Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku

Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku
Part 103


__ADS_3

Namun Mile menahan nya. Mereka berdua memperdalam ciuman nya sampai kedua nya juga sama-sama malu.


"I love you." ucap Mile Saat sudah melepas kan ciuman..


"I Love you to." ucap Tiara. Mile tersenyum dia pun membiarkan Tiara beranjak dari atas sofa.


"Kamu mau di Masakin apa?" tanya Mile.


"Apa yang kamu Masak, aku akan memakannya sampai habis." ucap Tiara. Mile tersenyum lagi.


Mile masak di dapur. Dia melihat Tiara datang ke dapur. "Apa yang kamu lakukan?" tanya Mile. "Aku mau bantuin kamu masak." ucap Tiara.


"Tidak perlu Tiara, saya bisa melakukan nya sendiri, saya tidak mau kamu muntah-muntah karena ini." ucap Mile.


Tiara menghela nafas panjang.


"Kalau seperti ini kapan aku akan bisa Masak sendiri? Aku juga ingin pandai." ucap Tiara.


Mile juga tidak ingin melarang Tiara yang sangat ingin belajar. Perlahan-lahan dia mengajari istri nya. Tiara juga cukup mudah memahami nya.


Keesokan harinya Tiara memasak sendiri untuk sarapan pagi suami nya.


Kali ini dia membuat mie goreng.


"Cobalah dulu." ucap Tiara meminta Mile yang bermain ponsel di meja makan.


Mile melihat mie itu. Dari bentuk nya sangat menyakinkan, namun tidak tau bagaimana rasanya.


"Bagaimana? enak tak?" tanya Tiara menunggu jawaban dari suami nya. Mile memakan satu suap namun Tiba-tiba dia batuk. Tiara langsung memberikan minum.


"Kenapa? Apa sangat pedas?' tanya Tiara.


"Ini sangat asin sekali." ucap Mile. Tiara mencoba nya dan benar saja sangat asin.


"Yahh gagal deh." ucap Tiara.


Mile melihat wajah Sedih istrinya membuat nya juga gak enak karena bilang asin.


"Ini adalah hal yang biasa untuk kamu yang baru belajar masak. Saya akan menghabiskan nya." ucap Mile. Namun Tiara menahan nya.


"Jangan. Lebih baik kita memesan makanan saja, kamu bisa sakit perut Makan ini." ucap Tiara menyimpan nya langsung ke Dapur.


"Huff apa yang kurang yah? Padahal tadi rasa nya sudah pas banget. Aku sudah belajar beberapa kali dengan Mile namun tetap saja tidak bisa." ucap nya.


Dia menghela nafas panjang sambil duduk di kursi.


"Aku jadi malu kalau ekor ini." ucap Tiara.

__ADS_1


Mile memesan makanan. Tidak beberapa lama Makanan nya Sampai.


"Tiara mana yah? kenapa sangat lama dari dapur." ucap Mile.


"Tiara! Tiara.." panggil Mile, namun tidak ada Jawa dari Tiara.


Mile melihat Tiara yang menekuk kedua lutut dan menyembunyikan wajahnya di kaki nya.


"Apa yang kamu lakukan?" tanya Mile. Tiara diam.


"Aku tidak mau melihat wajah kamu, aku sangat malu. Aku tidak berguna menjadi istri." ucap Tiara.


Mile menghela nafas panjang.


"Kamu masih bisa belajar lagi. Tapi bukan sekarang waktunya. Kamu mengandung, kamu pasti sensitif sama bau-bau yang menyengat." ucap Mile.


Tiara menatap wajah Mile.


"Makanan sudah datang, ayo buruan makan." ucap Mile..Dia membantu Tiara berjalan ke meja makan.


"Kamu memesan makanan sebanyak ini untuk apa?" tanya Mile. "Agar kamu tidak kelaparan. Saya tau akhir-akhir ini selera makan kamu semakin banyak." ucap Mile. Tiara tersenyum.


"Kemarin kita sudah ke taman, ke kebun binatang. Dan juga ke pantai banyak lagi. Tapi saya belum membawa kamu ke laut yang sering saya kunjungi bukan?" tanya Mile.


"Humm benar banget, dan aku tidak ingin ke sana karena aku tau kamu ke sana pasti sama mantan kamu." ucap Tiara.


"Kamu cemburu?" tanya Mile.


"Tapi saya yakin kamu menyukai tempat ini, di sana juga mempunyai ayunan dan angin yang kencang." ucap Mile.


"Aku tidak bisa menolak ketika melihat wisata yang ada laut nya." ucap Tiara. Mile tertawa kecil.


"Kalau begitu selesai makan kamu berkemas membawa satu pasang pakaian karena di sana ada juga pemandian air panas untuk menghilangkan penat di badan. Bagus juga untuk wanita Hamil." ucap Mile.


Tiara sangat bersemangat dia menginyakan kata-kata Suami nya.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka siap untuk berangkat. "Ayo segera berangkat." ajak Tiara. Mile seketika terdiam melihat Tasya Keluar dengan pakaian dress putih. Topi pantai yang putih juga.


Kulit putih nya seketika terlihat bersinar.


"Ayo buruan, kenapa kamu Malah bengong seperti itu? Aku ada yang salah?" tanya Tiara.


"Kamu hanya ke laut saja tidak perlu berpakaian seperti ini." ucap Mile. Tiara melihat penampilan nya.


"Ini umum untuk orang-orang pakai ke pantai, gak ada yang salah kok, aku hanya menyesuaikan pakaian kamu dengan pakaian aku." ucap Tiara.


"Ta.. Tapi kamu sangat cantik memakai pakaian itu. Saya tidak suka ketika pria di sana menjadi kan kamu pemandangan untuk mereka." ucap Mile.

__ADS_1


Tiara tersenyum.


"Kamu cemburu?" tanya Tiara. Mile diam.


"Aku cantik seperti ini untuk suami aku, bukan untuk orang lain. Tapi kalau kamu tidak suka aku bisa menukar nya." ucap Tiara.


"aku masuk sebentar, kamu tunggu di sini dulu." ucap Tiara. Mile menunggu cukup lama di luar. Dia bersandar di mobil menunggu istri nya.


Tidak beberapa lama Tiara keluar.


"Sudah siap, ayo kita berangkat." ucap Tiara. Mile melihat Tiara.


"Sialan kenapa dia semakin cantik ketika memakai kaus biasa." batin Mile. Dia mengusap wajah nya.


"Ada yang salah lagi? Aku sudah memakai baju biasa." ucap Tiara.


Mile membuka Jaketnya dan meminta istrinya memakai.


"Kaus kamu terlalu Terawang." ucap Mile. Tiara tidak mau protes dia langsung memakai nya..


"Ayo masuk." ucap Mile. Karena dia yang akan menyetir sendiri.


"Bukain." ucap Tiara. Mile lupa membuka pintu untuk istri nya, dia pun membuka nya menunggu istri masuk dulu baru di tutup.


"Ayo kita berangkat." ucap Tiara. Mile pun menjalan kan mobil nya.


Tiara memakai topi Mile yang kebetulan dua di dalam mobil.


namun dia mengikat rambut nya terlebih dahulu.


Mile melihat Leher indah milik istri nya membuat nya sangat gugup.


"Aku pusing melihat jalanan itu." ucap Tiara berbaring di paha Mile yang sedang menyetir.


Mile semakin gugup. namun ini sudah kebiasaan Tiara tidur di pangkuan nya.


Dia pun membiarkan Tiara tidur. Dia mengelus lengan Tiara.


"Dia sangat Hoby perjalanan jauh namun tukang tidur." ucap Mile.


Cukup lama di perjalanan akhirnya sampai juga.


"Tiara kita sudah sampai." ucap mile. membangun kan istri nya.


Tiara terkejut karena Mile membangun kan nya cukup kuat.


"Auhhh.." kepala nya kecedot stir mobil.

__ADS_1


Mile langsung panik dia mengelus kepala yang terkena stir itu.


"Maaf-maaf saya membuat kamu terkejut yah?" ucap Mile. Mata mereka bertatapan. kedua nya Saling diam.


__ADS_2