Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Bertahan lah


__ADS_3

"Iqbaal bangun bal," ucap Kenzi sambil membersihkan wajah Iqbaal yang penuh dengan darah.


"Paman jangan lakukan apapun, biar dokter saja yang bertindak, takutnya membuat kondisi Iqbaal semakin buruk," ujar Fahri.


Sesampainya di rumah sakit Iqbaal langsung di bawa ke UGD, tak lupa Azka menghubungi Alya agar datang ke rumah sakit, ia yakin saat ini Iqbaal sangat membutuhkan Alya.


"Ayo sayang, kita harus ke rumah sakit, Kayla dan Reno ingin bertemu dengan daddy kan," ucap Alya.


"Iya mom, Kayla ingin bertemu dengan dady."


"Aku juga mom," ujar Reno.


Tak lama Alya dan yang lainnya sampai di rumah sakit, di sana hanya ada Fahri yang duduk di depan ruang UGD.


"Dimana papah," tanya Kia.


"Papah sedang mendonorkan darah untuk Iqbaal," jawab Fahri.


"Mah darah mamah dan Iqbaal sama, jadi papah meminta mamah untuk mendonorkan darah juga," ucap Fahri.


"Aku juga sama, aku juga mau mendonorkan darah ku," kata Kia.


"Sayang kamu hamil, jangan aneh-aneh," ucap Fahri.

__ADS_1


Natasya langsung menyusul Azka untuk mendonorkan darah nya, "Maaf sayang tapi Iqbaal benar-benar sangat memerlukan darah kita," kata Azka.


"Iya sayang, yang penting tidak terjadi Apa-apa pada Iqbaal," ucap Natasya.


Setelah sekian lama berada di ruang UGD akhirnya Iqbaal di pindahkan ke ruangan ICU. Karena kondisi Iqbaal masih benar-benar sangat mengkhawatirkan.


"Bagaimana dengan suami saya dok," tanya Alya.


"Suami anda mengalami kecelakaan yang sangat parah, saat ini ia kritis dan benar-benar memerlukan perawatan yang intensif."


Alya hanya bisa menutup mulut nya, air mata nya perlahan menerobos keluar dari ujung mata nya. Tetapi dengan cepat Alya langsung mengusap air mata nya demi ke dua anak nya.


"Mommy ingin bertemu dengan daddy," ucap Kayla.


"Bagaimana dok apa boleh saya masuk," tanya Alya.


"Mommy Reno ikut, Reno ingin bertemu dengan daddy."


"Nanti ya sayang bergantian," ucap Alya.


"Tidak mau, Reno ingin sekarang juga." Rengek Reno.


"Boleh ya dok, mereka berdua anak suami saya dan pasti nya suami saya memerlukan ke dua anak nya."

__ADS_1


"Masuk lah tapi ingat jangan membuat keributan dan jangan terlalu lama."


Alya, Kayla dan Reno masuk ke dalam ruangan itu, sebelum nya mereka bertiga sudah mengganti pakaian dengan pakaian khusus dari rumah sakit.


"Sayang," ucap Alya lirih.


"Mom daddy kenapa," tanya Kayla.


"Daddy sakit sayang, kalian berdua berdoa agar daddy cepat sembuh," jawab Alya.


"Daddy Reno di sini, cepat sembuh dad Reno sayang daddy."


"Kayla juga di sini dad, cepat sembuh dad."


"Sudah sekarang kalian berdua keluar sana bersama opa dan oma. Mommy ingin bersama daddy dulu," ucap Alya.


Setelah Reno dan Kayla keluar dari ruangan itu, baru lah Alya bisa mengeluarkan air mata nya yang selama ini iya tahan.


"Maafkan aku, ini salah ku hiks hiks hiks." Alya menangis sambil mencium tangan suami nya.


"Jangan tinggal kan aku, jangan tinggal kan anak-anak kita, mereka berdua masih memerlukan mu sayang, aku mohon bertahan lah untuk aku dan mereka. Kamu orang satu-satu nya yang aku dan Kayla punya."


Hati Alya benar-benar sangat hancur ketikan melihat suami nya yang tidak berdaya seperti itu.

__ADS_1


"Pah bagaimana dengan Chika," tanya Fahri.


"Aku rasa dia sudah mati karena tangan dan kaki nya remuk," jawab Iqbaal.


__ADS_2