Pelabuhan Cinta Sang Casanova

Pelabuhan Cinta Sang Casanova
PCSC 159


__ADS_3

Sinar mentari menerangi kamar yang masih saja memberikan kenyamanan di tengah dinginnya pagi ini. Nada masih saja bermanja meminta peluk suami tercintanya sambil memandangi sebuah foto ijab qobul pernikahan dirinya di sebuah masjid yang megah. Sebuah pernikahan yang tadinya tanpa ada rasa cinta dan kini subur dengan seiring berjalannya waktu.


Seusai Shalat Subuh tadi, Nada dan Radit langsung memasak untuk sarapan. Kali ini Nada tidak memasak banyak untuk di kirimkan ke rumah sakit, dikarenakan kabar bahagia terdengar dari Micel. Adik iparnya itu sudah diperbolehkan pulang pagi ini. Nada menatap ke arah Radit sambil tersenyum.


"Kenapa memandang foto itu terus? Apa karna aku yang sangat tampan?" tanya Radit dengan Narsis sehingga membuat Nada terkekeh.


"Mana ada, bukan tampan tapi menyebalkan," sahutnya.


"Kalau ingat waktu itu, rasanya aku sangat marah pada Dani." Pikiran Nada melayang jauh dan mengingat kejadian waktu itu.


"Dani, jadi siapa wanita yang menikah dadakan dengannya?" tanya Nada penasaran. Radit terkekeh dan menggelengkan kepalanya, membayangkan Emely dan Dani membuatnya tak bisa berpikir.


"Emely," ucap Radit.


"Emely pradikta?" tanya Nada antusias dan diangguki Radit.


"Astaga, kenapa dunia sesempit ini?😆🤣 Emely dan Dani menikah, kemudian Vino mengejar Micel?" tanya Nada. Radit terkekeh geli.


"Sesempit apapun dunia, manusia berhak bahagia dengan jodoh yang ditakdirkan dengannya." Radit berucap dan diangguki oleh Nada.


"Hem, aku sependapat." ucap Nada.

__ADS_1


Tak beberapa lama kemudian terderngar ketukan pintu, segera Nada beranjak dari ranjang, begitu juga dengan Radit yang bersiap untuk bekerja.


Nada segera membuka pintu apartemen dan melihat Sifa yang kini berada di depannya.


"Asalamualaikum Nad, selamat pagi," ucap Sifa.


"Pagi Sifa, ayo masuk dulu," ucap Nada mempersilahkan Sifa masuk, Sifa masuk dan menyerahkan berkas yang harus disetujui oleh Nada.


"Okey, jadi semua sudah beres, semoga apa yang kita impikan bisa tercapai. Sheyna bontique berkembang pesat dan kita semakin sukses, Amin," ucap Nada sambil terkekeh.


"Amin," aku bahagia sekali bisa menyelesaikan pekerjaan ini Nad, kalau begitu aku harus kembali ke butik dan mempersiapkan semuanya," ucap Sifa dan diangguki oleh Nada.


"Oh iya Nad, aku belum mengirim undangan ke MRD group, kali aja kamu mau memberikan pada Presdirnya," ucap Sifa sambil terkekeh dan menyerahkan selembaran surat. Nada mengambil undangan itu dan mengangguk pelan.


"Terimakasih Nad, tadi aku tidak sempat ke sana. Email yang ku kirimkan juga tidak berbalas," ucap Sifa. Yah, Dani pergi dengan membawa sejuta kerepotan. Bahkan dia juga tidak bisa membuka laptopnya karna terkendala signal.


"Sama-sama, sekarang aku harus kembali Nad," ucap Sifa dan diangguki oleh Nada.


"Aku akan segera menyusul," ucap Nada sambil mengamati punggung Sifa yang mulai menjauh darinya.


"Aku juga harus berangkat, nanti orang rumqh yang akan mengantarmu. Jangan mengendarai mobil sendiri dulu," ucap Radit dan diangguki Nada.

__ADS_1


"Yang, ini undangan untuk MRD group. Kali aja bisa datang dan membeli satu pasang baju di sana," ucap Nada sambil terkekeh.


"Bahkan aku akan membeli beserta tanah dan bangunannya, agar ounernya menjadi miliku juga," sahut Radit dan berhasil membuat Nada membelalakkan matanya.


"Kenapa begitu? Aku tidak menjual bangunan dan tanahnya," kesalnya.


Radit tertawa karna berhasil membuat istrinya sebal. Radit mengusap pelan puncak kepala Nada dan mencium perut datar istrinya.


"Baik baik, jangan rewel, Daddy menyayangimu. Jaga Bunda untuk Daddy," ucapnya pelan.


Nada tersenyum dan menatap ke arah Radit dengan tenang.


"Hati-hati yang,"


"Hem, aku berangkat dulu. Akan aku usahakan ke Sheyna bontique siang nanti, asalamualaikum" ucap Radit kemudian melenggang pergi.


"Waalaikumsalam," jawab Nada sambil memandang Radit yang menjauh darinya.


🎀🎀🎀🎀


Asalaumalaikum sahabat othor ramah, jangan lupa besok pengumuman 6 orang yang beruntung yak😆😆😆😍

__ADS_1


semoga beruntung sahabat othor ramah...


__ADS_2