawa Annisa yang terus menangis keluar dari kamar Iqbaal, ia sangat tau bagaimana perasaan Annisa saat ini. Sedangkan Iqbaal masih di dalam kamar menunggu penjelasan dari Reno.
"Aku aku tidak sadar dad, aku tidak merasa melakukan hal itu pada nya," ucap Reno.
"Reno kau sedang mabuk malam itu, jika kau tidak mabuk daddy yakin kau tidak mungkin melakukan hal itu, sekarang daddy tanya pada mu apa yang ingin kau lakukan untuk pertanggungjawaban mu pada nya."
"Aku tidak kau menikahi nya, aku tetap merasakan tidak melakukan apapun dengan nya. Malam itu." Reno mencoba untuk mengingat semua nya.
"Ya aku hanya mencium nya setelah itu, ahkkk kenapa aku tidak ingat."
"Kau pria normal, tidak mungkin kau hanya berciuman," ucap Iqbaal.
"Daddy aku tidak mau menikah dengan nya, aku tidak mau menikah. Walaupun daddy memaksa aku tetap tidak mau menikah," kata Reno.
"Jadi bagaimana apa mau mu, dia wanita hati nya pasti sangat hancur saat ini, sekarang kau harus menikah dengan nya," ucap Iqbaal.
__ADS_1