
"Bal, kau kenapa bal," tanya Chika.
Chika mendengar suara teriakan dan benturan yang sangat kuat, hal itu membuat Chika sangat panik. Ia merasa ada yang tidak beres dengan Iqbaal.
"Bal, kau kenapa bal, jawab bal," ucap Chika.
"Apa dia kecelakaan, aku harus mencari nya selagi handphone nya masih aktif."
Chika membawa beberapa anak buah nya untuk mencari Iqbaal, ia juga sudah meminta seseorang untuk melacak keberadaan Iqbaal selagi panggilan mereka masih terhubung.
Ketika sudah mendapatkan tempat Iqbaal berada Chika langsung meminta supir nya untuk membawa nya ke tempat itu.
"Iqbaal," ucap Chika saat melihat dua mobil yang saling bertabrakan.
"Dimana mobil nya, tidak ada di sini."
"Nona seperti nya masuk ke dalam jurang."
Chika keluar dari mobil nya, menerobos kerumunan orang yang melihat kecelakaan maut itu. Ternyata bukan hanya tiga mobil, mobil Iqbaal dan satu mobil lagi masuk ke dalam jurang yang sangat dalam, sebelum polisi datang Chika langsung meminta anak buah nya untuk mencari Iqbaal.
"Aku menunggu kalian di rumah," ucap Chika.
__ADS_1
Chika sangat beruntung karena suami nya sedang pulang ke istri sah nya, kepergian suami nya itu membuat nya dapat bergerak dengan bebas.
"Daddy," teriak Kayla yang membuat Alya terkejut dan ikut terbangun dari tidur nya.
"Kenapa sayang, kamu mimpi buruk," tanya Alya sambil memeluk Kayla.
"Daddy mana mom, Kayla ingin bersama daddy," jawab Kayla.
"Daddy sedang keluar sayang, sebentar lagi pasti dia akan pulang," kata Alya.
"Kayla mau daddy mom, hiks hiks hiks daddy mom."
"Kamu kenapa sayang, tidak biasa nya kamu begini, sebentar mommy telepon daddy dulu."
"Bal kau dimana," ucap Alya yang sangat cemas.
Alya membawa Kayla keluar dari kamar, ia berniat menemui Azka untuk meminta papah mertua nya menghubungi Iqbaal.
"Tidak bisa al," ucap Azka.
"Tenang sayang, ada oma di sini." Natasya berusaha menenangkan Kayla yang terus menangis memanggil daddy nya.
__ADS_1
"Halo," ucap Azka.
"Masuk pah, dimana dia," tanya Alya.
"Apa! kecelakaan," ucap Azka, handphone yang ia pegang langsung jatuh ke lantai.
"Kenapa pah, ada apa," tanya Alya.
"Suami ku kecelakaan al, Iqbaal kecelakaan," jawab Azka.
Setelah mendapatkan berita itu Azka dan yang lainnya langsung menuju ke lokasi kecelakaan. Alya menangis sambil memeluk Kayla, begitu juga dengan Kayla yang sadari tadi terus memanggil daddy nya.
Satu persatu korban meninggal Azka periksa, karena di korban yang selamat ia tidak menemukan Iqbaal.
"Tenang Alya, satu lagi dia bukan Iqbaal," ucap Natasya.
Mereka semua bersyukur karena mayat terkahir bukan Iqbaal, tetapi di tengah rasa syukur itu merekam semua bingung dimana keberadaan Iqbaal saat ini. Karena menurut informasi yang mereka dapat semua korban sudah di evakuasi.
"Masih ada kemungkinan Iqbaal selamat al, kalian pulang lah, aku dan yang lainnya akan mencari keberadaan Iqbaal," ucap Azka.
"Ayo kak, aku yakin kak Iqbaal pasti bisa di temukan," kata Kia.
__ADS_1
Di rumah Chika berhasil membawa Iqbaal yang sedang tidak sadar kan diri, Chika sangat bingung kenapa Iqbaal tidak menderita luka yang parah, setelah mobil yang ia tumpangi terjun bebas ke jurang.