
Nada dan Micel tampak saling memandang. Tak percaya? Jelas, apa kakaknya kesambet? pikir Micel.
Micel memandang ke arah Nada dengan senyuman indahnya.
"Kak, boleh tau jurus kakak menakhlukan hati Kak Marvel?" tanya Micel. Bahkan hanya dengan bilang akan membantu, kenapa kakaknya seakan mempunyai ikatan batin sehingga merespon secepat itu?
Nada tertawa kecil mendengar ucapan Micel, Nada berdiri dan menepuk pelan pundak Micel.
"Segera bersiap, nanti keburu Tuan sombong berubah pikiran," ucap Nada kemudian berlalu. Micel menatap kepergian kakaknya dan meletakkan tangan di dada.
"Hanya diajak jalan, senangnya kebangetan. Terimakasih Kak Nada," ucap Micel kemudian melangkahkan kaki ke kamarnya.
Nada mengikuti langkah Radit yang agak jauh darinya, menuju ke arah tangga. Nada merangkulkan tangan kananya di lengan kiri Radit ketika sampai di samping lelaki itu. Keduanya berjalan menuju ke arah kamar utama melalui jalan depan.
Tak beberapa lama kemudian, sampailah keduanya di kamar utama. Radit menutup rapat pintu kamar. Mendorong pelan tubuh Nada di dinding, tangan kirinya mengunci pinggang Nada, tangan kanannya mengangkat dagu Nada dan menatap wajah cantik yang selalu membuatnya jatuh cinta itu.
Keduanya saling Berpandangan, lekat. Keduanya saling menatap dalam, melihat bibir merah muda membuat gejolak rasa yang menyeruak dihati Radit.
__ADS_1
Aish, Nada memang selalu menggoda. Radit mulai mendekatkan bibirnya, tubuh Nada mulai menegang dan memanas. Desakan rasa aneh membuat keduanya tak ingin menjauh. Pada akhirnya kedua bibir mereka bertautan. Tubuh mereka sedikit bergetar merasakan sensasi panas dingin yang melebur menjadi satu.
Ciuman itu semakin memanas, dengan lembut Radit m-e-l-umat bibir Nada. Mereka terhanyut dalam ci-uman yang semakin lembut dan memabukan.
Di sudut sofa, seseorang hanya mampu menelan ludah kasar. Menyaksikan adegan romantis yang membuatnya merasakan sensasi panas dingin yang menuntut. Ingin pergi takut mereka teeganggu, mau tetap disini rasanya sangat panas.
Dani mengusap wajahnya dengan kasar, batinnya mengumpat kesal. Dia baru pulang dari luar negri. Ingin dia mengistirahatkan badanya di sana, karna dia yakin bosnya tak akan mengganggunya. Tapi apa ini? Kenapa bisa ada Radit dan Nada? Aish, Dani melangkah. Tak sengaja tangannya menyenggol sebuah buku yang kemudian terjatuh dan menghasilkan suara.
Dani terkejut, begitupun dua makhluk yang tengah dimabuk cinta itu. Nada segera melepaskan ci-uman panas itu, ia menatap kearah Radit. Wajahnya terlihat memerah.
Keduanya menatap ke asal suara. Radit dan Nada menoleh, orang itu juga menoleh. Ketiganya saling berpandangan.
"Maaf, Tuan. Saya tidak tau kalau ada ritual disini," ucap Dani.
Radit terdiam, Dani segera melangkah. Tatapanya mengarah ke arah Nada dan tersenyum canggung.
"Maaf, Nona saya lancang mengganggu ritualnya." ucapnya lagi. Nada tersenyum canggung. Nada mendekat ke arah Radit dan menyembunyikan wajah merahnya di dada Radit. Radit memgusap pelan puncak kepala Nada.
__ADS_1
"Aku sumpahin cepat nular ke aku," gerutu Dani Dalam hati.
"Maaf Tuan Muda," tiba-tiba Dani kembali memutar tubuhnya..
"Apa?" ketus Radit.
"Sepertinya akses card harus saya kembalikan. Sepertinya penghuni baru disini berbahaya, saya takut. Rasanya bikin sesak dan gerah," ucapnya sambil meletakkan akses card di meja.
Nada memejamkan matanya, Fik Dani mencoba menyindirnya.
"Saya pamit ke kamar Tuan muda, silahkan dilanjutkan," ucapnya kemudian melangkah pergi dan menutup pintu sehingga terdengar bunyi sedikit keras.
Nada mengangkat wajahnya dan menatap suamimya, keduanya terkekeh pelan. Radit mengusap pelan puncak kepala Nada. Melihat Nada malu semakin membuat dirinya gemas.
"Bersiaplah, itu kostum untukmu keluar," ucap Radit sambil mengarahkan telunjuknya ke arah baju gamis dan set hijab berwarna marun. Nada mengambil gamis itu. Namun, satu helai kain membuatnya menautkan alis. Nada penasaran dan ingin memastikan, apa benar ini seperti yang dia pikirkan? diangkatnya kain itu, Nada membolakan matanya dan menatap ke arah Radit yang tampak datar saja.
"Yang, aku harus bercadar?"
__ADS_1
🤣🤣🤣
Like, komen dan hadiah ya.. aku sempetin up disela istirahat nie🙈🙈.